matursuksma atas tambahan ilmunya mas bro asman, memang sayang elang yang kmaren terutama kondisi ekornya rusak dan sulit dilihat kondisi aslinya apakah datar atau menggarpu, dan kita tidak bisa melihat perkembangannya karena tidak bertahan hidup, saya tunggu pencerahan selanjutnya.....
2009/11/13 Asman Adi <[email protected]> > > [Attachment(s) <#124eca4d3111ebd3_TopText> from Asman Adi included below] > > bli oni dan bung han,.. > > Falco severus dan Milvus migrans untuk di Jawa dan Bali emang jarang > melintas ketika migrasi. ini saya lampirkan entang Ulasan dan riset raptor > migran di indonesia saat dari tahun 2001... > > Nah,.. mengenai foto yang dikirim dari mas oni,.. Kalau dilihat dari Corak > Vertikal, warna sera dan paruh serta warna bulu kecoklatan itu elang bondol > yang Immature. Perbedaannya dengan elang paria adalah dari Ekor yang > menggarpu, sedangkan untuk foto yang dikirimkan bentuk ekornya lebih datar. > Dari pengalaman saya ketika menangani elang bondol dari "piyik" foto yang > dikirim mas oni itu baru sekitar umur 4-6 bulanan... > > Mungkin itu dulu,.. saya masih cari File foto2 saya untuk jadi pembanding > dengan foto yang dikirim mas oni,.. nanti kalau sudah ketemu saya share > lagi,.. > > salam > > ------------------------------ > Asman A Purwanto > +6281319633321 > Blog: <http://4raptor.wordpress.com>4raptor <http://4raptor.wordpress.com> > Blog: Nature lovers <http://adf.ly/35V>(isinya sih campuran) > Facebookku <http://adf.ly/B0O> > > > > ------------------------------ > *From:* oni purwoko basuki <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Fri, November 13, 2009 10:48:12 AM > *Subject:* Re: Bls: [SBI-InFo] data pengamatan dari bali jilid 2 > > > > salam mas Han > Untuk tahun ini yang berani kami pastikan identifikasi jenisnya memang > hanya 4 jenis. memang sebenarnya ada yang sempat menjadi diskusi bagi kami > saat pengamatan kemaren, ada beberapa ekor yang memang beda dengan yang > lain, dari ukuran dan cara terbang. > Kita "menduganya " adalah *Buteo-buteo*, namun karena kemampuan kami yang > terbatas sampai akhirnyapun kita belum bisa mengidentifikasinya . Catatan > tentang *Buteo-buteo* sendiri memang ada melintas di Bali saat pengamatan > migrasi pada tahun 2002 oleh kawan-kawan Kokokan dan Himabio Udayana, > lokasinya di Taman Nasional Bali Barat dan Bedugul. Namun tak ada catatan > lagi setelah itu. Tahun 2006, pengamatan bersama kang Wishnu Sukmantoro dan > pak Germi di gunung Sega (tempat yang sama dengan lokasi pengamatan > sekarang), beberapa mengidentifikasi adanya *Buteo-buteo* yang melintas. > Namun saat itu hasilnya masih diragukan, karena kurang pembuktian dan dari > catatan pak Germi sendiri yang melakukan pengamatan di Sega dan Seraya tahun > 2004-2005 tidak ada catatan tentang *Buteo-buteo*. > Catatan lainnya yang pernah terlihat adalah *Accipiter trivirgatus*, > itupun adalah catatan lama di Jatiluwih tahun 2002. > Untuk *Milvus migrans*, setahu saya tidak ada data atau informasi > keberadaannya sampai di Bali. Catatan saya, kalaupun benar itu *Milvus > migrans* adalah elang yang sengaja dilepaskan masyarakat saat ada upacara > adat, dan itupun kemudian tidak bertahan hidup. > (sampai sekarang saya masih belum tahu benar itu elang Paria atau elang > Bondol yang masih muda, mungkin mas Asman yang sudah pernah saya kirimi > gambarnya bisa bantu identifikasi) . > > matursuksma. > > 2009/11/11 Han Prasetya Adhi <chess_...@yahoo. co.id<[email protected]> > > > >> >> >> Cuma 4? >> Ga ada Milvus migrans ato Falco severus toh? >> >> --- Pada *Sen, 9/11/09, oni purwoko basuki <onipurwokobasuki@ >> gmail.com<[email protected]> >> >* menulis: >> >> >> Dari: oni purwoko basuki <onipurwokobasuki@ >> gmail.com<[email protected]> >> > >> Judul: [SBI-InFo] data pengamatan dari bali jilid 2 >> Kepada: sbi-i...@yahoogroup s.com <[email protected]>, >> raptorindonesia@ >> yahoogroups. com <[email protected]> >> Tanggal: Senin, 9 November, 2009, 2:45 PM >> >> >> >> salam bapak ibu, >> ini saya share data pengamatan dari kawan-kawan di gunung Sega Karangasem >> (stasiun riley TVRI), pengamatan untuk tahun ini di gunung Sega dimulai dari >> akhir bulan September 2009 sampai akhir bulan Oktober 2009, dengan puncak >> migrasi sekitaran tanggal 23 Oktober. sampai saya kontak terakhir tanggal 8 >> Nopember kemarin, sudah jarang terlihat lintasan raptor lagi. >> saya tidak memiliki catatan lengkap, hanya jumlah dari tiap spesies dan >> total individu yang melintas, mudah-mudahan nantinya data lengkap akan bisa >> kami kirim atau bapak ibu bisa langsung kontak langsung kepemilik data. >> >> *Accipiter soloensi*s = 25887 individu >> >> *Accipiter gularis* = 373 individu >> >> *Pernis ptylorhynchus* = 3320 individu >> >> *Falco perigrine* = 9 individu >> >> Tidak teridentifikasi = 5629 individu >> >> Total jumlahnya = 35218 individu >> >> : >> >> Kontak: Dono Waluyo, jl Anggrek I no 09 Perumnas Padangkerta, Amlapura, >> Kab Karangasem-Bali, >> >> Telepon: 03632707590 >> >> matursuksma >> -- >> oni purwoko basuki >> 08164706344 >> http://burungkecilk u.blogspot. com <http://burungkecilku.blogspot.com> >> >> >> ------------------------------ >> Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya >> sekarang!<http://id.mail.yahoo.com> >> > > > > -- > oni purwoko basuki > 08164706344 > http://burungkecilk u.blogspot. com <http://burungkecilku.blogspot.com> > > > -- oni purwoko basuki 08164706344 http://burungkecilku.blogspot.com
