Saran saya...sebaiknya anda nikah saja Kurang baik anda melakkan hubungan model seperti itu, karena kalau ke bablasan ..pihak yang wanita pasti dirugikan bila nanti pada akhirnya anda tidak menikahi dia.
--- "Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD." <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Hello Simon, > > Begini: > > Syarat utk bisa menjadi hamil adalah: > 1. harus ada cel telur yg cukup matang sehingga bisa > ditembus oleh cel > sperma yg bernang menuju ke lokasi tempat cel telur > tersebut, > 2. harus ada cel sperma yg aktif, yg masih kuat yg > berhasil berenang ke > tempat cel telur dan cukup kuat utk menembusi > dinding cel telur. > 3. Harus ada media penghantar agar cel sperma bisa > leluasa berenang ke > tempat cel telur, > 4. Berarti harus ada dua org manusia yg satu > memiliki cel telur yg siap, > dan yg satunya memilki cel sperma yg harus juga di > lontarkan agar bisa > mengkuti jalur dan media penghantarnya. > 5. Cel telur dan cel sperma keduanya masih dlm jenis > yg sama, jadi > manusia dg manusia, hewan dg hewan, ungas dg ungas > > Nah balik keurusan anda berdua yg kelihatannya agak > keterlepasan walau > belum resmi menjadi pasangan suami istri: > > persyaratan 1.2.sedangkan 3 n 4 yg dlm hal ini > sepihak dipunyai oleh > anda berdua. > Saya bilang sepihak utk 3, 4 karena sperma anda tdk > di lontarkan kedlam > saluran, bahkan menurut anda tdk ada yg tercecr di > depan mulut vagina > sekalipun, dan bahkan menurut anda itu tdk terjadi. > Dg demikian kemungkinan utk terjadi kehamilan adalah > sangat amat kecil, > berbeda dg dlm dongeng, bahwa seekor anjing meminum > air seni sang > pemburu, yg mengandung sperma maka sang anjing lalu > bisa hamil dan > melahirkan bayi mnanusia, dlm hal ini hanya terjadi > dlm dongeng, karena > dlm hal ini syarat ke 5 tdk terpenuhi, demikian juga > 3 dan 4. > > Kemudian, indikasi yg biasa diperoleh sang calon > anda, kenapa bisa > hilang, maka hal ini bisa dijelaskan sbb dg bahasa > mudahnya: > > 1. Bahwa proses ovulasi atau proses pelepasan telur > alias dibuangnya > telur ke tempat dimana ia dibuahi dan akan terjadi > pembuangan bila tdk > dibuahi, itu diatur oleh system tubuh yg di kuasai > oleh hormon. > 2. Bahwa hormon tubuh sangat terpengaruh oleh > berbagai kegiatan tubuh > antara lain, makanan, minuman, tidur, tingkat stress > yg dg sendirinya > dipengaruhi oleh pola pemikiran, tingkat pekerjaan > dlsbnya. > 3. Bahwa kemungkinan degradasi hormon (imbalance) > sdh terjadi > sebelumnya, tetapi masih dianggab biasa oleh ybs > karena keterlambatan > 1-2 hari dari jadwal, atau berlanjutnya bleeding > bebrapa hari, dan masih > dianggab normal oleh ybs. > 4. Dg adanya persiapan pernikahan yg akan anda > berdua jalanin, mau dan > tdk pola pikiran dibawah sadar menimbulkan sedikit > adanya gangguan > emosiaonal atau stress, dan ini kemudian > mempengaruhi hormon yg mungkin > memang sdh diambang ketidak balanced. > > Jadi kalau menurut saya sebaiknya kalau anda sdh > yakin bahwa proses yg > saya gambarkan dlm 5 hal diatas menujukan tdk > terjadinya kehamilan, > sebaiknya anda membantu calon anda utk memperbaiki > tingkat stressnya. > Demikian juga, calon anda sendiri agar mau share dg > anda akan berbagai > problematik yg menjadi kekuatirannya, agar anda > berdua tok cher ketika > memasuki hari H nya. > > Remember 2 weeks before the H day, serbaiknya tdk > melakukan kegiatan yg > menguras tenaga, menguras pikiran, dan perbanyak > istirahat. > > Setelah memasuki hari H nya, anda perlu menyiasati, > hubungan anda > berdua, apakah penundaan kelahiran, atau segera , > dan kalau boleh saya > sarankan agar tdk menggunakan pil anti kehamilan > karean itu akan > bertamabah membuat ketidak balancednya hormon calon > anda. > > Semoga bermanfaat, > Wassallam, > > > > > > > Simon Pramana wrote: > > Sebelumnya terima kasih kepada dokter donny atas > infonya tentang milis ini. Saat ini saya sedang > menghadapi satu permasalahan yang sangat mengganggu > pikiran saya. Hari sabtu (7/7) kemarin, saya > melakukan, maaf, petting (gesekan alat kelamin) dg > pacar saya tapi tdk sampai penetrasi, dimana waktu > itu kami sudah tidak mengenakan CD lagi. Saya merasa > tdk sampai mengeluarkan sperma. 3 hari sebelum > petting, pacar saya sudah merasakan tanda2 akan > menstruasi seperti punggung terasa kaku, dll. > Anehnya tepat setelah petting sampai sekarang, dia > tdk merasakan tanda2 itu lagi. Dan yang lebih > mengkuatirkan kami, sampai sekarang atau sekitar 1 > minggu setelah keluarnya tanda2 mens itu, > menstruasinya belum keluar juga. Padahal biasanya > paling lama 1 minggu dari munculnya tanda2 mens, > mensnya pasti keluar. Selama ini mensnya juga selalu > lancar. Pertanda apakah ini, apakah pacar saya telah > hamil? Kenapa tanda2 mens itu tiba2 hilang sampai > sekarang? Saya sangat berharap jawaban dari dokter2 > > yang ada di milis ini, juga dari rekan2 yang > mungkin pernah memiliki masalah yang sama. > > > > Makasih, > > Simon > > > > > "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

