hari selasa, 19 Mei 2009, +09.00 saya dan mas Adhy jalan2 ke tuk pitu, 
kinahredjo. dalam perjalanan, saya menemukan burung kacamata biasa berada di 
atas tanah kinah yang dingin. heran memang. burung kecil yang biasa bernyanyi 
dan melompat-lompat di ranting kecil tersebut kini berselimut kabut kinah yang 
saat itu lumayan gelap. burung tersebut melingkarkan kepala di antara sayapnya. 
tanpa reaksi berarti ketika saya mencoba untuk menghalaunya. setelah saya 
angkat, baru kemudian saya tahu burung malang tersebut amat lemas, namun masih 
mencoba mencengkramkan kakinya yang runcing di jari tangan saya.

setelah saya beri setetes air dari botol minum yang kami bawa, burung tersebut 
mulai bereaksi ketika diberi stimulus gerakan. untuk memantau perkembangannya, 
kami sengaja membawa burung tersebut dalam tas kamera dengan posisi tas 
terbuka. namun sekitar satu jam kemudian, burung tersebut skarat.... badan, 
bulu sayap dan ekornya bergetar... badannya terasa lebih panas dari sebelumnya 
(g tau tangan yang tambah dingin atau tubuh burung yang tambah panas). tak lama 
setelah itu, "Mimi" si burung kacamata yang malang MATI......

fenomena apakah gerangan???

sempat terpikir untuk membawa bangkai Mimi ke kutilang, tetapi pikiran tersebut 
kami urungkan, dan kami menguburkannya di bawah hamparan bunga puspa, di tuk 
pitu, Kinahredjo.

slamat jalan Mimi.......
T.T


      

Kirim email ke