ANEKA KEBIASAAN TURUN-TEMURUN PERAWATAN BAYI


dr. Eric Gultom, Sp.A. dari Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo 
http://www.tabloid-nakita.com/artikel.php3?rubrik=bayi&edisi=02058

*ASI 

ASI harus dibuang dulu sebelum menyusu. Alasannya, ASI yang keluar adalah ASI lama 
(basi). 

ASI tak pernah basi! Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama adalah ASI yang berwarna 
kekuningan dan kental; penampilannya memang seperti cairan tak segar. Padahal, ASI 
kekuningan tersebut yang paling baik mutunya. "Kandungan nutriennya paling tinggi dan 
memang diperolehnya pada tetesan ASI paling awal," jelas Eric Gultom. 

Warna dan penampilan ASI putih keruh serta encer sering pula diasumsikan sebagai ASI 
kualitas jelek. Hal ini sama sekali tak benar! "Warna dan kejernihan ASI sangat 
tergantung bahan nutrien yang terkandung di dalamnya," jelasnya lagi. Perlu diingat, 
tak ada ibu yang mempunyai ASI seputih dan seindah penampilan susu formula. Namun 
begitu, kualitas ASI tak dapat ditandingi oleh susu formula manapun. 

Usai melahirkan, ibu harus makan ayam arak agar tubuhnya hangat dan ASI-nya banyak 
atau minum jamu-jamuan untuk kesegaran ibu. 

Hal ini justru berbahaya karena sering berpengaruh terhadap kandungan nutrien ASI dan 
menyebabkan bayi kuning. Kandungan dalam ayam arak -mungkin araknya- dan jamu-jamuan, 
menurut observasi dokter dan para bidan, seringkali berkaitan dengan timbulnya kuning 
pada bayi, suatu keadaan yang secara medis disebut ikterus atau hiperbilirubinemia. 
"Bila kadar kuningnya tinggi, dapat membahayakan bayi karena, bahan kuning ini bukan 
hanya akan melekat di mata maupun kulit sehingga jadi kuning, tapi juga di sel-sel 
otak," terang Eric. 

* MEMANDIKAN BAYI 

Bayi harus dimandikan dengan air hangat agar tak masuk angin. 

Memandikan bayi dengan air hangat tak perlu apabila bayi Anda normal, cukup bulan dan 
dalam keadaan sehat. Mandikanlah sehari dua kali, gunakan sabun bayi dan cuci rambut 
dengan sampo bayi. Perlakukan bayi sebagaimana layaknya Anda sebagai orang sehat mandi 
dan mencuci rambut. 

"Mandi dengan air hangat tujuannya terutama agar bayi tak kedinginan atau hipotermi 
dalam bahasa kedokterannya. Tapi, sebagai bayi normal yang sehat, bayi Anda dapat 
beradaptasi dengan keadaan tersebut," terang Eric. Jadi, Bu-Pak, tak usah takut 
memandikan si kecil dengan air dingin selama kondisinya normal dan sehat serta dalam 
cuaca yang tak dingin. 

Kepala tak boleh dibasahi saat bayi dimandikan. 

Nasihat ini tentulah tak benar. Jika kepala bayi tak pernah dibasahi, kotoran di 
kepala jadi menumpuk dan bercampur dengan endapan lemak sehabis dilahirkan. Akibatnya, 
timbullah kerak kepala yang sering disebut sarapen atau dalam istilah medisnya, 
dermatitis seboroik. 

Bayi tak boleh dimandikan jika tali pusatnya belum lepas. 

Salah! Justru tali pusatnya harus dibersihkan, lalu dikeringkan dengan alkohol 70 
persen. 

* BEDAK DAN MINYAK-MINYAKAN 

Kepala bayi perlu diberi pupur agar tak gampang pilek. 

Tak ada hubungannya antara pilek dan diberi pupur. "Pilek lebih sering terjadi bila 
bayi tertular orang dewasa yang pilek dan mencium bayinya," urai Eric. Sebaliknya, 
pupur dapat menyebabkan banyak kerak di kepala dan merupakan media tumbuh kuman yang 
baik bila tak dibersihkan dengan baik. 

Bayi harus dibedaki sesudah mandi agar tubuhnya harum. Sehabis BAK, selangkangannya 
dikeringkan dengan bedak. Begitu juga bila tubuhnya berkeringat, dikeringkan dengan 
bedak. 

