Hello I Belok, Bila sex merupakan jalan rileks bagi anda, maka sebaiknya anda mencari pasangan yg juga membutuhkan sex sebagai jalan utk mencapai rileksasi; sehingga hasilnya anda berdua nantinya bisa saling kompatibel satu sama lainnya. masturbasi diperbolehkan selama itu tdk membahayakan kesehatan, artinya kalau 4 kali sehari tdk membuat anda kehilangan energy, tdk membuat deburan jantung yg aritmia, tdk memicu pola kehidupan anda yg lainnya, ya boleh2 saja. Hanya saja kalau sampai setiap hari 4 kali, n kemudian dlm otak anda hanya ada kapan ya saya mau ber fantasi lagi, maka tentu tdk ada yg anda lakukan lagi selain dari ber ria2 tersebut. Akibatnya, anda tdk bisa lagi bertemu pacar anda, misalnya, atau makan, minum dlsbnya, dan akirnya ya badan merana, pikiran terganggu. Hubunagn sex dg pacar sebaiknya tdk anda lakukan tanpa proteksi, atrau tdk dialkukan sama sekali kalau anda belum resmi menjadi suami istri. memang, pola hubungan dg lawan jenis tentu berbeda karena sang lawan belum tentu bisa mengatur pressure, lokasi dan gerakan yg sama dg anda lakukan ketika anda beria2 dimana anda tau persis anda mesti menekan bagian mana, dan gerakan anda harus bagaimana sehingga anda mendapatkan hasil yg membuat anda tergila2, sementara, lawan main anda tentu tdk bisa merasakan apa yg anda rasakan selama berhubungan dg anda, dan juga ketika hubungan tdk ersmi tersebut berlangsung, ada rasa was2 dan kekuatiran bagi anda mau pun pasangan anda beria2 tersebut.
jadi yg bisa saya sarankan, kurangilah waktu anda bersendirian, banyak2lah mencari kegiatan di muka umnum, karena akalu lagi dijalan mislanya kan kalau anda lagi butuh ndak mungkin kan anda berhenti di pinmggir jalan misalnya, lalu beria2 sambil dilihat org. Juga kendala2 tersebut bisa tercapai kalau anda berkonsentrasi utk memenuhi panggilan, seandainya anda berkonsentrasi ke lain hal maka keinginan tersebut juga tentunya akan pudar cepat atau lambat. Yg lain adalah bahwa segala sesuatu yg sdh terlalu maka akibatnya tentu juga tdk baik. semoga ada manfaatnya, Wassallam, i Belog wrote: >Hello dokter terhormat, > >saya mau nanya nih dok, >saya laki-laki usia 25 tahun belum menikah. >sejak smp saya sangat sering melakukan masturbasi, bahkan bisa sampai >4 kali dalam sehari, kebiasaan itu masih berlangsung sampai sekarang, >tapi hanya bila ada kesempatan atau ada dalam kondisi "butuh". >nah kondisi "butuh" ini yang saya khawatirkan, dalam kondisi tertentu, >misal dalam keadaan stres akibat kerjaan, atau karena ribut dengan >pacar, atau keluarga, saya memilih untuk ber-masturbasi dan efeknya >dapat menenangkan pikiran saya, setelah selesai masturbasi saya merasa >sangat rileks. Akibatnya sekarang saya menjadi kecanduan untuk >masturbasi, tidak hanya karena mendapat rangsangan (misal tontonan >atau perbincangan) baik di tv maupun dengan teman wanita, tapi juga >dalam kondisi "butuh" tadi, saya lebih memilih masturbasi. Untuk >keterangan saya tidak merokok, tidak minum alkohol, tidak memakai >narkoba. Saya sudah pernah berhubungan intim dengan pacar, tapi saya >masih lebih memilih masturbasi, karena kenikmatan yang saya dapat >sangat berbeda. >Apakah ini berbahaya? >Apakah saya bisa mengakhiri kebiasaan ini?bagaimana caranya? >Apakah saya perlu ikut terapi dan sejenisnya? > >saya sudah berusaha mengalihkan pikiran dengan olah raga, atau >kegiatan lainnya, tapi tetap saja ketika bangun tidur atau malam >menjelang tidur rutinitas masturbasi tetap saya lakukan, karena >setelah masturbasi saya akan bisa tidur nyenyak (ketika menjelang >tidur malam) atau bisa lebih semangat bekerja (ketika bagun tidur). > >Mohon penjelasan dokter sekalian, >terima kasih > >jabat erat >i Belog > > > > > > >Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > -- "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

