Hasan Karman: "Saya Lakukan Ini dengan Penuh Kesadaran." Dalam rapat pengurus Permasis, Hasan Karman kelihatan tidak banyak berbicara sore itu. Sesekali dia terlihat berbisik dengan Sungkono Gunawan yang duduk di sampingnya. Kelihatan agak terharu ketika dia menyampaikan surat pengunduran dirinya berturut-turut kepada Augustinus Aryawan (Ketua Dewan Pembina), Tjhin Miau Fuk (Ketua Dewan Pengawas) dan Lio Kurniawan selaku Ketua Pengurus Permasis.
BP berhasil mencegat HK (demikian biasa dia disapa) ketika dia beranjak meninggalkan kantor Permasis seusai rapat. Berikut petikan tanya jawab singkat tersebut. BP: Mengapa Anda mundur (dari kepengurusan Permasis)? HK: Sebenarnya cukup berat (memutuskan untuk mundur).... Ikatan emosional sebagai salah seorang pendiri yang turut membidani kelahiran Permasis ini jelas ada. Lebih-lebih karena saya juga terpilih sebagai salah satu Wakil Ketua, sehingga sense of belonging Permasis dalam diri saya sangat tinggi. Namun karena sudah diamanatkan dalam AD/ART (bahwa seorang pengurus yang mencalonkan diri sebagai legislatif maupun eksekutif wajib mengundurkan diri), maka saya harus taat dan tunduk pada aturan main ini. Saya lakukan ini dengan penuh kesadaran. Alasan lainnya adalah agar saya bisa lebih konsentrasi dalam mempersiapkan pencalonan diri saya sebagai Calon Walikota Singkawang 2007 dan melakukan sosialisasi di lapangan. BP: Makna apa yang hendak Anda sampaikan? HK: Permasis adalah sebuah organisasi sosial budaya, bukan organisasi politik. Saya tidak ingin Permasis dibebani kritikan dari pihak luar seolah-olah terbawa-bawa ke politik karena pencalonan saya sebagai Walikota Singkawang. You kan tahu saya aktif di Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) (HK merupakan salah satu Ketua Dewan Pimpinan Nasional Bidang Otonomi Daerah). Ini (Permasis) bukan wadahnya...Jadi tidak perlu kuatir seperti itu deh. Permasis penuh dengan SDM yang berkualitas. Soal adanya pribadi-pribadi di dalam Permasis yang mendukung pencalonan saya itu wajar-wajar saja, toh mereka bertindak sebagai pribadi, bukan atas nama Permasis. BP: Kesan-kesan selama berada dalam kepengurusan LK? HK: Saya rasa kami team work yang bagus. Sejak awal saya mendukung beliau. Beliau berani melakukan terobosan dan bentuk-bentuk pemikiran baru yang selama ini belum berani diambil oleh ormas-ormas sejenis Permasis. Saya berharap para pendiri dan dewan pengurus lainnya mendukung terobosan-terobosan ini sejauh tidak melanggar AD/ART. Organisasi sejenis Permasis harus berani menjawab berbagai tantangan agar dapat bertahan menghadapi zaman dan tetap eksis. Saya yakin Pak Lio mampu melakukannya, asal didukung. BP: Pesan-pesan Anda? HK: Saya memang sudah di luar kepengurusan Permasis, namun jiwa dan semangat saya tetap ada di sana. Jalur sosial-budaya tidak bertentangan dengan jalur politik, bahkan merupakan dua kekuatan yang dapat disinergikan secara positif. Saya kini berjuang untuk Singkawang melalui jalur politik dan berharap Permasis bisa menjadi sharing partner maupun sparing partner demi kepentingan kampung halaman kita. Permasis tidak perlu alergi dengan politik. BP: Persiapan Anda menghadapi Pilkada November mendatang? HK: Kalau dihitung-hitung, saya sudah melakukan sosialisasi sejak akhir Juni 2006. Saya sering melakukan tatap muka dan dialog dengan masyarakat menengah-bawah di lima kecamatan Singkawang dan pelbagai kelompok masyarakat, dan selama ini saya diterima dengan baik. Tentu saya juga berharap mendapat dukungan dari masyarakat menengah-atas Singkawang. Sementara formalitas persyaratan dukungan 15% suara di DPRD untuk pencalonan saya sudah terpenuhi dari Koalisi Partai PIB dan PPP. Masih ada parpol lain yang akan bergabung di dalam koalisi ini. Jika ada kecocokan, maka saya akan mendapat dukungan melebihi 15%. Mayoritas masyarakat akar-rumput (grass-root) sangat menginginkan perubahan dan mendambakan kesejahteraan yang sesungguhnya. Dalam tatap muka di lapangan, visi-misi saya yang mengetengahkan pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja sebagai fokus diterima dengan sangat antusias. Karena ini adalah pemilihan langsung oleh masyarakat, maka saya sangat optimis bisa meraih suara mayoritas untuk menang.(ns) Sumber: Buletin Permasis Edisi Ke-6 Dapatkan E-Buletin Permasis di website Permasis (www.permasis.org)
<<HK-small.jpg>>
<<HK-small2.jpg>>
