Dear Sdr Rudi,

Membaca artikel anda dibawah ini saya jadi teringat akan keadaan 
politik disini yg sering saya ikuti dari berita-berita yg saya 
tonton,dan disini saya pribadi ingin mencoba mengeluarkan sedikit 
pemikiran atau pandangan saya tentang pemikiran-pemikiran Sdr.Rudi, 
dan perlu diketahui bahwa saya tidak begitu mengerti dengan dunia 
politik jd pemikiran saya hanyalah sebatas pemikiran yg sederhana
  
           1. Sang pejabat ini mungkin pemimpin yang nyentrik.   
Yang ingin menjadikan isu ini sebagai stimulator bagi masyarakat 
agar lebih aware dengan kota Singkawang,dan justru   hal ini dimulai 
dari ide maskot yang kontroversial. Mungkin saja ada maksud   untuk 
melibatkan berbagai pihak untuk merumuskan maskot bersama yang   
nantinya bisa ending dengan indah  . Kalau memang benar demikian, 
wah..   beruntung juga kita punya pemimpin yang hebat.

Saya rasa kita sebagai masyarakat Singkawang tidak mungkin 
seberuntung itu, memiliki seseorang pemimpin yg begitu nyentrik dan 
hebat,pemimpin yg peduli dengan rakyatnya memang impian kita 
bersama, tp itu hanya tetap akan menjadi impian saja apabila 
generasi sekarang tidak berusaha mengubah keadaan hukum dan politik 
yg ada sekarang, seharusnya ada orang-orang yg mengerti, peduli dan 
yg sudah muak dengan keadaan skrg yg berani mengeluarkan suaranya, 
membuka kedok para pemimpin kita, ya demi generasi berikutnya saya 
rasa semua harus dimulai detik ini, krn apabila kita memulainya 
sekarang mungkin 10 tahun lagi atau 20 tahun lagi kita akan dapat 
menikmati apa yg benar-benar dinamakan negara hukum dan demokrasi.
>      
>     2. Apa ini merupakan intrik politik untuk   menenggelamkan 
berbagai berita polemik yang ada di Singkawang? Apa si tembakol ini 
sebenarnya tameng untuk menutupi sesuatu?   Mengingat masih adanya 
berbagai polemik   yang belum terselesaikan di Singkawang, apa ini 
merupakan upaya mengalihkan   perhatian  masyarakat ? . Mengingat 
sebentar lagi juga   pilkada,dan berbagai pihak siap-siap bermain 
cantik di kancah perpolitikan.   

Menurut saya inilah kemungkinan terbesarnya, karena keadaan politik 
disini juga seperti itu maka setelah membaca artikel Sdr.Rudi saya 
terhentak dan sadar, oh ternyata begitu toh maksudnya mereka. Nah 
apabila alasannya seperti pada butir kedua ini maka sudah jelas 
sekali siapakah PEMAINNYA tersebut, siapa yg selama ini memiliki 
polemik-polemik? Dan yg mengeluarkan ide IKAN TEMBAKOL ini siapa? 
Dia berada dibawah pimpinan siapa? Dari sini bisa ditelusuri 
SUMBERNYA. Jd sudah bisa ditebak siapakah PEMAIN UTAMANYA,bukankah 
begitu hehe...
>      
>     3. Atau malah sang pejabat memang   benar-
benar....................(he..he.. he..no comment ah! silahkan 
dijawab   masing-masing dalam hati ya   )

Nah ini juga merupakan satu kemungkinan yg tidak bisa kita abaikan, 
memang pertama-pertama mereka hanya ingin memberikan usul supaya 
Ikan Tembakol dijadikan maskot, tetapi tidak terpikirkan oleh mereka 
bahwa akan begitu banyak masyarakat yg menolak usulnya tersebut, dan 
karena gengsinya maka mereka menjadi bersikeras untuk mempertahankan 
usulnya ya kata kasarnya mereka memaksakan usulnya supaya Ikan 
Tembakol harus dijadikan Maskot Singkawang, karena apabila Ikan 
Tembakol Gagal jadi Maskot maka Muka dan Harga Diri Mereka harus 
ditaruh dimana, Iya ga? Jd demi harga diri mereka rela mengorbankan 
Singkawang, cckk ccckkk cckkk, Kasian sekali Singkawang.....

Dan pendapat-pendapat saya diatas hanyalah pemikiran spontan yg tiba-
tiba hadir dalam pemikiran saya,saya bukan orang politik, saya hanya 
seorang perantau yg masih sangat peduli dengan Singkawang

Salam Damai Sejahtera

Eugenia WU
007


Kirim email ke