http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13377\ 5 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=1337\ 75>
Jumat, 2 Maret 2007 Hargai Umat Islam Singkawang,- Rayakan cap go meh, warga Tionghoa Singkawang diingatkan untuk menghargai umat lain seperti Islam yang akan melaksanakan kewajibannya. Sebab, sudah beberapa kali, kekhusyuan umat Islam yang melaksanakan sholat di Masjid Raya Singkawang yang berdekatan dengan vihara pusat kota merasa terganggu. Demikian diungkapkan Ketua DPC Partai Bintang Reformasi Singkawang, Ichdar Salim al-Yamani kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut dia, umat Islam di Kota Singkawang tentu menghargai perbedaan dan tetap menjunjung tinggi apa yang dilaksanakan warga Tionghoa. "Selama ini, dari tahun ke tahun kita telah memberikan penghormatan kepada warga Tionghoa untuk melaksanakan cap go meh. Tapi, perlu diingat, ketika kita (umat Islam) melaksanakan kewajibannya di masjid, hendaknya umat lain juga menghormati. Ketika saling hormat menghormati, maka akan terjadi kerukunan umat," kata Ichdar. Dia mengungkapkan, siang harinya, umat Islam melaksanakan sholat di masjid yakni zuhur dan ashar. "Kita minta untuk tidak membunyikan atau yang dapat menganggu kekhusyukan umat Islam menjalankan kewajibannya. Ini amat penting. Karena Singkawang dikenal saling menghormati," kata Ichdar. Politikus dan juga pengusaha ini minta kepada Pantia Pelaksana Imlek dan Cap Go Meh 2007 untuk dapat memainkan perannya. "Saya rasa, panitia pun juga paham akan saling menghormati ini. Waktu-waktu kita sholat harus dihormati. Karena beberapa hari ini, jamaah Masjid Raya Singkawang mengeluhkan atas persoalan tersebut," kata dia mengingatkan. Dia juga meminta kepada warga Tionghoa untuk tidak terlalu berlebihan dalam melaksanakan cap go meh. "Kita paham ritual ini. Tapi, jangan terlalu berlebihan dalam melaksanakannya," kata Ichdar. Sementara itu, Kapolres Singkawang, Ajun Komisaris Besar Polisi Parimin Warsito SH mengatakan, guna menghadapi cap go meh, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh. "Mulai besok malam (malam ini) kita sudah mengamankan jalannya pelaksanaan paw ai lampion. Kita sudah mengerahkan personil yang sudah digelar pasukan beberapa waktu lalu," kata Parimin, dihubungi Pontianak Post, usai memusnahkan barang bukti berupa mercon, di halaman Mapolres Singkawang. Menurut dia, masyarakat baik dari dalam maupun luar Kota Singkawang akan tumpah ruah di Kota Singkawang. "Kita inginkan kenyamanan warga yang ingin menyaksikan cap go meh. Banyak yang memanfaatkan situasi disaat cap go meh ini," kata Parimin. (zrf)
