Re: [Ida-Krisna Show] FW: Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!

2006-05-08 Terurut Topik DZAKIAFARHAN ZBT



Mangkanya . . . 
 Terbanglah bersama Airasia . . amnnn!!
 
Gita [EMAIL PROTECTED] wrote: 
 
 
 
 Best regards,
 
 Gita
 
 mailto:[EMAIL PROTECTED] 
 
 
 
 From: Purwoko, Indro [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
 Sent: Monday, May 01, 2006 2:29 PM
 To: Undisclosed_Recipients
 Subject: Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!
 
 
 
 Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!
 
 
 Pada waktu saya kembali dari liburan di Bali, saya menggunakan Adam Air
 rute Denpasar - Jakarta. Saya mendengar maskapai yang relatif baru ini
 dari beberapa teman, yang menyebutkan bahwa maskapai ini mempunyai
 pesawat-pesawat yang relatif baru dan diijinkan terbang ke Singapura.
 
 
 Kedengarannya maskapai ini sangatlah bagus, khususnya jika menyangkut
 masalah tiket sekali jalan yang hanya Rp. 295.000,- yang sedikit lebih
 mahal dari penerbangan metro-mini Lion Air. Penawaran ini sangat
 bagus, berdasarkan pengalaman saya tinggal beberapa tahun di 
 Indonesia. Tapi kemudian saya mulai berfikir bahwa ini terlalu bagus dan
 pasti ada yang salah dengan semua ini.
 
 
 Bagaimanapun, saya memutuskan untuk mencoba keberuntungan saya dan
 terbang bersama Adam Air, yang ternyata banyak orang juga berfikir sama
 karena pesawatnya sudah penuh di booking? Waktu naik pesawat Adam Air,
 saya segera melihat bahwa Boeing 737-400 tersebut, engine cover-nya
 penuh dengan goresan (scratch), sayapnya sangat kotor dan banyak cat-nya
 yang cacat, pintunya juga terlihat sangat tua dan sangat jauh dari
 ekpektasi saya akan pesawat baru. Bagaimanapun, saya tetap memutuskan
 untuk menguji level keberanian saya untuk tetap terbang dan masuk ke
 pesawat. Sebagai catatan, saya mencatat kode registrasi pesawat PK-KKI
 (lihat Table Adam Air di bawah).
 
 
 Sesampainya di Jakarta, saya mencari kode tersebut di database
 penerbangan dan Pesawat Baru tersebut pertama kali terbang pada 10
 Desember 1988, yang artinya umurnya sudah 17 tahun, dan kalau
 dibandingkan dengan umur manusia, berarti usianya menjelang 50 
 tahun.
 
 Dalam catatannya juga disebutkan bahwa pesawat ini mempunyai jam terbang
 yang tinggi, dimana sebelumnya digunakan oleh Sahara India Airlines,
 Sierra National Airline dan Air Belgium (pemilik pertama). Sungguh
 merupakan catatan yang menarik untuk sebuah pesawat.
 
 
 Sekarang pertanyaannya adalah apakah saya yang kurang beruntung sehingga
 mendapatkan satu-satunya pesawat tua di Adam Air, atau apakah semua
 pesawatnya memang tidak sebaru seperti yang saya harapkan?
 
 
 
 Mengikuti rasa keingintahuan saya, coba lihat Tabel Pesawat Adam Air
 berikut yang menyajikan informasi umur dari masing-masing pesawat.
 
 
 No Registrasi Penerbangan Pertama Umur:
 
