Bung Indra, Kami bisa dikirimi skripsi S1 nya pada Gagang bayam??? Sepuluh hari lalu kami menemukan breeding ground nya Gagang bayam di D. Tempe-kab. Wajo, masih masuk SulSel kan? Ditunggu kirimannya dan terimakasih banyak sebelumnya. salam, Dewi Prawiradilaga Bidang Zoologi, P2B-LIPI Jl. Raya Bogor Km 46, Cibinong-Bogor 16911
2009/6/15 indra poernomo <[email protected]>: > > > akhirnya mulai ada perhatian sama burung di sulsel... > > kebetulan saya dulu kuliah di unhas makassar jrusan ilmu kelautan, dan > menyelesaikan skripsi saya tentang gagang bayam, kemudian adik kelas say > juga mengambil skripsi tentang identifikasi jenis2 burung pantai yang ada di > peisisr kota makassar. kemudian juga ada dosen saya yang penelitian tentang > jenis2 burung pantai di kota makassar. > > di pantai kota makassar ada satu titik (pantai tanjung bunga) yang kami > jadikan site pengamatan burng karena jenisnya cukup beragam bahkan kalau > beruntung bisa dapat elang bondol yang 2-4 ekor secara bersamaan bertengger > dan bermain di tambak di pinggir jalan. tapi sayang daerah itu mulai > direklamasi, tambak2 itu mulai ditimbun untuk dijadikan ancolnya makassar. > > salam > > indra > > > --- On Fri, 6/12/09, hasri abdillah <[email protected]> wrote: > > From: hasri abdillah <[email protected]> > Subject: Re: [SBI-InFo] Burung Sulawesi Selatan 1 > To: [email protected] > Date: Friday, June 12, 2009, 5:39 PM > > Salam kang Bas and rekans > > Apa kabarnya nih kang, selamat ya akhirnya sampai juga ke wilayah Indonesia > Timur sana, mudah-mudahan aku bisa nyusul nih, melihat keindahan alam > (terutama burung-burung) disana, yang katanya burung-burungnya endemik dan > sangat indah. Lengkap banget kang info lokasi utk BW di Sulawesi > sana...pokoke kang Bas mantap lah..!!! > > Btw, emailku dulu itu kok ga dijawab kang,,hehehe, ato kang Bas udah lupua > neh. > > Ya nih kang, sekarang ini milis kita sudah sepi, kayaknya teman-teman sudah > pada "bermigrasi" juga ke FB itu..hehehe. > > Aku turut mensupport bang Ferry lah, biar buat acara AWC Workshop lagi di > SUlawesi (tapi jangan lupa ngundang aku lagi ya bang..hahaha) . > > Salam > Hasri (SRI) > > ________________________________ > From: Kang Bas <bask...@yahoo. com> > To: sbi-i...@yahoogroup s.com > Sent: Friday, June 12, 2009 1:45:16 AM > Subject: [SBI-InFo] Burung Sulawesi Selatan 1 > > Salam > > Lama juga nih tidak posting.. > Dimana-mana milis sepi, pada punya mainan baru ya.... :p > > Bulan kemarin berkesempatan ke Sulawesi Selatan. Kesampaian juga akhirnya > melihat bumi Wallacea yang indah. Disela-sela tugas dan kegiatan lain, > menyempatkan diri jalan-jalan sambil birdwatching tentunya. > > Ditemani beberapa rekan dari Makassar, yang pada akhirnya mereka dapat > diprovokasi, hehehe. Mereka berminat membentuk kelompok pengamat burung > Makassar. Mudah-mudahan kedepan semakin banyak laporan dari wilayah sana. > > Beberapa lokasi yang sempat kami dikunjungi: > 1. Takalar. pantai paling selatan berjarak sekitar 50 km dari Makassar. > Akses cukup mudah dengan kendaraan bermotor, jalan beraspal sampai tepi > pantai. > Kawasan berupa pantai, tambak, rawa nipah, mangrove. Susana cukup sepi dan > tenang, enak untuk pengamatan burung air - pantai. > > 2. Bandara, Maros. Diujung landasan bandara, 1 km dari poros jalan raya. > Akses jalan aspal cukup mudah. Kawasan berupa persawahan dan rawa. Potensial > pengamatan burung air. > > 3. Ds. Nisombalia, Maros. Pesisir timur, sekitar 4 km dari poros jalan raya. > Akses jalan aspal dan tanah. Kawasan berupa sawah, tambak, pantai, mangrove. > Potensial untuk pengamatan burung pantai migran. > > 4. Ds. Untia, Biringkanaya, Makassar. Kampung nelayan pesisir timur 3 km > dari Makassar. Akses jalan aspal dan tanah. Kawasan berupa sawah, rawa, > tambak, mangrove dan mudflat. Potensial untuk pengamatan burung pantai > migran. > > 5. Patunuang, Maros. Sebagian masuk kawasan TN Babul. Kawasan berupa karst, > hutan pamah, hutan perbukitan dan kebun. Akses cukup sulit, jalan kaki 2-3 > jam di perbukitan terjal. Banyak peluang untuk menyaksikan jenis endemik > Sulawesi. > > 6. TN. Babul, Maros. Kawasan wisata yang populer. Akses jalan dan kendaraan > sangat mudah. Kawasan berupa karst, hutan perbukitan dan sungai. Pengamatan > disini baiknya diluar hari libur, soalnya banyak gangguan pengunjung yang > berisik :D > > 7. Leang-Leang, Maros. Kawasan wisata purbakala. Akses agak jauh, 5 km dari > jalan poros Maros, jalan aspal dan tanah kurang baik. Kawasan berupa karst, > hutan perbukitan dan sungai. > > Sebenarnya masih banyak lokasi yang bisa untuk pengamatan. Termasuk cukup > mudah untuk sekadar melihat burung. Bahkan kawasan sub-urban cukup banyak > jenis burungnya. Kawasan lahan basahnya sangat potensial untuk monitoring > burung pantai migran. > > Bang Ferry, kapan diadakan workshop AWC untuk wilayah Sulawesi? Sudah > ditunggu rekan-rekan sana nih, hehehehe. > > Untuk list burung, dilanjut pada posting berikutnya.. . > > KB > > > >
