Hello, Maksud khitan adalah disamping menjalankan hukum agama, juga berfungsi agar bagian penis kepala tetap terbuka sehingga tdk menyimpan kotoran maupun air yg kemudian dlm kondisi tertentu akan menimbulkan iritasi. Jadi secar hukum agama anda sdh menepati, semntara karena ketika itu kelamin anda masih dlm pembentukan, maka keterbukaan bagian kepala masih mesti dibantu kemudian oleh sang dokter. Tdk ada kekecewaan bila masih ber kulit kulup atau tdk dlm hal kepuasan, karena kepuasan akan berdampak dari kerasnya ereksi, n lamanya sehingga anda bisa play a role utk memberikan rangsangan yg cukup bagi istri anda utk juga bisa orgasme n klimax.
Jadi kalau soal kulup yg tdk habis terpotong, saya pikir tdk bermasalah mengingat begitu kendala psikis anda terhadap permasalahan tersebut. Tuitp kepala atau kulup sebenar ada manfaatnya, karena bila terjadi iritasi yg parah, kulup[ akan cukup melindungi kelenjar agar tdk menajdi rusak n menurun sensistivitasnya. Sallam, sil viana wrote: > dok saya 30 thn. Akan menikah. Dulu dikhitan kelas 4 SD. Tapi kulupnya > lengket 2/3 kepalanya. Baru kelas 2 smp dibuka oleh dokter setelah dibawa > periksa dgn cara menariknya kebelakang. Karena perihnya minta ampun saya tdk > mau ke dokter lagi. sekarang jadi berlebih bahkan jika tdk ereksi menjadi > tertutup lagi 2/3. Jika ereksi kepalanya tdk terbuka sempurna. Masih ada > kulit bgn bawah yg lengket kekepala penis. Yg saya pengen tanya apakah harus > diulang lagi, dan bagaimana khitan yg cepat sembuh. Saya takut nanti calon > istri kecewa. > > -- "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