 1. PK-KKF 737-200 12-02-1980 26
 
 2. PK-KKN 737-200 21-03-1980 25
 
 3. PK-KKQ 737-200 16-01-1981 25
 
 4. PK-KKJ 737-200 03-02-1982 24
 
 5. PK-KKL 737-200 12-04-1984 21
 
 6. PK-KKE 737-300 31-08-1987 18
 
 7. PK-KKP 737-200 31-05-1988 17
 
 8. PK-KKH 737-400 11-07-1988 17
 
 9. PK-KKU 737-300 04-08-1988 17
 
 10. PK-KKI 737-400 10-12-1988 17
 
 11. PK-KKD 737-400 22-12-1988 17
 
 12. PK-KKR 737-300 09-01-1989 17
 
 13. PK-KKS 737-400 28-01-1989 17
 
 14. PK-KKT 737-400 05-09-1989 16
 
 15. PK-KKG 737-400 07-01-1991 15
 
 16. PK-KKC 737-400 09-01-1992 14
 
 17. PK-KKA 737-500 10-06-1997 14
 
 
 (hanya satu pesawat yang agak aman?? Bagaimana dengan yang lain??).
 Melihat tabel tersebut, saya benar-benar beruntung, dimana pesawat
 berumur 17 tahun yang saya tumpangi termasuk yang baru dibandingkan
 dengan pesawat Adam Air lain dengan kode regirtrasi PK-KKN (KKN 
 adalah singkatan paling popular di Indonesia untuk
 Korupsi-Kolusi-Nepotisme), yang umurnya 25 tahun. 
 
 
 Dibandingkan dengan usia manusia, pesawat ini sama dengan manusia
 berumur hamper 80 tahun dan mungkin sudah memesan tempat di kuburan.
 
 
 Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung umur rata-rata pesawat
 Adam Air, yaitu 18 tahun. Sebenarnya, hanya ada satu pesawat yang
 umurnya kurang dari 10 tahun, dan jika saya tidak salah, ini pasti
 pesawat yang diijinkan mendarat di Singapura. Jelas, banyak penumpang
 memilih Adam Air karena berfikir tentang pesawat yang baru, padahal
 armada sebenarnya dipenuhi oleh pesawat polesan seperti baru
 (refurbished) dengan hanya satu pesawat yang relatif baru, yang
 digunakan tim marketing Adam Air untuk menciptakan image, atau lebih 
 tepat khayalan, tentang terbang dengan pesawat baru. Mungkin definisi
 Adam Air tentang pesawat baru adalah definisi untuk penerbangan lokal
 Indonesia, dan mungkin persepsi saya lah yang salah.
 
 
 Untuk memverifikasi hal tersebut, saya membandingkan umur rata-rata
 pesawat dari beberapa penerbangan di Indonesia, dan inilah Statistik.
 
 
 
 Umur Pesawat Penumpang di Indonesia:
 
 1. Garuda Indonesia Umur 10.0 tahun
 2. Lion Air Umur 17.3 tahun
 3. Adam Air Umur 18.1 tahun
 4. Awair Umur 18.8 tahun
 5. Merpati Umur 21.6 tahun
 6. Batavia Umur 23.4 tahun
 7. Sriwijaya Air Umur 23.5 tahun
 8. Mandala Airlines 

[Ida-Krisna Show] FW: Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!

2006-05-01 Terurut Topik Gita



 

 

Best regards,

Gita

mailto:[EMAIL PROTECTED] 



From: Purwoko, Indro [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, May 01, 2006 2:29 PM
To: Undisclosed_Recipients
Subject: Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!

 

Fear Factor: Flying in Indonesia _ D A N G E R!


Pada waktu saya kembali dari liburan di Bali, saya menggunakan Adam Air
rute Denpasar - Jakarta. Saya mendengar maskapai yang relatif baru ini
dari beberapa teman, yang menyebutkan bahwa maskapai ini mempunyai
pesawat-pesawat yang relatif baru dan diijinkan terbang ke Singapura.


Kedengarannya maskapai ini sangatlah bagus, khususnya jika menyangkut
masalah tiket sekali jalan yang hanya Rp. 295.000,- yang sedikit lebih
mahal dari penerbangan metro-mini Lion Air. Penawaran ini sangat
bagus, berdasarkan pengalaman saya tinggal beberapa tahun di 
Indonesia. Tapi kemudian saya mulai berfikir bahwa ini terlalu bagus dan
pasti ada yang salah dengan semua ini.


Bagaimanapun, saya memutuskan untuk mencoba keberuntungan saya dan
terbang bersama Adam Air, yang ternyata banyak orang juga berfikir sama
karena pesawatnya sudah penuh di booking? Waktu naik pesawat Adam Air,
saya segera melihat bahwa Boeing 737-400 tersebut, engine cover-nya
penuh dengan goresan (scratch), sayapnya sangat kotor dan banyak cat-nya
yang cacat, pintunya juga terlihat sangat tua dan sangat jauh dari
ekpektasi saya akan pesawat baru. Bagaimanapun, saya tetap memutuskan
untuk menguji level keberanian saya untuk tetap terbang dan masuk ke
pesawat. Sebagai catatan, saya mencatat kode registrasi pesawat PK-KKI
(lihat Table Adam Air di bawah).


