Hello Adhy,
Ada kelebihan rasa yg bisa saja terjadi demikian, dimana clitoris 
mengalami rangsangan bukan pada clitorisnya sendiri.
Sama juga ketika anda dirangsang tanpa menyentuh kepla penis anda, maka 
kepala penis anda akan terasa sedemikian tegangnya sampai sakit.
bBerapa cara bisa dilakukan agar rangsangan tepat pada clitoris, yaitu 
dg memberikan poerubahan posisi dan yg mengaturnya adalah sang istri 
karena ia lebih mengetahuinya akan rangsangan pada organya sendiri 
dibanding anda yg diluar tubuhnya.
Jadi menurut saya lakukan hubungan dg posisi yg berebda, mislanya snag 
istri diatas, anda agak pasif n ia yg nyetir, anda hanya sebagai co 
pilot saja yg membantu sehingga anda berdua mencapai angkasa.
mengenai pipis, memang terjadi, dan bisa disikapi dg pipis sebelum 
pemanasan.
Pipis yg bukan urine, terjadi ketika climax terjadi, n ini biasanya 
spontan ketika mengalami klimax setelah orgasme.

Semoga bermanfaat,
Wassallam,

Adhy Syaefudin wrote:
> DH,
>
> mohon pencerahannya..
> istri saya jika setelah mencapai orgasme, selalu mengeluh Clitorisnya terasa
> sakit, sehingga jika sudah mengalami orgasme, tidak dapat dilanjutkan
> lagi...
>
> Apakah ini normal?
> Menurut istri saya, jika mencapai orgasme, dia selalu merasa ingin pipis,
> tapi dia menahannya..
> apakah ini penyebabnya?
>
> Terima Kasih
>
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

Kirim email ke