Setelah beberapa bulan lalu ada kejadian seorang wanita tewas di lereng Merbabu 
yg menurut kesaksian akibat diterkam harimau (bukan macan tutul, yg memang 
masih cukup banyak di Pulau Jawa), bahkan beberapa orang katanya sempat liat si 
harimau ada di situ..
 
Beberapa hari yg lalu hal yg sama terjadi lagi. Kali ini di lereng timur Gn 
Lawu, di wilayah yg masuk Kabupaten Magetan. Kali ini kehadiran si harimau juga 
dikonfirmasi oleh kesaksian beberapa penduduk desa lainnya yg sama2 mengaku 
melihat si harimau.
 
Benarkah harimau jawa, yg sudah lama secara resmi dinyatakan telah punah, masih 
ada? 
 
Mustinya pemerintah, akademisi, dan lembaga konservasi--setelah ada kejadian di 
Lawu itu--cepet2 bergerak buat memastikan keberadaannya benarkah masih ada, 
tentu dg metode2 ilmiah, sebelum si loreng kekar bertampang imut itu keburu 
jadi bancakan penduduk desa, padahal si loreng itu mungkin tinggal satu2nya yg 
tersisa, yg kalau gak cepat diselamatkan akan berarti punah untuk selamanya.
 
Sekedar membantu mengingatkan neh dan ikut prihatin.. Penginnya seh gw ikut 
nyelamitin si harimau, apa daya gw gak punya akses..
 
Gimana neh, Bung Salampessy?:-)
 
Yangselalukepenginketemumacandihabitataslinya
Hasto P Irawan
 
 


      

Kirim email ke