Sebaiknya bedak tak digunakan jika dimaksudkan untuk membuat tubuh bayi harum, 
mengeringkan keringat, bekas BAK atau sesudah cebok. 

Di negeri tropis, bayi Anda memang akan cenderung lebih sering berkeringat. Campuran 
bedak dengan keringat, terang Eric, merupakan media yang baik untuk berkembang biaknya 
kuman di permukaan kulit, terutama di daerah tertutup dan lipatan leher, ketiak, atau 
selangkangan. Lagi pula campuran air dan bedak akan menutup pori-pori kulit bayi yang 
sangat halus dan menyumbat pernafasan kulit serta saluran kelenjar keringat, terutama 
bila diborehkan terlalu tebal. Hal ini menyebabkan lebih banyak keringet buntet dan 
ruam (kemerahan) di permukaan kulit. 

Bedak hanya boleh dipakai untuk mencegah tergoresnya kulit kering. Akan tetapi, kulit 
kering jarang terjadi di negeri tropis karena udaranya cukup lembab sehingga kulit 
cenderung lebih basah; berbeda di negara empat musik yang kelembaban udaranya lebih 
rendah. Jikapun Anda ingin si kecil dipakaikan bedak, sebaiknya bubuhkan tipis-tipis 
di permukaan kulit, terutama bagian tubuh yang mudah tergores. 

Bagaimana dengan minyak-minyakan dan baby oil? 

Bahan minyak-minyakan, misalnya, minyak telon dan minyak kayu putih, sering diborehkan 
dengan alasan mencegah masuk angin dan menghangatkan tubuh bayi, terutama minyak kayu 
putih. Jadi, hal ini sering dipraktekkan. 

Namun demikian, ingat Eric, pemakaiannya harus hati-hati. Soalnya, respons kulit bayi 
terhadap kandungan minyak telon dan minyak kayu putih berbeda-beda. Jika timbul 
kemerahan dan gejala iritasi (kulit kering seperti terbakar dan bersisik/beruntusan), 
sebaiknya pemakaian dihentikan. 

Baby oil lebih parah lagi dalam menyumbat pori-pori kulit dan saluran kelenjar 
keringat karena partikelnya lebih besar dan lebih kental. Jadi, sebaiknya tak 
diberikan untuk kulit bayi Anda. 

* MAKANAN 

Bayi harus diberi pisang atau nasi kepal/ulek agar tak kelaparan. 

Salah dan berbahaya! Sistem pencernaannya belum sanggup mencerna atau menghancurkan 
makanan tersebut. Dengan demikian, makanan tersebut akan mengendap di lambung dan 
menyumbat saluran pencernaan, sehingga akhirnya bayi jadi muntah. Itulah mengapa, 
sebelum usia 4 bulan, bayi belum boleh diberikan makanan tambahan. Jadi, Bu-Pak, tak 
usah takut si kecil akan kelaparan. Toh, di usia tersebut, makanannya memang cuma ASI 
dan ia pun boleh menyusu ASI sepuasnya kapanpun ia menginginkannya. 

Bayi harus diberi susu lebih kental agar cepat gemuk. 

Salah! Susu yang sangat kental juga tak dapat dicerna dan menyebabkan endapan susu di 
lambung sehingga bayi jadi muntah. 

Bayi boleh diberi air tajin sebagai pengganti susu/pelarut susu. 

Air tajin tak dapat menggantikan susu karena kandungan nutriennya kurang; juga, tak 
perlu dipakai sebagai pelarut bila pengenceran susu dengan air matang sudah sesuai 
petunjuk pelarutan yang diberikan pada setiap kemasan susu kaleng. 

Susu kaleng perlu dicampur-campur (berbagai merek dagang) agar keunggulan 
masing-masing susu dapat dikonsumsi sekaligus oleh bayi. 

Jangan termakan iklan, dong! Semua keunggulan yang diiklankan tersebut tak ada yang 
dapat menyaingi keunggulan ASI. 

BILA BAYI PANAS 

Baluri seluruh tubuhnya dengan bawang merah. 

Bau, dong! Panas tak pernah turun karena bawangnya, tapi karena waktu memborehkan 
bawang, semua baju dibuka dan terjadi penguapan dari permukaan kulit yang basah. 
Itulah mengapa, praktek membungkus bayi rapat-rapat dengan beberapa lapis pakaian pada 
waktu bayi panas justru akan menyebabkan suhu tubuh semakin panas. Bila bayi panas, 
jangan membungkus bayi terlalu rapat atau dengan pakaian terlalu tebal. 

