Hello Adith,
pertanyaan anda 1-5 sdh ada di millis yg antara lain:
http://groups.yahoo.com/group/seksologi/message/494
Jawaban lain, lihat dibawah.
Semoga bermanfaat,
Wassallam,
PS, saya sampaikan juga ke millis agar bisa diketahui oleh yg lainnya
malkonsep wrote:
>Dok..saya punya bebrapa pertanyaan neh (mgkn sdh pernah dbahas tapi
>bagi saya masih ada beberapa hal yang krg jelas):
>1. apakah anal seks itu normal?
>2. ada saran2 khusus ketika hendak melakukannya?
>3. apakah kondom dibutuhkan pada saat anal seks ataukah
>cukup "langsung" saja?
>4. apakah anal seks menimbulkan efek samping, kalo ya seperti apa
>kira2 dampaknya?
>5. apakah wanita menikmati gaya bermain yang seperti ini?
>6. kemudian ke persolan oral seks (felatio), apakah hal ini hanya
>sebatas foreplay saja atau bisa lebih dari itu?
>
Tdk harus, sexual image bisa dikembangkan dg pasangannya sampai ke
mana2, yg penting bahwa keduanya menyukai pola permainan tersebut dan dg
demikian seleranya menjadi bukan sekedar kewajiban tetapi merupakan
kebutuhan utk mempererat hubungan, baik sekedar silaturahmi mau pun
pernyataan I Love You
>7. apakah cairan sperma baik untuk ditelan, terkadang istri saya
>ingin menelannya? normalkah? (karena sebenarnya saya agak kurang tega
>walaupun adakalanya saya juga tertantang untuk melakukannya)
>
No problem, kalau dikatakan baik, maka juga tergantung yg menelannya
apakah mengalami alergi atau tdk, apakah sperm nya tdk mengandung germ
atau virus; Selama all the best terkontrol, maka sperm sama saja hampir
seperti putih telur yg masih mentah, atau putih telurnya telur penyu yg
gurih.
>8. pada saat istri sedang "datang bulan", aktivitas seks macam apa
>yang sebaiknya saya lakukan? apakah felatio cukup untuk dilakukan
>atau anda punya saran lainnya?
>
Banyak dit, acara cuci bersama n mandi bareng, pijat2an, raba2an, gosok
menggosok, semua bisa dilakukan kalau anda berdua setuju melakukannya.
Yg penting bukan karena terpaksa takut anda lari ke org lain, lalu ia
setuju aja anda minta apa pun.
Some how, ada pria yg ketika melihat darah pada bagian tersebut lalu
bisa mempengaruhi ereksinya n menjadi impoten utk bebrapa waktu, so anda
juga perlu mengontrol diri anda, apakah ok2 saja?
Beberapa permpuan, hubungan sexnya justru dilakukan menjelang haid, dan
sehari setelah hubungan ia mendapat haid.
Jadi semua bisa di atur, bisa dikomunikasikan, bisa di urung rembuk
antara pasangan utk hasil yg baik bagi keduanya.
>Sekian dan terimakasih.. -Adit,Yogya-
>
>PS: Tlg jawabannya agak mendetail yah..dok!!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
--
"Absolutely Drug less Health Care solution Organization"
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/seksologi/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/seksologi/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/