saya pernah baca di sebuah koran kira2 setahun yg lalu soal khitan cewek ini. isinya sama seperti pendapatnya pak donny, dan kalo tidak salah ada pendapat dari kalangan ulama juga yg menyatakan bahwa khitan cewek itu tidak wajib dan sebaiknya tidak dilakukan. sekedar info saja
venisaputra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Khitan pada wanita yg dilakukan secara benar jusrtu bermanfaat untuk kehidupan seksual wanita ybs loch :) Khitan yg dilakuk[n secara benar dalah membuang kulit penutup clitoris ( bukan clitoris itu sendiri ) Manfaatnya clitoris menjadi lebih bersih dan labih mudah menerima rangsangan. Untuk para member yg tertarik untuk tahu labih jauh tentang khitan pada wanita, silakan bergabung di milis ini : http://groups.yahoo.com/group/khitancewek/ --- In [email protected], "tuti munandar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Supaya imbang, maka saya mau ikut sharing info nih! Menurut ibu saya, ketika > masih bayi saya dan semua saudara perempuan saya dikhitan. Karena masih > sangat bayi, tentu saja saya tak ingat/tidak tahu bagian apanya yang > dibuang. Setelah dewasa dan melihat sendiri ponakan perempuan juga dikhitan, > memang benar bagian klitorislah yang dikhitan itu. Menurut "Emak Paraji" > yang mengkhitan, bagian yang dibuang adalah semacam kulup (prepuce) pada > laki2, yang pada perempuan tampak sebagai selaput yang membungkus > klitoris(?). Saya sendiri > tidak bisa memastikan bagian mana dari klitoris saya yang sudah kena khitan, > lha wong sudah terima begitu keadaannya ketika sudah mulai ngerti koq! > hehe... > Kalau tujuannya supaya para perempuan "tidak binal" mungkin ada benarnya, > karena kata sebuah riwayat "perempuan itu dihiasi 9 nafsu dan 1 akal", yang > artinya memang perempuan itu sebenarnya "gede nafsu", hanya saja semuanya > teredam dengan rasa malunya yang tinggi, dan katanya lagi jadilah para > perempuan itu dapat mengendalikan 9 nafsunya dengan 1 akal... > Soal "menjadi tidak/kurang menikmati hubungan seksual", menurut saya tidak > benar! Paling tidak, saya sendiri tidak merasakan keluhan apa2, baik sebelum > menikah atau setelah menikah atau ketika berhubungan seks dengan suami. > Demikian info yang bisa saya kemukakan, semoga bermanfaat... > > Salam, > tm > > ----- Original Message ----- > From: "Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD." <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Hello, > > Dari sisi Naturopathy, khitanan wanita adalah merusak organ sang > > wanita, dg membuatnya sakit/ luka yg walau pun sembuh, tetap terasa, > > karean yg di gunting adalah daerah clitorisnya, yg seyogyanya sangat > > bermanfaat utk merasakan rangsangan seksual. > > Setelah di sunat, walau pun masih kecil, tdk ada tanda seperti pada pria > > yg kehilangan pembungkus daerah sensistifnya, tetapi belkas luka karena > > yg terpotong adalah bagian yg memeilki syaraf sama seperti kepala penis, > > maka akan selalu berbekas, dan menimbulkan sakit ketika berhubungan. > > Mungkin ini yg dikatakan utk me rem kebinalan??? > > Jadi dg di suant: > > Seorg wanita menjad tdk atau kurang dapat menikmati hubungan seksual > > karena setiap berhubungan menjadi nyeri; > > Seorg pria menjadi lebih bisa merasakan rangsangan, karean penyanggah > > diambil (kulup). > > > > Sehingga rasanya kok ngak adil ya??? pada hala Tuhan membuat organ sex > > tersebut utk di nikmati bersama. > > > > Semoga bermanfaat, > --------------------------------- Ring'em or ping'em. Make PC-to-phone calls as low as 1ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/8bWpJB/bOaOAA/xGEGAA/VzSolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/seksologi/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

