Senin, 11 Desember 2006 Usinka Jangan Hanya Wacana
Singkawang,- Wacana tentang pendirian Universitas Singkawang (Usinka) terus mendapatkan sorotan berbagai pihak. Umumnya menanggapi wacana tersebut dengan positif dan berharap agar Usinka tidak hanya wacana. "Usinka jangan hanya lips service pejabat untuk menarik simpati warga menjelang pilkada," kata Vivin, seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta di Singkawang. Ia berkomentar demikian karena selama ini cukup banyak wacana yang dilontarkan pemerintah namun sebagian besar tak terealisasi dengan baik. Wacana-wacana itu diantaranya soal Terminal Induk Singkawang yang sampai sekarang terbengkalai, wacana pembangunan bandara, pelabuhan, Islamic Center, renovasi Pasar Beringin, museum dan lain-lain. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Wali Kota, Awang Ischak melontarkan wacana pendirian Usinka demi memajukan pendidikan di Kota Singkawang. Universitas ini menurutnya akan memayungi STIE dan STKIP. Belakangan, kedua perguruan tinggi swasta tersebut pun telah menyatakan setuju akan wacana ini. Sebab, jika tidak setuju, izin operasional mereka tidak akan dikeluarkan oleh Dirjen Dikti. Menurut Awang Ischak, Usinka akan dikelola di bawah suatu yayasan. Pernyataan Vivin senada dengan yang diungkapkan oleh R Hartoyo, SH MH, seorang akademisi, kemarin. Pria ini menyatakan sangat mendukung didirikannya Usinka dan berharap agar universitas tersebut segera terealisasi. R Hartoyo juga mengait-ngaitkan wacana Usinka ini dengan momen pilkada yang sebentar lagi digelar. Hanya saja, ia memandangnya dari sisi yang berbeda. "Siapapun yang nanti menang dalam pilkada, Usinka harus tetap jadi," katanya. Sebab, keberadaan Usinka merupakan suatu kebutuhan demi pemberdayaan masyarakat atau peningkatan SDM. Memajukan SDM adalah salah satu kewajiban pemerintah. "Pembangunan hendaknya bukan hanya dari aspek fisik saja tetapi juga aspek nonfisik seperti pendidikan," ujar dia. Tarmili, tokoh masyarakat Singkawang Utara pun sependapat. Menurut Tarmili, Usinka sangat dibutuhkan oleh warga. Terlebih lagi jika mengingat jumlah SMA di kota ini cukup banyak. Dengan adanya Usinka, lulusan SMA diharapkan dapat ditampung. "Tidak semua orangtua mampu membiayai pendidikan anaknya ke luar daerah," katanya.(rnl) http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=129593
