http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=151754
*Kamis, 14 Februari 2008* *Disbudpar Gagas Home Stay * *Jelang CGM, Hotel Penuh* *Singkawang,-* Menjelang pelaksanaan puncak Cap Go Meh 2008 di Kota Singkawang, seluruh kamar hotel dan penginapan di Kota Singkawang telah full boking (dipesan). Diperkirakan wisatawan akan mengalami kesulitan untuk memperoleh penginapan. Cara yang ditempuh adalah menyediakan rumah atau home stay. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang Drs Syech Bandar Msi menjelaskan, guna mengantisipasi kekurangan penginapan bagi pendatang di Kota Singkawang, maka disediakan home stay yang layak untuk para tamu tersebut. Home stay tersebut, kata Bandar kepada Pontianak Post, kemarin, disediakan oleh masyarakat Singkawang. "Bila ada warga Singkawang yang punya rumah dan kamar layak, maka bisa dijadikan tempat penginapan bagi wisatawan yang datang ke Singkawang untuk melihat secara langsung perayaan cap go meh," kata Bandar. Caranya, kata Bandar, sangatlah mudah. Masyarakat yang memiliki rumah dan kamar layak, maka dipersilahkan melaporkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang Jalan Firdaus Rais depan Pengadilan Negeri Singkawang. Nanti, setelah dilaporkan, tim penilai akan mencatat dan kemudian melakukan survey apakah memang betul layak atau tidak rumah dan kamar yang disediakan tersebut," kata Bandar. Bila layak, katanya, maka rumah tersebut telah dimasukan dalam daftar home stay bagi wisatawan. "Daftar home stay tersebut akan disebarkan ke hotel-hotel. Sebab, wisatawan pasti datang terlebih dahulu ke hotel atau penginapan. Kemudian pihak hotel atau penginapanlah yang memberitahukan bahwa ada home stay tersebut." Soal harga penginapan itu sendiri, kata Bandar, tentulah disesuaikan dengan harga yang ada. "Kalau pun nanti, tidak terisi juga tak masalah. Karena pemilik rumah pun tidak merasa dirugikan," katanya. Dia hanya berpesan, jika home stay ini terisi, maka pemilik rumah tersebut hendaknya menjaga kebersihan, keindahan dan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan. "Karena itu nama baik pemilik rumah dan Kota Singkawang," katanya mengingatkan. Dijelaskan Bandar, jika ini berhasil, maka kedepannya akan diberlakukan juga untuk MTQ dan event-event besar di Kota Singkawang. "MTQ juga ramai di Kota Singkawang. Home stay bisa jadi alternatif," katanya. Kepada masyarakat, Bandar menekankan pentingnya citra. Penjagaan citra ditunjang oleh keramahan, kebersihan dan keamanan. Untuk mengatisipasi kemungkinan terburuk, dinas yang dipimpinnya sudah berkoordinasi dengan Polres Kota Singkwang. "Bila ada yang menjadi korban kejahatan dapat menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Singkawang dengan telepon (0562) 631150. Kita juga mendirikan Posko kesehatan di parkiran Hotel Prapatan. Ini hasil koordinasi dengan dinas kesehatan," ujarnya. (zrf)
