Rabu, 22 Februari 2006
Menilik pesona wisata religus di Pemangkat
Vihara Indah Ada Diatas Permukaan Sungai Sebangkau

Sebangkau,-  Jika kita melintas diatas Jembatan Sebangkau, pandangan mata dapat dipastikan akan tertuju pada Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Tri Mulia Bhakti. Mengapa demikian? Karena bangunan yang dibangun megah itu, ketika malam terlihat bagai mengapung diatas permukaan Sungai Sebangkau.

KETIKA malam menjelang, setiap sudut Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Tri Mulia Bhakti Sebangkau tampak bermandikan cahaya lampu hias. Karena gemerlapnya cahaya yang hadir, dari kejauhan sepintas bangunan suci bagi umat Budha itu terlihat seperti mengapung di atas Sungai Sebangkau. Kesan tersebut kian kentara manakala cahaya bulan purnama penuh menyinarinya.

Menurut Ketua Umum Yayasan Tri Mulia Bakti, Lesmana L, keberadaan Tri Dharma Bumi Raya, Tri Mulia Bhakti Sebangkau, memang sedikit berbeda dengan bangunan vihara lainnya. "Letaknya yang berada persis di bibir Sungai Sebangkau seakan mampu menyajikan nuansa artistik. Dengan paduan keindahan alam, bergaya klasik oriental yang diterapkan benar-benar kental terasa," ungkapnya terbuka.

Diterangkan olehnya, vihara yang dibangun menghadap matahari terbit ini dikelilingi oleh miniatur tembok Cina. Didalamnya, selain terdapat bangunan vihara, ada pula tiga buah patung para dewa, dimana salah satunya adalah Dewi Kwan Iem. Dewi yang diyakini oleh warga Tinghoa selalu memberi kedamaian kepada seluruh umat ini digambarkan sebagai sosok wanita berbusana indah, dalam posisi sedang berdiri diatas sebuah bunga teratai. Disampingnya, berdiri pagoda. Suasana terasa semakin asri manakala di lingkungan vihara ditumbuhi beberapa pohon besar nan rindang.

Jika suasana sore tiba, semburat mega merah yang terpancar dari matahari terbenam terlihat sangat indah. Semakin hari beranjak malam, keelokannya tampak semakin memikat. Permainan warna-warni lampu hias terasa begitu kentara menerangi vihara. Tepat 1 Maret mendatang, jika tida ada halangan, di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Tri Mulia Bhakti Sebangkau, akan digelar acara tahunan berupa ritual kebaktian suci agama Budha.

Mengingat kegiatan diatas merupakan agenda tahunan, maka moment tersebut dapat dikatagorikan sebagai sebuah wisata religius. Disamping menikmati keindahan alam, umat Budha juga bisa menjalankan ibadahnya. "Biasanya, saat hari H, vihara akan penuh sesak oleh umat yang hendak bersembahyang. Tak hanya dari Pemangkat dan sekitarnya, tetapi dari Jakarta, Surabaya, Medan bahkan dari manca negara juga hadir," paparnya.**




=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================




SPONSORED LINKS
Bali indonesia Indonesia hotel


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke