ho...ho...ho.....itu sama aja lho om....bukan bino yang sebenarnya...... tapi ya lumayan buat pengamatan hingga jarak 100 mter-an masih layak..... cuma nanti akan rentan dengan cuaca ...dengan kita berjemur berlama-lama pengamatan di pantai...atau berlembab-lembab di hutan...apalagi untuk daerah yang sering hujan. Lem antara bagiannya cepet banget kering lalu mengelupas. Belum lagi kualitas lensanya..... wuah.....kok banyak minusnya ya..... maklum harga sekitar 100 rb an.
ada banyak lagi kalo mau beli grosiran...dateng aja ke pasar senen. nggak cuma eceran seharga 100 rb...mungkin bisa beli kiloan juga ya..... lebih dasyat lagi.......harga bino tasco yang pake logo palu arit atau swastika bisa dibawa pulang dengan harga 35 rb rupiah......!!!! berminat...silahkan main ke pasar grosir di asemka jak-utara. pasti anda lebih geleng-geleng kepala...... bisa dijumpai dari lantai dasar sampai lantai 3 yang deket pusat sparepart mobil. mau merk apa...? bushnell....tasco....yang tanpa merk...bahkan ada yang pake merk nikon juga kok....jadi hampir jadi bino yang sebenarnya. waduh...semoga nggak ada pembaca sbi-info yang berprofesi bea cukai atau aparat penegak hukum anti pembajakan.....bisa digulung semua mereka itu.....!!! silahkan belanja....sekalian beramal kepada para pembajak dan pengecer bino.... semoga maraknya bino-bino di pasar kaki lima membantu perkembangan dunia pengamatan burung indonesia hi hi h hi..... salam....(dari Pras-yang hampir aja beli bino begituan juga, tapi nggak jadi) --- On Fri, 5/1/09, Hasto P Irawan <[email protected]> wrote: From: Hasto P Irawan <[email protected]> Subject: [SBI-InFo] Info binokular2 murah... To: [email protected] Date: Friday, May 1, 2009, 11:56 PM Binokular... siapa sih birdwatcher yg tak kenal benda yg satu ini.. Mungkin tak ada. Ia tak asing buat "kita". Tapi sebenernya, di tengah masyarakat Indonesia, benda ini termasuk asing bin ajaib, tak seperti di kalangan masy Barat di mana rata2 orang punya sepasang binokular yg cukup memadai. Di sini, dia mahluk aneh. Maklum, binokular erat kaitannya dgn kegiatan mengawati alam atau satwa, dengan kepedulian terhadap lingkungan dan satwa, sesuatu yg sangat jauh dari selera dan kehidupan sehari2 masy indon--ya iyalah, secara tiap hari masih dipusingkan urusan perut, boro2 ngurusin alam atau satwa... SOdara saya di kampung pernah komentar begitu liat binokular milik saya: "Ini barang apa sih, gunanya buat apa, barang kayak gini kok dibeli, mahal pulak!" Tak aneh jika di tengah rimba jakarta yg penuh ribuan atau malah puluhan ribu toko yang jual handphone dan kamera, hanya ada satu toko besar yg khusus menjual binokular2 yg "beneran" (maksudnya yg bermerek dan dgn spesifikasi jelas, bukan abal-abal), yaitu Kota Raya. Tapi kemaren gw terkejut waktu jalan ke Mal Mangga Dua. Ternyata binokular sekarang banyak tersedia di lapak2 pedagang kakilima (dulu2 belum ada tuh). Walau kakilimanya bukan yg di pinggir jalan, tapi di tengah mal (maksudnya di dalam mal tapi gak punya kios, cuma menggelar dagangannya di lantai luas di tengah mal). "Waaah, kemajuan neeh!!!" gw pikir... Binokular yg digelar di lapak2 itu juga "beneran". Kebanyakan merek Bushnell. Lengkap dengan kardus kemasannya. Dari yg ukuran gede sampe mini, dengan ragam perbesaran bervariasi, gw liat ada yg perbesarannya sampe 20x, dgn lensa obyektif 45 mm. Kemungkinan besar sih asli, bukan tiruan (siapa pula seh yg mau repot2 bikin binokular tiruan dari yg bermerek asli, toh kemungkinan untung juga kecil karena binokular bukan barang yg sangat laris dan sangat dicari spt handphone). Karena gak akan beli (udah punya dua euuy), gw gak enak mau nanya harga ke si abang pedagang berapa harganya. Tapi kayaknya sih rada miring mestinya dibanding yg dijual di toko resmi, karena pajak atau sewa tempatnya tentu jauh lebih murah. Buat yg lagi nyari bino, dateng aja ke Mal Mangga Dua, di sana pedagang kakilima yg jual bino tak cuma satu kok, tapi ada beberapa. Di sana juga ada toko Kota Raya, yg memang dari dulu jual bino2 bermerek. Happy hunting:) Hasto P.
