Hello Abdellah,

G spot adalah daerah yg lebih jauh dlm saluran vagina, yg lebih 
merasakan rangsangan dibanding dg klitoris yg terletak di muara saluran 
vagina.
G spot terletak disekitar jam 11 bila klitoris adalah jam 12 tetapi 
berjarak masuk sekitar 5-10 cm dari permukaan
Saya baru mengupload gambar animasi dlm quicktime yg diletakan dlm file:
http://f1.grp.yahoofs.com/v1/sOl5RqNJeTD-JQ9OWCV7QF-1OEo5i63Do5ViAKG6d_3m6losxIJJtxxzwSmfsKN4IPdjjQIyzwJ2gFOqca26tw/ani_female%20organ%20works.mov
Atau anda point out ke file, dan ke bagian no 2 ani_female...
Keluarnya cairan yg bukan kencing sering disebut sebagai female 
ejaculation, dan hampir sama seperti pria pada umumnya, setelah 
ejakulasi, kemudian jumlah rangsangan menjadi menurun dan berangsur 
cool, kemudian baru up lagi setelah mendaptkan cukup istirahat.
Nama web dimaan saya mengambil gambarnya dan diubah kedalam quicktime 
format saya sebutkan karena menyangkut copyrighted.
Perubahan ke Quick time hanya agar gambar menjadi lebih baik dibanding 
dg gif.
Kalau anda tdk keberatan, mungkin anda bisa melihat2 ke web tersebut, 
pengupasan yg lainnya, yg pada intinya menyatakan bahwa sex organ adalah 
karunia Tuhan, dan oleh kerena itu keduanya dlm psangan boleh menikmati 
karunia itu dg mengetahui lebih dalam ttg hal tersebut.
Pengupasan meskipun secra christiani, dan kerana saya belum menemukan 
web yg mengupas demikian baiknya utk umat yg lainnya, maka saya pakai 
saja refrence tersebut utk menjelaskan.
Balik ke status istri anda, yg dg rangsangan klitoris bisa membuat 
ejakulasi, maka saya katakan itu san gat jarang, karena pada umumnya 
rangsangan klitoris jarang membuat terjadinya pemompaan seperti yg 
ditunjukan oleh gambar.
Jadi peliharalah, dan jangan menjadikannya karena rangsangan yg 
keliwatan sehingga membuat takut istri anda malah.
Keep komunikasi, terkadang gerakan, yg nad pikir disenangi, malah tdk 
disukai karena rangsangannya terlalu amat sangat sehingga tdk bisa 
merasakan hal yg lain lagi.
Demikian, semoga bermanfaat,
Wassallamm

abdellah al'arif wrote:

>Menarik sekali Dr, saya kurang paham dengan maksud Anda
>"...Rangsangan klitoris jarang sekali bisa mencapai orgasme, pada umumnya
>perlu pendekatan G spot, tetapi anda cukup baik dg pasangan yg menikmati
>dan mencapainya....."
>
>Maksudnya G Spot itu apa Dok? Btw, apa ada website yang membahas
>teknik/bagaimana cara/proses 'memuaskan' pasangan hingga dia sampai orgasme?
>tentu saya berharap website yang bersifat ilmu pengetahuan, bukan semaca
>semata cerita2 (maaf) porno.
>
>Pada tanggal 10/06/07, Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. <
>[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>  
>
>>  Hello Abdellah,
>>
>>Begini:
>>
>>1. Oral sex adalah sex pasangan baik sejenis maupun yg tdk sejenis, dg
>>menggunakan organ mulut (oral) dan organ kelamin.
>>Mengenai stroke nya bisa suction (isapan), jilatan, pijatan dlsbnya
>>tergantung kesenangan dari pasangan mainnya.
>>jadi pertanyaan anda 1 bisa keduanya merupakan jawaban.
>>
>>2. Rangsangan klitoris jarang bisa membuat orgasme (munculnya cairan tdk
>>kental tetapi bukan kencing) yg artinya dlm kasus yg anda paparkan, anda
>>cukup mempunyai pasangan yg menyambut baik sex game dg anda sehingga
>>bisa mencapai rangsangan yg cukup tinggi dan mencapai orgasme sebelum
>>mencapai klimax (tdk tahan lagi)
>>Rangsangan klitoris jarang sekali bisa mencapai orgasme, pada umumnya
>>perlu pendekatan G spot, tetapi anda cukup baik dg pasangan yg menikmati
>>dan mencapainya.
>>
>>
>>    
>>
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> 
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>  
>

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke