http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=135618
Selasa, 3 April 2007 Tembakol Dibidik Jadi Maskot Pariwisata Singkawang Singkawang,- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang saat ini sedang mewacanakan maskot untuk pariwisata Singkawang. Rencananya, Disbudpar Singkawang akan menjadikan ikan tembakol sebagai maskot pariwisata Kota Singkawang. Kadis Budpar Singkawang, Drs Syech Bandar MSi, mengatakan pihaknya memilih ikan tembakol sebagai mascot karena ikan tesebut memiliki makna filosfis yang sangat dalam. Serta bisa dijadikan lambang untuk memajukan kota Singkawang sebagai kota pariwisata. "Secara umum makna filosofis ikan tembakol tersebut menandaskan tentang keindahan. Ikan itu juga mengisyaratkan sebuah kehebatan," kata Bandar, mantan asisten adum Setda Singkawang. Keindahan seekor ikan secara filosfis tersebut lanjut dia, bisa juga dilihat dari bentuk nyata fisik kulit ikan, dan warna-warni yang elegan. Semuanya menggambarkan bahwa objek wisata di Kota Singkawang ini begitu indah dan cukup beragam. Mulai dari wisata taman bahari, hingga wisata taman bunga. Semuanya mewakili dan menggambarkan keindahan seluruh objek wisata di Kota Singkawang. Bandar berharap, keindahan mascot yang diwacanakan tersebut dapat diterima oleh masyarakat Kota Singkawang. Juga oleh para wakil rakyat yang ada di DPRD Kota Singkawang. "Semuanya kita harapkan dukungannya untuk menyetujui ikan tembakol ini sebagai mascot pariwisata di Kota Singkawang," katanya. Di satu sisi, kata dia, ikan tembakol ini memang tergolong ikan yang terabaikan. Bahkan sering disebut-sebut sebagai ikan bodoh. Tapi pada dasarnya, keberadaan dia merupakan satu lambang keindahan yang patut dijadikan symbol untuk pariwisata di Kota Singkawang ini. Makanya dia sekali lagi sangat berharap kepada seluruh masyarakat di Kota Singkawang untuk dapat mendukung gagasan tersebut. Sebagai langkah awal untuk merealisasikan wacana tersebut, Bandar bersama stafnya dari disbudpar melakukan observasi terhadap ikan tembakol di pantai Kuala yang akan dijadikan pelabuhan Kuala itu. Obeservasi tersebut mereka laksanakan Senin (3/4) sore. Kegiatan observasi yang mereka lakukan berupa pemotretan dan melihat dari dekat bentuk ikan tembakol itu sendiri. Hasil observasi sementara, ikan tembakol tersebut memang cukup indah dan banyak ditemukan di sekitar perairan pantai kuala yang ada di Singkawang Barat. (vie)
