hehe...sama juga peliharaannya.. 1. Cinenen, tiap sore gak pernah absen bertengger di dahan pohon mangga yg penuh serangga di dekat kolam ikan, trus via kabel telepon, sepasang burung riang ini pindah ke pohon rambutan tetangga hehe...@mb Irma: jangan2 tetangganya sama ya??!! wakakak 2. Cabe jawa, pagi, siang, sore. favorit spotnya di pucuk pohon rambutan sebelah. 3. Cekakak sungai, selalu menyapa dengan suara 'berisik' nya dari seberang sungai 4. Merbah cerukcuk, sekali waktu nongol menyumbangkan suara merdunya ...kalo burung gereja mah berserakan dimana2 hehe...jgn lupa juga cangak abu dan kuntul yang 'ngelaju' pagi-sore.
salam, edho --- On Thu, 6/18/09, Dwi Jatmiko <[email protected]> wrote: From: Dwi Jatmiko <[email protected]> Subject: Bls: [SBI-InFo] Cinenen peliharaan kami To: [email protected] Date: Thursday, June 18, 2009, 1:50 AM Boleh banget Pak Bas... Di halaman rumahku juga si Cinenen pisang sering datang mencari makan di tanaman cabe... 2 bulan kemarin malah sering bangunin tidur gara2 prilakunya matuk2 kaca jendela dengan agresif... Si merah cabai jawa juga sering datang ke pohon randu memungut kapas. Pokoke asik lah... Salam, jarot Dari: Irma Dana <irma.d...@gmail. com> Kepada: sbi-i...@yahoogroup s.com Terkirim: Selasa, 16 Juni, 2009 13:29:50 Topik: Re: [SBI-InFo] Cinenen peliharaan kami Boleh banget K Bas pelihara burung di rumah ala K Bas... Aku juga punya tuh, peliharaan kaya itu...burung gereja, tiap pagi nangkring di tembok rumah...apalagi kalo dapet jatah nasi kering dari magic jar...langung dikerubutin. .. belum lagi Cabe jawa nyanyi terus di pohon rambutan tetangga... mantap!!! yuk pelihara burung di alam rame2....gak usah dikandangin ya... Salam, irma 2009/6/16 Kang Bas <bask...@yahoo. com> [Attachment(s) from Kang Bas included below] Salam Pelihara burung yuk! Asyik loh, anakku juga suka. "Yah... Ayah... burungnya berbunyi tuh..." Begitu kata si bungsu, saat Cinenen berkicau tiap pagi, menemani waktu sarapan kami. Peliharanya cukup gampang lho. Disamping rumah, kami tanam pohon jambu air. Ada juga sih belimbing, pepaya, jambu biji. Eh, ulatnya banyak juga, tapi kami biarkan saja, toh buahnya masih berlebih. Nah, ulat-ulat ini yang jadi santapan sehari-hari Cinenen peliharaan kami. Tiap pagi mereka berdatangan untuk sarapan sambil bernyanyi. Saat siang hari terik, kami berbagi makanan juga. Si Cinenen makan ulat, kami makan jambu air yang segar... "Yah... namanya apa sih?" "Itu Cinenen..." "Eh,... burungnya pergi terbang Yah..." "Ndak papa... besok juga kembali lagi. Kan itu peliharaan kita..." Eh, boleh kan saya pelihara burung? KB -- Irma Dana http://dawala. wordpress. com [lagi belajar nulis] http://www.friendst er.com/dawala Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