Sesampainya di Jakarta, saya mencari kode tersebut di database
penerbangan dan Pesawat Baru tersebut pertama kali terbang pada 10
Desember 1988, yang artinya umurnya sudah 17 tahun, dan kalau
dibandingkan dengan umur manusia, berarti usianya menjelang 50 
tahun.

Dalam catatannya juga disebutkan bahwa pesawat ini mempunyai jam terbang
yang tinggi, dimana sebelumnya digunakan oleh Sahara India Airlines,
Sierra National Airline dan Air Belgium (pemilik pertama). Sungguh
merupakan catatan yang menarik untuk sebuah pesawat.


Sekarang pertanyaannya adalah apakah saya yang kurang beruntung sehingga
mendapatkan satu-satunya pesawat tua di Adam Air, atau apakah semua
pesawatnya memang tidak sebaru seperti yang saya harapkan?

 

Mengikuti rasa keingintahuan saya, coba lihat Tabel Pesawat Adam Air
berikut yang menyajikan informasi umur dari masing-masing pesawat.


No Registrasi Penerbangan Pertama Umur:

1. PK-KKF 737-200 12-02-1980 26

2. PK-KKN 737-200 21-03-1980 25

3. PK-KKQ 737-200 16-01-1981 25

4. PK-KKJ 737-200 03-02-1982 24

5. PK-KKL 737-200 12-04-1984 21

6. PK-KKE 737-300 31-08-1987 18

7. PK-KKP 737-200 31-05-1988 17

8. PK-KKH 737-400 11-07-1988 17

9. PK-KKU 737-300 04-08-1988 17

10. PK-KKI 737-400 10-12-1988 17

11. PK-KKD 737-400 22-12-1988 17

12. PK-KKR 737-300 09-01-1989 17

13. PK-KKS 737-400 28-01-1989 17

14. PK-KKT 737-400 05-09-1989 16

15. PK-KKG 737-400 07-01-1991 15

16. PK-KKC 737-400 09-01-1992 14

17. PK-KKA 737-500 10-06-1997 14


(hanya satu pesawat yang agak aman?? Bagaimana dengan yang lain??).
Melihat tabel tersebut, saya benar-benar beruntung, dimana pesawat
berumur 17 tahun yang saya tumpangi termasuk yang baru dibandingkan
dengan pesawat Adam Air lain dengan kode regirtrasi PK-KKN (KKN 
adalah singkatan paling popular di Indonesia untuk
Korupsi-Kolusi-Nepotisme), yang umurnya 25 tahun. 


Dibandingkan dengan usia manusia, pesawat ini sama dengan manusia
berumur hamper 80 tahun dan mungkin sudah memesan tempat di kuburan.


Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung umur rata-rata pesawat
Adam Air, yaitu 18 tahun. Sebenarnya, hanya ada satu pesawat yang
umurnya kurang dari 10 tahun, dan jika saya tidak salah, ini pasti
pesawat yang diijinkan mendarat di Singapura. Jelas, banyak penumpang
memilih Adam Air karena berfikir tentang pesawat yang baru, padahal
armada sebenarnya dipenuhi oleh pesawat polesan seperti baru
(refurbished) dengan hanya satu pesawat yang relatif baru, yang
digunakan tim marketing Adam Air untuk menciptakan image, atau lebih 
tepat khayalan, tentang terbang dengan pesawat baru. Mungkin definisi
Adam Air tentang pesawat baru adalah definisi untuk penerbangan lokal
Indonesia, dan mungkin persepsi saya lah yang salah.


Untuk memverifikasi hal tersebut, saya membandingkan umur rata-rata
pesawat dari beberapa penerbangan di Indonesia, dan inilah Statistik.

 

Umur Pesawat Penumpang di Indonesia:

1. Garuda Indonesia Umur 10.0 tahun
2. Lion Air Umur 17.3 tahun
3. Adam Air Umur 18.1 tahun
4. Awair Umur 18.8 tahun
5. Merpati Umur 21.6 tahun
6. Batavia Umur 23.4 tahun
7. Sriwijaya Air Umur 23.5 tahun
8. Mandala Airlines Umur 23.9 tahun
9. Bouraq Indonesia Airlines Umur 25.1 tahun


Mengejutkan! Dengan armada berumur 18 tahun, Adam Air menempati urutan
ketiga dari armada dengan pesawat terbaru di Indonesia. Garuda Indonesia
memimpin dengan armada