Sebenarnya aku sendiri juga tidak tahu kalau ada
Republik yg didirikan orang Tionghoa di Kalbar (tapi
aku yakin sih sebagaian besar Kalbar memang dibangun
sama orang Tionghio). Saya tahu nya juga setelah
membaca di milis ini.
Aneh sekali kenapa selama ini kita tidak pernah tahu
sejarah begini dari sekolah maupun cerita dari orang
tua kita.
Saya sendiri bukan orang Hakka, tapi æ½®å·äºº (DiJiu
nang) hehe.
--- Rudi Dustika Teja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dear Pak Lim,
>
> terima kasih atas informasinya, sungguh informasi
> yang berguna.
>
> regards
>
> Rudi
>
> MT Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Box&id=100944
>
> Republik Lan Fang, demikian namanya yang pernah di
> bentuk oleh orang orang Hakka dari Kwangtung pada
> akhir abad ke-18. Republik ini berlangsung selama
> 107
> tahun dan mencatat 10 presiden yang pernah memimpin
> republik di Kalimantan Barat ini. Berikut lanjutan
> catatan Hasan Karman, SH, MM dari penelitian pustaka
> sejarah Tionghoa di Kalimantan Barat.
>
>
> LO FANG PAK mulai bertualang pada usia 34 tahun. Dia
> merantau ke Kalimantan Barat saat ramainya orang
> mencari emas (Gold Rush), dengan menyusuri Han Jiang
> menuju Shantao, sepanjang pesisir Vietnam, dan
> akhirnya berlabuh di Kalbar. Ketika itu Sultan
> Panembahan yang percaya bahwa orang Tionghoa adalah
> pekerja keras membawa 20 pekerja Tionghoa dari
> Brunei.
> Sultan Omar juga mendengar tentang ketekunan orang
> Tionghoa memanfaatkannya melalui sistem kontrak
> lahan
> kepada orang Tionghoa guna membuka kawasannya.
>
> Ketika Lo Fang Pak sampai di Kalbar, Belanda belum
> secara agresif merambah ke Kalimantan. Di pesisir
> banyak didiami orang Jawa dan Bugis, yang mana
> daerah
> ini dikuasai oleh Sultan, dan bagian pedalaman
> didiami
> oleh orang Dayak, kendati batas teritorialnya tidak
> jelas.
>
> Pada permulaan tahun 1740, jumlah orang Tionghoa
> hanya
> beberapa puluh saja di sana. Pada tahun 1770 orang
> Tionghoa sudah mencapai 20.000 orang. Mereka
> berdatangan berdasarkan pertalian saudara, sekampung
> halaman, atau sesama kumpulan. Kelompok Tionghoa ini
> membentuk Kongsi (perusahaan) untuk melindungi
> mereka.
> Lo Fang Pak diangkat menjadi ketua.
>
> Pada tahun 1776, 14 Kongsi disatukan membentuk He
> Soon
> 14 Kongsi guna menjaga kesatuan dari ancaman
> persengketaan antar kumpulan, daerah asal, dan
> darah.
> Pada saat itu Lo Fang Pak mendirikan Lan Fang
> Kongsi,
> kemudian menyatukan semua orang golongan Hakka di
> daerah yang dinamakan San Shin Cing Fu (danau gunung
> berhati emas), dan mendirikan kota Mem-Tau-Er
> sebagai
> markas besar dari group perusahaannya.
>
> Pada masa itu Khun Tian (Pontianak) yang berlokasi
> di
> hilir Sungai Kapuas, merupakan daerah perdagangan
> yang
> penting dan dikuasai oleh Sultan Abdulrahman. Daerah
> hulu sungai dikuasai oleh orang Dayak. Usaha Sultan
> Mempawah yang bertetangga dengan Pontianak untuk
> membangun sebuah istana di hulu sungai menyebabkan
> pertikaian antara kedua sultan ini. Terjadilah
> perang
> antara kedua negeri itu. Sultan Abdulrahman meminta
> bantuan Lo Fong Pak. Karena istana tersebut dibangun
> dekat wilayah Lan Fong Kongsi, Lo Fong Pak akhirnya
> memutuskan untuk membantu Sultan Pontianak dan
> berhasil mengalahkan Mempawah. Sultan Mempawah yang
> dikalahkan bergabung dengan orang Dayak dan
> melakukan
> serangan balasan. Sekali lagi Lo Fong Pak berhasil
> mengalahkan Sultan Mempawah, sehingga mengungsi ke
> arah utara, yaitu Singkawang, dimana ia dan Sultan
> Singkawang (Sambas) menandatangani perjanjian damai
> dengan Lo Fong Pak. Peristiwa itu secara dramatis
> melambungkan popularitas Lo Fong Pak. Ketika itu dia
> berusia 57.
>
> Sejak saat itu, orang-orang Tionghoa dan penduduk
> setempat mencari perlindungan kepada Lo Fong Pak.
> Kekuatan dan prestise Lo Fong Pak semakin meningkat.
