http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=150016

*Sabtu, 19 Januari 2008*
*MTI Bantah Dukung Panitia Cap Go Meh
**Jangan Tergesa Keluarkan SK *

 *Singkawang,-*  Ketua Majelis Tao Indonesia (MTI) Resort Singkawang, Chai
Ket Khiong, membantah pihaknya setuju dengan kesepakatan kerja antara MTI
Resort Singkawang dengan Panitia Cap Go Meh.

Bahkan dirinya mewakili MTI, tidak setuju dengan kehadiran panitia Cap Go
Meh yang diisi muka-muka lama. "Apa yang dikatakan mereka di media tidak
benar, kami tidak pernah mendukung mereka. Apalagi ada kesepakatan dengan
mereka dalam pelaksanaan Cap Go Meh nanti," kata dia.

Menurut pria yang biasa disapa Akhiong tersebut, apa yang disampaikan Ketua
Panitia Cap Go Meh, Chin Miau Fuk dan Sekertaris Bong Cin Nen adalah
pembohongan publik. "Mereka tidak berhak mendata umat kami karena MTI tidak
pernah setuju dengan pembentukan Panitia Cap Go Meh," tukasnya.

Dia juga mengomentari masalah tata tertib Cap Go Meh yang sedari dulu
merugikan para tatung dan terkesan monopoli terutama perihal pembagian
kerja. "Kami minta jelaskan di publik tentang semua permasalahan ini. Tatung
sudah banyak yang protes sebab, yang hadir di kepanitian adalah orang-orang
lama. Yang nyata-nyata tidak pernah jelas dalam pertanggungjawaban
keuangannya," kata dia seraya mengatakan MTI tidak akan masuk dalam
kepanitian Cap Go Meh, jika tetap orang-orang itu yang bercokol.

Lebih lanjut Akhiong juga meminta kepada Walikota Singkawang Hasan Karman
untuk lebih bijak dalam menyikapi permasalahan ini dan tidak tergesa-gesa
dalam mengeluarkan SK kepanitian. "Bila terburu-buru nanti malah akan
menambah konflik," katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa ritual tatung masuk dalam ajaran Tao, karena
tempat ritual yang dilakukan adalah kelenteng atau Pekhong. Oleh karena itu,
Tatung selalu menginduk kepada MTI. Dan MTI memiliki kewenangan disini
terhadap keikutsertaan para tatung. "Kami Majelis Tao Indonesia adalah yang
mewadahi agama Tao dan menaungi berbagai ritual keagamaan Tao termasuk
Tatung. Dan kami adalah Majelis bukan organisasi seperti yang ada di
Singkawang. Dan kami terdaftar syah di Departemen Agama, jadi jangan
seenaknya menggunakan nama MTI," kata dia.

Selain itu, dia juga meminta agar para Tatung untuk bisa segera mendatangi
MTI Resort Singkawang untuk penjelasan lebih lanjut. Sebab, kata dia, masih
banyak tatung yang belum mengerti tentang hal tersebut. "Ini demi kebaikan
bersama. Karena kita ingin Cap Go Meh berjalan dengan baik, tidak ada
konflik serta tidak ada penyesalan di kemudian hari," tandasnya. (bdi)

Kirim email ke