http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13403\ 6 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=1340\ 36>
Selasa, 6 Maret 2007 Harus Gandeng Investor Singkawang,- UNTUK mempercepat kemajuan pembangunan dan infrastruktur di Kota Singkawang, pemerintah harus berani membuka peluang terbuka bagi para investor untuk menanamkan modalnya bagi pembangunan di daerah ini. Sayangnya, hal itu masih belum dilakukan, bahkan karena birokrasi yang sulit dan berbelit-belit banyak rencana atau planing investor yang mau berusaha disini gagal. Hal itu dikatakan Hasan Karman, Wakil Ketua Permasis, Persatuan Masyarakat Singkawang dan sekitarnya kepada Pontianak Post kemarin. Menurut salah seorang pengusaha Singkawang yang sukses ini, beberapa rekannya para pengusaha di Jakarta sebenarnya banyak yang tertarik untuk berinvetasi disini. Tapi karena dengan berbagai persoalan dan kendala, terutama birokrasi, niat itu mereka menjadi urung. "Salah seorang teman saya pengusaha di Jakarta bernama Susi beberapa waktu lalu mengirimkan surat kepada Walikota, mengajak Pemkot disini bekerja sama untuk setiap pagelaran Cap Go Meh. Dia berinisiatif untuk menggelar kegiatan sekelas big expo atau Pekan Raya Jakarta (PRJ). Tapi karena birokrasi yang mandet dan tak mendapat respon rencana tersebut gagal. Padahal rencana itu sangat baik untuk memperkenalkan dan memajukan wisata Kota Singkawang dan Kalbar," katanya. Disarankannya, untuk memajukan Kota Singkawang, pemerintah dan para pengusaha disini harus berani membuka pasar dan peluang terbuka. "Sayangkan kita punya modal. Singkawang ini sangat dikenal, lebih dari Pontianak sendiri sebagai ibukota. Kita punya daya tarik. Selain Cap Go Meh, Tatung, Pawai Lampion. Singkawang memiliki banyak lokasi wisata yang bagus-bagus, cuma penggarapannya masih sederhana. Dengan masuknya investor saya yakin, Singkawang akan menjadi Singapura dan Hongkong kecil," ungkapnya. Masih kata Hasan Karman, dia mengajak Singkawang mencontoh Taiwan. Sebuah negeri di Asia yang sangat maju. Negeri tersebut membuka peluang selebar-lebarnya kepada para investor untuk menanamkan modalnya di negera tersebut. Bahkan pemerintah disana membebaskan pajak bagi para investor selama kurang lebih sepuluh tahun. "Dengan cara itu, berbondong-bondong para investor masuk. Dan lihat Taiwan sekarang, sangat maju," tandasnya. (bdi)