> Ketika Sultan Pontianak menyadari tidak mampu
> melawan
> Lo Fong Pak, ia sendiri meminta perlindungan dari Lo
> Fong Pak. Lalu Lo Fong Pak mendirikan sebuah
> pemerintahan dengan menggunakan nama kongsinya,
> sehingga nama kongsinya menjadi nama republik,
> Republik Lan Fong, yang jika dihitung sejak tahun
> berdirinya, 1777, berarti sepuluh tahun lebih awal
> dari pembentukan negara Amerika Serikat (USA) oleh
> George Washington tahun 1787.
>
> Ketika itu masyarakat ingin Lo Fong Pak menjadi
> Sultan, namun ia menolak dan memilih kepemerintahan
> seperti sistem kepresidenan. Lo Fong Pak terpilih
> melalui pemilihan umum untuk menjabat sebagai
> presiden
> pertama, dan diberi gelar dalam bahasa Mandarin
> î¶a Tang Chung Chang?atau Presiden. Konstitusi
> negeri itu menyebutkan bahwa posisi Presiden dan
> Wakil
> Presiden Republik tersebut harus dijabat oleh orang
> yang berbahasa Hakka.
>
> Ibukota Republik Hakka ini adalah Tung Ban Lut
> (Mandor). î¶a Tang Chung Chang?(Presiden)
> dipilih melalui pemilihan umum. Menurut
> konstitusinya,
> baik Presiden maupun Wakil Presiden harus merupakan
> orang Hakka yang berasal dari daerah Ka Yin Chiu
> atau
> Thai Pu. Benderanya berbentuk persegi empat berwarna
> kuning, dengan tulisan dalam bahasa Mandarin
> î®an Fang Ta Tong Chi? Bendera presidennya
> berwarna kuning berbentuk segitiga dengan tulisan
> î«huao?(Jenderal). Para pejabat tingginya
> memakai pakaian tradisional bergaya China, sementara
> pejabat yang lebih rendah memakai pakaian gaya
> barat.
> Republik tersebut mencapai keberhasilan besar dalam
> ekonomi dan stabilitas politik selama 19 tahun
> pemerintahan Lo Fong Pak.
>
> Dalam tarikh negara samudera dari Dinasti Qing
> tercatat adanya sebuah tempat dimana orang Ka Yin
> (dari daerah Mei Hsien) bekerja sebagai penambang,
> membangun jalan, mendirikan negaranya sendiri,
> setiap
> tahun kapalnya mendarat di daerah Zhou dan Chao Zhou
> (Teochiu) untuk berdagang. Sementara dalam catatan
> sejarah Lan Fong Kongsi sendiri terungkap bahwa
> setiap
> tahun mereka membayar upeti kepada Dinasti Qing
> seperti Annan (Vietnam).
>
>
>
> Kemunduran dan Kejatuhan
>
> Lo Fong Pak meninggal pada tahun 1795, tahun kedua
> dideklarasikannya republik tersebut (1793). Ia telah
> hidup di Kalimantan lebih dari 20 tahun. Pada usia
> ke
> 47 berdirinya republik tersebut, yaitu pada masa
> pemerintahan presiden kelima, Liu Tai Er (Hakka: Liu
> Thoi Nyi), Belanda mulai aktif melakukan ekspansi di
> Indonesia dan menduduki wilayah tenggara Kalimantan.
> Liu Tai Er terbujuk oleh Belanda di Batavia (kini
> Jakarta) untuk menandatangani suatu pakta non-agresi
> timbal-balik. Penandatanganan pakta tersebut praktis
> berarti menyerahkan rezim Lan Fong ke dalam
> kekuasaan
> Belanda. Munculnya pemberontakan penduduk asli
> semakin
> melemahkan pemerintahan Lan Fong. Lan Fong
> kehilangan
> otonomi dan menjadi sebuah daerah protektorat
> Belanda.
> Belanda membuka perwakilan kolonialnya di Pontianak
> dan mencampuri urusan republik tersebut. Pada tahun
> 1884 Singkawang menolak diperintah oleh Belanda,
> sehingga diserang oleh Belanda. Belanda berhasil
> menduduki Lan Fong Kongsi, namun kongsi tersebut
> mengadakan perlawanan selama 4 tahun, tetapi
> akhirnya
> dikalahkan, menyusul kematian Liu Asheng (Hakka: Liu
> A
> Sin), presidennya yang terakhir. Warganya mengungsi
> ke
> Sumatera. Karena takut mendapat reaksi keras dari
> pemerintahan Qing, Belanda tidak pernah
> mendeklarasikan Lan Fong sebagai koloninya dan
> memperbolehkan seorang keturunan mereka menjadi
> pemimpin boneka.(b salman)
>
>
>
>
>
> Nama Pimpinan Lan Fong
>
> No. Nama Periode Peristiwa Penting dalam Masa
> Pimpinannya
>
> 1. Lo Fongpak 1777-1795 Pendirian Langfong Kungsi di
> Mandor pada tahun 1777.
>
=== message truncated ===
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "singkawang" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