"Malah lebih baik kalau semua pakaiannya dilepaskan, agar terjadi penguapan atau 
pelepasan panas dari tubuh bayi ke udara sekitar," tutur Eric. Bahkan, dikompres 
sambil telanjang pun boleh. Namun tentunya, sebelum itu si bayi sudah diberi obat 
penurun panas. Tak usah cemas bayi Anda akan semakin parah sakitnya. Kecuali, bila 
kemudian Anda tak membawanya ke dokter untuk mengatasi penyebabnya. Bukankah 
penyebabnya yang harus diatasi, karena penyebabnya inilah yang membuat si bayi menjadi 
panas. 

Lepaskan semua pakaian bayi, lalu dekap di dada ibu/ayah yang tanpa busana pula. 
Dengan demikian bisa menurunkan panas. 

Memang hal ini juga bisa dilakukan pada bayi yang mengalami panas untuk mengurangi 
panasnya. Tapi panas badan kita, kan, normalnya 37 derajat Celcius, sedangkan suhu 
udara jauh lebih rendah, sekitar 28-30 derajat Celcius. Jadi, penetralannya lebih baik 
ketimbang badan ibu/bapaknya. 

* DIURUT 

Bayi perlu diurut bila mengalami keseleo/kecengklak. 

Dunia medis tak mengenal istilah keseleo/kecengklak. Mengurut bayi justru dapat 
menyebabkan cedera jaringan bila cara pijatan dan urutannya berlebihan, apalagi di 
tempat-tempat organ berbahaya semisal perut. 

* TIDUR 

Bayi tak boleh tidur ditengkurapkan karena susah bernafas. 

Salah! Tidur tengkurap lebih nyaman buat bayi karena membuatnya lebih nyenyak dan tak 
rewel, serta membantu rekoil pernafasan dada lebih teratur. Sejak lahir pun, setiap 
saat diletakkan di tempat tidur, bayi boleh ditengkurapkan. Pengalaman menunjukkan, 
dengan sering ditengkurapkan, perkembangan motoriknya angkat kepala, tengkurap, 
bolak-balik, duduk, dan sebagainya- lebih baik. 

Keberatan tidur tengkurap belakangan ini sering dikaitkan dengan tulisan mengenai SIDS 
(Sudden Infant Death Syndrome) yang sering terjadi di negeri Barat karena bayi tidur 
di ranjang terpisah dari orang tua, kadang di kamar yang terpisah pula. Sedangkan di 
Indonesia, umumnya bayi tidur di samping orang tua dan jarang sekali ditinggal 
sendiri. Jadi, tak perlu takut dengan SIDS hanya karena menengkurapkan bayi. 

* PERAWATAN UMUM 

Bayi tak boleh didudukkan karena takut susah kencing. 

Tidak benar! Jikapun nasihat ini diikuti, boleh saja; toh, tak akan merugikan bayi. 

Bila bayi kembung, laburi perutnya dengan daun-daunan obat. 

Justru berbahaya bila kulit bayi sangat sensitif karena menimbulkan iritasi. Bila bayi 
mengalami kembung, cukup ditengkurapkan; karena dalam posisi tersebut, bayi akan 
banyak mengeluarkan angin. Nanti kembungnya akan hilang sendiri. 

Bayi perlu diberi penghitam mata di alis mata (sipat) agar matanya jernih. 

Tak ada hubungannya antara mata jernih dengan pemberian penghitam mata. Jikapun ingin 
diberikan, boleh saja karena tak ada bahayanya bagi bayi. 

Jika bayi sering belekan, baluri di atas alis matanya dengan kunyit yang sudah 
dihaluskan agar saat bangun tidur, tahi matanya keluar semua sehingga enggak belekan 
lagi. 

Salah! Mata belekan disebabkan saluran mata -masing-masing di sudut mata dekat hidung- 
bayi masih terlalu halus (salurannya masih sempit sekali) sehingga bila ada kotoran 
atau partikel-partikel di sudut mata yang mau dibersihkan di saluran tersebut namun 
ukurannya lebih besar dari salurannya, maka mengumpullah kotorannya di sudut mata. 
Itulah yang disebut belekan. Untuk mengatasinya, lakukan pemijatan sesering mungkin 
pada masing-masing saluran mata.



---------------------------------------------------------------------
>> Kirim bunga, buket balon atau cake, klik,http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.com
>> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke