Hello Suradi,
Benar.
Sebenarnya sexual intercourse adalah cara pendekatan yg diijinkan buat 
pasangan, yg dlm kesehariannya sibuk dg urusan masing2, lalu diberi 
kesempatan utkm enyelaraskan diri antara keduanya dg sex game tersebut.
Jadi sex bukan hanya atur spy berdiri, lalu tancap n selesai, tetapi 
adalah bentuk penyelarasan, bentuk saling pengertian, game of booth yg 
pada inti akirnya keduanya berada pada rasa yg sama, rasa yg melegakan, 
rasa yg bisa dinikmati, jadi memahami, dipahami, berbagi, bersama 
semuanya ada dlm sex game; saling mengimbangi, saling menyentuh, saling 
merasakan, dan bisa saja ritme gerakan, saling berinterfrensi satu sama 
lainnya dan saling bergerak dlm irma yg synergy.
Jadi pemahaman bahwa ada yg edini, ada yg tdk mencapai orgasme, 
seharusnya bisa di pelajari berdua atau bersama tdk sendiri2 sendiri, 
karena ritmenya pun harus dibuat synergy.
Kernapa bisa edini, tentu ada hal2 yg membuatnya demikian, misalnya 
perempuan dg gaya dan citra merangsang sang pria terus menerus sampai 
mendekati ejakulasi baru di bolehkan utk di sekutukan, artinya andil 
sang perempuan tdk mengerti, tdk synergy, tdk mau tau apakah prianya 
akan mencapai eja duluan atau tdk, yg poending ia diminta dan lakukan 
sesegra mungkin,
dg demikian tugasnya selesai dlm hubungan tersebut.
Ini menjadi hubungan yg tdk sehat, karena sang pria dg iklan dan cerita 
serta lainnya merasa bahwa ia seorg yg edini, pada hal juga hubungan 
tersebut dilakukan dg pengertian, dg pengontrolan, dg penyerahan diri yg 
baik dan merasa perlu memperlakukan pasangannya bukan utk menang2an, 
atau gagah2an, atau cemoh2an, tentunya hasilnya akan lain.
Ada pria yg berhubungan dg wanita lain (tdk dianjurkan) ternyata bisa 
mencapai lebih dari 1/2 jam dl;m play of the game, sedangkan dg 
istrinya, belum mulai sdh lemas lagi, ternyata bahwa gaya istrinya yg 
mandah, tanpa reaksi, rtanpa keinginan membuatnya merasa jangan2 saya 
tdk disukai, jangan2 saya edini, jangan2 saya begini dan begitu, yg 
secra psikologis menghasilkan reaksi tubuh utk kemudian menurunkan 
libidonya.
Lalu apakah pria ini edini, atau disfungsi ereksi??, tdk juga, kaerna 
sebebnarnya bukan sang pria yg bermasalah tetapi keduanya mengalami 
krisis hubungan.
Demikian kira2 tanggapan saya, semoga bermanfaat,
Wassallam,
Suradi solo wrote:

>Dear Dr Donny
>Kalau begitu standar nomal setiap laki laki  beda dong dok, sebenarnya 
>standart tentang edini untuk laki laki itu gimana dan yang normal gimana ya ?
>
>"Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:        
>                          Hello Suradi,
> 
> Ejakulasi adalah tingkat ketegangan dan organ sex pria dimana kemudian 
> mempengaruhi syarafnya sehingga terjadi kontraksi sedemikian sehingga 
> memompa sperma yg ada di dalam kantung sperma.
> Penyemprotan tergantung dari kondisi tubuh dan banyaknya sperma yg 
> terbentuk atau ada di kantung sperma.
> Setelah penyemprotan biasanya diikuti dg rasa tertentu yg tdk 
> terdevinisikan karena setiap org tdk ada yg sama, dan diikuti dg 
> perenganggan secra perlahan menuju ke titik awal.
> Sementara org hanya bisa ejakulasi sekali, sementara yg lain bisa 
> dilanjutkan dg tetap siapnya organ sexnya utk menuju fase ejakulasi 
> berikutnya.
> 
> Dini bukan nama org tetapi maksud yg berarti tdk terlalu lama, cepat2.
> jadi ejakulasi dini adalah suatu tindakan dari seseorg yg dg segera 
> mencapai ejakulasi begitu ia berhubungan dg pasangannya, dan membuat 
> pasangannya tdk dapat mencapai kepuasan berhubungan karena pada umumnya 
> setelah ejakulasi diikuti dg menurunya ereksi (kekencangan dan kekerasan 
> organ seksual pria).
> 
> Mengatasinya perlu dilihat, penyebanya karena apa, apakah karena akibat 
> obat2an, akibat mind set atau pikiran yg menggebu2, akibat, besarnya 
> rangsangan terhadap dirinya yg mengalami dari pasangannya atau faktor2 
> lainnya, yg pada intinya terbagi pada a/l faktor diri sendiri, faktor 
> pasangan, faktor kejiwaan , dan faktor pengontrolan diri.
> 
> Semoga bermanfaat,
> Wassallam,
> 
> Suradi wrote:
> 
> >Enjakulasi dini itu apa ya dan bagaimana cara mengatasinya. Terima
> >kasih sebelumnya
> >  
> >
> 
> -- 
> 
> "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"
> 
> 
>     
>                       
>
>
>Best regards
>   
>   
>  Suradi
>
>               
>---------------------------------
>Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> 
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>  
>

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"


Kirim email ke