Hello, Anda tentu tau posisi clasik yg diperkenalkan bahkan bila tdk diperkenalkan pun akan dialami dan dikenal ketika urusan bersanggama itu tiba? Posisi ini menjadikan lelaki berada diatas tubuh perempuan, dan penetrasi dilakukan dari atas ke bawah. Nah kemudian kita lihat daearh yg merasakan hubungan ini: Pda pria, bagian kepala penis yg banyak menerima rangsangan adalah bagian atas yg tdk adalah saluran buang nya, sedangkan pada perempuan juga bagian atas banyak terletak daearah2 sensistif termasuk G-Spot disana. Dg demikian, ketika penis ereksi, tdk salah kalau penis ini kemudian membengkok ke atas, sehingga ketika terjadi persinggungan, akan jauh lebih merasakan ketegangan atau dg kata2 sederhana, jauh lebih mantap bersinggungan dibanding dg lurus saja atau bengkoknya ke bawah. benar ngak??? Kalu benar, maka bersyukurlah bahwa punya anda tdk bengkok ke bawah atau snagat tegak lurus tetapi bengkoknya keatas, dan sangat fleksibel bisa mengikuti kontour rongga yg tersedia nantinya.
Seandainya hanya kaku tegak lurus, atrau bengkok ke bawah, maka akan sukar mencapai posisi gesek dg system syaraf yg ada di bagain atas vagina, dan akan terus melejit keluar kalau bengkoknya ke bawah, serta menimbulkan kondisi yg tdk keruan bagi pemilik vagina. So, begitulah, biar tdk kelihatan perfect tetapi ternyata perfect dlm maksud dan tujuan. Semoga bermanfaat, Wassallam, kokok munantoro wrote: >> Moderator, bgmana dgn fungsi batang penis yg bengkok (tidak sampai 45 >> > derajat sih, cuman gak nyaman dipandang aja oleh aku sendiri). Apakah > akan tetep bisa berfungsi ato bekerja dgn normal bila suatu saat nanti > digunakan bersenggama? > >> Bgmana dgn si perempuan apakah akan merasakan perbedaan(kurang > nikmat) ato gimana? ,Maklum Aku belum nikah jd perlu belajar dulu! -- "Absolutely Drug less Health Care solution Organization" [Non-text portions of this message have been removed]

