Dear Pa'Dhe wah benar2 keliru pa'dhe... saya serius membaca dari awal, wow terkesan banget soalnya semua menceritakan tempat wisata bahkan ada sebagian yang masuk dalam 7 keajaiban dunia. ujung2nya saya keliru, terjebak, dan kecewa ternyata baris terakhir kog cintasingkawang?... meski cinta singkawang sempat menjadi perbincangan hanget dalam milis ini, tapi pa'dhe jangan samakan dong tempat wisata2 dan keajaiban dunia. tapi toh pa'dhe.. cintasingkawang ajaib juga loh..., pa'dhe tau tidak (kayaknya tau banget) kalo cintasingkawang itu kayaknya diciptakan untuk membuat gosip-gosip murahan. sampai-sampai dibuat untuk mendukung dan mendeskriminasikan cawako loh... udah gitu toh pa'dhe foto pemiliknya palsu... tidak jelas, dah gitu mereka sering gencar2 promosiin loh ke kita-kita, uh saya sih malas mau buka, soalnya isinya keliru menurut saya. Pa'dhe kan tau.. To Le tidak suka sesuatu barang yang pemiliknya tidak jelas, wueksssss...
to le kecil --- In [email protected], Hidayat Boesran <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Sejak lama > terjadi perdebatan antara para sejarahwan, mengenai keliru- tidaknya para > arsitek dan insinyur candi Borobudur. Disatu pihak menuduh pembangunan candi > Borobudur secara arsitektural keliru, karena puncak bangunan kolosal itu sama > sekali tidak tampak dari kawasan kaki bangunan. Namun pihak yang lain > menyatakan bahwa ketidak-tampakan titik puncak bangunan dari kaki bangunan > justru secara falsafah disengaja sebagai simbolik pada saat kelahiran kita > semua sama sekali tidak tahu apa yang akan terjadi di saat akhir hidup kita > masing-masing. > > > Terlepas > siapa yang benar dalam polemic Borobudur itu, tampaknya apa yang disebut > landmark memang kerap diselubungi kabut kekeliruan. Misalnya saja menara serba > putih menjulang tinggi di kota Pisa pasti secara teknis keliru dibangun, jika > tidak bagaimana bias menjadi miring begitu ! Namun andaikata saja para arsitek > dan insinyur tidak keliru, maka Negara Italia masa kini pasti tidak memiliki > daya tarik pariwisata unit itu. Bagi yang belum sempat menyaksikan kemiringan > menara Pisa itu, perlu sedikit bergegas, akibat dikhawatirkan tidak lama lagi > menara itu dari posisi miring akan berubah menjadi ambruk ! > > > Kota Venezia > memang memiliki perbendaharaan harta arsitektural monumental, namun sayang sejak > awal tata kotanya sudah keliru, hingga kini terancam bencana tenggelam total. > > > Anda jangan > kecewa apabila telah bersusah payah menempuh perjalanan ke kota Brussel, > ibukota Belgia, lalu bingung mencari dimana monument Manneken Pis berada, > ternyata sosok obyek turisme mashyur itu Cuma setinggi sekitar tiga jengkal > tangan dan sebagai karya seni pahat sebenarnya juga tidak terlalu istimewa, > disamping sebenarnya Cuma replica patung asli yang telah terlanjur hilang. > > > Andaikata > tidak gigih dipromosikan sebagai Landmark Kota Brussel dibumbui rekayasa > legenda menarik, pasti tidak ada yang peduli patung anak sedang kencing yang > mungkin lucu, namun sebenarnya biasa-biasa saja. > > > Salah satu > Landmark paling popular dikota London, Inggris adalah sebuah menara jam yang > mashyur dengan gelar Big-Ben, padahal menara atau jam House Of Parliament itu > sebenarnya tidak bernama Big-Ben. Yang benar-benar bernama Big-Ben Cuma salah > satu genta yang merupakan bagian mekanisme bunyi-bunyian jam yang setiap pukul > 12.00 waktu setempat berbunyi lengkap, yang kini urutan nadanya dikenal segenap > pelosok dunia melalui siaran radio BBC. Tower Of London sebenarnya juga bukan > tower, namun sekedar sekelompok bangunan di tepi utara sungai Thames yang > masing-masing bentuknya tidak terlalu mirip menara. > > > Al Hambra > sering dianggap bangunan sakral relegius padahal pada kenyataannya dahulu lebih > berfungsi sebagai istana sekular lengkap dengan harem yang kini menjadi > Landmark dan obyek pariwisata utama Spanyol. > > > Landmark > India, Taj Mahal terlanjur dikultuskan sebagai monumen kasih saying, Proses > pembangunan makam isteri kesayangan Shah Jahan sebenarnya penuh kekerasan > berlumuran keringat, air mata dan darah puluhan ribu pekerja paksa selama lebih > dari 20 tahun disamping rakus menelan biaya mahal (hanya sebuah singgasananya > saja, di abad ke XVII sudah berharga lebih dari 6 juta poundsterling), Konon, > agar keindahan bangunan serba putih itu tak tersaingi, setelah pembangunan > rampung, Shah Jahan langsung memenggal kepala sang arsitek dan tangan-tangan > para ahli pahat dan tukang batu Taj Mahal. > > > > > Suasana > kehidupan keluarga Shah Jahan juga bukan teladan kasih sayang, disamping asyik > berselingkuh bahkan inses, Shah Jahan sangat ambisius menjadi maharaja sampai > bengis membunuh kakak-kakak kandungnya, tega menggulingkan tahta lalu > memenjarakan ayah kandungnya sendiri. Lalu sebaliknya, putera kandung Shah > Jahan, Aurangzeb latah kudeta dan memenjarakan ayah kandungnya disebuah citadel > kawasan makam Taj Mahal. Mana > kasih-sayangnya ? > > > Bagaimana > dengan Cintasingkawang ? Keliru atau Kelir (warna) U (anda) ? > > > > Salam Hormat. > HB > > > > > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ >
