Halo dokter,
Terima kasih buat informasinya.
Jadi kalo telat haid selama beberapa hari, dan belum diketahui apakah hamil 
atau tidak, maka hubungan suami istri masih bisa boleh dilakukan, dok?
Terus apabila saya sudah positif hamil, apakah hubungan suami istri masih bisa 
dilakukan, mengingat usia kehamilan yg masih  muda?

Oya dok, saya membaca informasi kalau sebaiknya sebelum sanita hamil, sebaiknya 
mengkonsumsi makanan/minuman yg mengandung asam folat untuk menghindari bayi yg 
cacat.  Apakah ada susu yg khusus mengandung asam folat untuk wanita yg blm 
hamil?  Ataukah cukup hanya dari makanan saja?

Terimakasih sebelumnya, dok.
----- Pesan Asli ----
Dari: Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 1 Oktober, 2007 8:45:28
Topik: Re: [Seksologi] haid


  


    
            Hello Putri,



Seperti diketahui, haid adalah proses yg dilakukan oleh tubuh dlm 

kondisi pemeliharaan organ sexual perempuan.

Haid sangat dipengaruhi oleh kondisi hormonal dlm tubuh yg empunya, oleh 

karena itu hal2 yg mempengaruhi kestabilan hormonal, kemudian juga 

mempengaruhi siklusnya.

Hormon2 yg bekerja didalam trubuh pun saling mempengaruhi antara satu 

dan lainnya.

Ituylah kenapa kemudian para ahli membuat obat yg isinya adalah rekayasa 

hormon, yg kemudian memepngaruhi hormon yg ada dlm jumlah yg tertentu, 

sehingga seseorg bisa tdk mengalami haid selama memakai produk tersebut 

(KB suntikan, pil, susuk termasuk yg terbaru adalah get away pms).

Sasaran obat2an ini adalah supya ybs tdk mengalami haid, dan karena itu 

tdk bisa dibuahi, atau karena tdk mengalami haid, maka ybs tdk merasakan 

pre mentrual syndrome (PMS), walau kemudian mengakibatkan bukan hanay 

satu macam hormon yg beruabah tetapi kondisi tubuh menajdi kacau dlm 

berabagai hormon dan menghasilklan cancer.



Balik pada kasus anda, dg dipenggalnya sepotong symptoms, yg 

menceritakan hanya bahwa anda selkalu teapt dlm menghitung hari, 

kemudian anda telat 6 hari, dan anda berhubungan sehingga mendapat, maka 

agak sukar menentukan apakah anda kini mengalami kelainan atau ketidak 

seimbanganya hormon atau ada kondisi2 yg lainnya.



Faktor2 yg mempengaruhi hormon tubuh mulai dari yg sederhana, tidur dan 

kwalitasnya, makan, minum yg diasupkan, bahan2 kimia yg dipergunakan, 

ruang lingkup kehidupan, penyesuaian secra emosional akan kehidupan anda 

yg semula dg yg sekarang, frekwensi berhubungan, dan masih banyak 

faktor2 lainnya perlu didata, baru bisa ditentukan kenapa kondisi ini 

terjadi.

Sangat bagus anda mengenal diri anda dan menjadikan kekuatiran akan apa 

yg terjadi, hanya saja bahwa menganalisa sesuatu keadaan tdk hanya 

semena2 dg kondisi informasi yg minim, karena walau pun symptomsnya sama 

tetapi karena amnusia itu unique, maka tentu tdk bisa dibelakukan sama 

karena penyebabnya juga berlainan satu sama yg lainnya.



Test test mulai dari yg sederhana, test lab dan dry blood analisis, akan 

lebih bisa melihat sebagai faktor tambahan apakah benar kondisi anda 

disebabkan oleh adanya kelainan/ ketidak stabvilannya hormon tubuh, dan 

berapa besarnya, atau kondisi yg di demokan tubuh ini merupakan hanya 

sign bahwa kebutuhan gizi tubuh sangat kurang atau kuran g memadai.



Menilik dari apa yg anda ceritakan, saya hanya bisa sampikan disini 

bahwa, hubungan sex trermasuk salah satu kondisi dimana tingkat hormonal 

terakselerasi dan terpenuhi, jadi kemungkinana adanya kelainan 

kestabilan hormon dlm tubuh anda kemudian terstabilkan dg adanya 

hubungan yg anda lakukan, sehingga terjadilah haid yg anda tunggu2. (6 

hari anda sdh telat)

Mengenai apakah benar, atau apakah yg menyebabkannya, perlu investigasi 

lebih lanjut, baru bisa dinyatakan.



Mengenai yg ke2, juga bisa saya jawab bahwa dg ketdk stabilan yg terjadi 

kini, mungkin anda akan mengalami hal yg sama pada bulan berikutnya, 

tetapi bisa juga tdk karena akan tergantung penyebabnya apa, dan 

sebaerapa parh ketdk satbiolan tersebut terjadi dlm tubuh anda.



Demikian, semoga bermanfaat,

Wassallam,



putri patricia wrote:

> Hallo semua, mau nanya neh.

> Saya baru menikah 6 bulan.

> Selama ini haid saya teratur antara 27-28 hari.

> Namun kemarin saya sudah telat 6 hari, tidak juga datang haid.

> Saya seharusnya haid antara tgl 17 atau 18 september.

> Lalu sampai hari ke 5 haid juga belum muncul, tgl 22 saya 'berhubungan' 
> dengan suami.

> Lalu tgl 24 baru darah haid keluar.

> Yang menjadi pertanyaan saya:

> 1.  Apakah sebenarnya saya hampir haid? Namun gagal, dikarenakan kami 
> 'berhubungan' lagi?

>      Padahal saya tidak pernah telat haid sampai seminggu.

> 2.  Untuk bulan ke depan, apakah hitungan masa haid saya tetap 27-28 hari 
> untuk memudahkan 

>      menghitung masa subur?

>

-- 



"Absolutely Drug less Health Care solution Organization"


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke