Hello Yayan, Utk gampangnya, spiral adalah semacam alat yg dipasangkan kedalam saluran yg menuju ke tempat telur, yg sedemikian, sehingga membendung masuknya sperma kedalam tempat telur utk dibuahi. Materialnya bermacam2, yg membentuknya termasuk semacam kawat halus yg keluar dari alat menuju ke vagina. Apabila kawat ini kepanjangan, maka tentu saja sang raja p kepalanya akan tersundul bagian ini dan bercekot2 sakit. Inilah kenapa banyak poria tdk suka adanya pengganggu ini karean menjadi kurang bebas ber pompa ria kedalam. Utk wanita yg menggunakannya, juga ada kemungkinan terjadi penolakan oleh sang tubuh terhadap benda asing ini, dan mempengaruhi kerja hormon tubuh sehingga bleeding yg cukup banyak dibanding biasanya.
Secara natural, senggama terputus memang lebih natural, dg catatan bahwa sang pria menguasai betul tanda2 ejakulasinya, sehingga tdk terlambat melepaskan sperma diluar vagina. demikian, semoga bermanfaat, Wassallam, Yayan Suryana wrote: >Para dokter yang saya hormati, saya baru gabung di milist ini. Ada satu >pertanyaan yang ingin saya sampaikan. > > 1. Benarkah penggunaan alat kontrasepsi Spiral mengurangi kenikmatan dalam > hubungan seksual? Saya mendengarnya dari seorang teman yang tidak setuju > dengan alat itu, dan ia lebih memilih dengan menggunakan teori klasik berupa > "senggama terputus" untuk mencegah kehamilan. > > saya mohon penjelasannya. > >__________________________________________________ >Do You Yahoo!? >Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around >http://mail.yahoo.com > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > >Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/seksologi/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

