http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=70099
*Jumat, 15 Februari 2008* *Aksi 400 Tatung Meriahkan Festival Cap Go Meh * *Hadi: Festival Spektakuler dan Punya Ruh* *Singkawang,-* Memasuki H-8, persiapan Festival Cap Go Meh sudah mencapai 70 persen. Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Singkawang 2008, Abdul Hadi SE MSi, Kamis (14/2) lalu. Bahkan, sebanyak 400 tatung siap memadati Kota Singkawang memberikan aksi uniknya. Setelah malam Imlek sukses digelar, Rabu (6/2) lalu, maka Festival Cap Go Meh menyisakan tiga kegiatan besar. Pertama, Pawai Lampion yang rencananya digelar Selasa (19/2) selama empat jam sejak pukul 19.00. "Lokasi berkumpul dan pelepasan di Kantor Wali Kota Singkawang," terangnya. Sejumlah mobil hias dengan ornamen Chinese jelas Hadi, menjadi kegiatan inti Pawai Lampion. Bagi mobil yang mengesankan dan atraktif akan mendapatkan hadiah. "Masyarakat yang tertarik berpartisipasi, hanya cukup mendaftar kepada panitia pada hari pelaksanaan," tukasnya. Pentas budaya yang digelar Rabu (20/2) sekitar pukul 19.00 merupakan kegiatan besar kedua. Panitia urai Hadi, mendirikan tiga pentas masing-masing di Jalan Sejahtera, Jalan Kepol Mahmud dan Jalan Budi Utomo. Ketiga pentas tersebut menampilkan pertunjukan yang berbeda-beda. Yakni, di pentas Jalan Sejahtera terdapat Barongsai Tonggak dan Naga Bulan terbaik se-Asia Tenggara yang khusus hadir dari Kuching Malaysia. "Naga Bulan ini terbuat dari kain jenis spotlight. Sehingga pada malam hari bersinar sangat terang," tandas Hadi. Sedangkan Barongsai Tonggak identik dengan barongsai pada film-film laga Hongkong. Bergerak dan menaiki tonggak guna merebut angpau. Masih di pentas yang sama juga akan ditampilkan tarian multi etnis dan 10 jenis tata rias fantasi, meliputi Putri Burung, Nyi Blorong, Putri Ular dan Brazilia. "Untuk pentas kedua tepat di depan Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya. Kita tampilkan wayang gantung dan musik klasik Chinese bernama Pat Jim," papar Hadi. Bagi pentas terakhir menurut Hadi, diperuntukan sebagai wadah partisipasi 15 paguyuban dan sanggar seni Kota Singkawang. Mulai dari Sanggar Jawa, Madura, Tionghoa dan Dayak dipastikan turut ambil bagian menampilkan keseniannya. Puncak Cap Go Meh menurut Hadi adalah Festival Cap Go Meh itu sendiri yang berlangsung, Kamis (21/2) sejak pukul 10.00. Panitia akan mendirikan panggung kehormatan di Jalan Deponegoro, depan eks Bioskop Kota Indah untuk Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu, Wali Kota Singkawang Hasan Karman SH MM dan pejabat lainnya. "400 tatung dipastikan turut ambil bagian," tegasnya. Ratusan tatung tesebut terdiri dari empat kriteria. Antara lain tatung tandu, tatung tanpa tandu dari kelenteng besar dan tandu tanpa tatung. Guna memotivasi para tatung, panitia mempersiapkan bayaran yang tinggi. Masing-masing Rp 2,5 juta, Rp 1 juta dan Rp 250 ribu. "Tahun ini Cap Go Meh dipusatkan di Kota Singkawang. Dan festival kali ini yang paling spektakuler dan punya ruh," ungkap Kasubbag Administrasi dan Umum Setda DPRD Kota Singkawang ini. Aksi para tatung nantinya dimulai di depan panggung kehormatan. Selanjutnya akan menelusuri Jalan Budi Utomo, Jalan Hasan Saad, Jalan Saman Bujang, Jalan Kepol Mahmud, Jalan Niaga dan berakhir di Jalan Sejahtera sekitar pukul 15.00. "Pertunjukan naga terbesar yang juga berlangsung di Kota Singkawang, tidak mempengaruhi Festival Cap Go Meh," timpal Hadi. Senada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang, Drs Syech Bandar MSi kembali menegaskan, empat puluh jurnalis nasional maupun internasional akan meliput kegiatan Festival Cap Go Meh. "Kepada masyarakat saya imbau menjaga citra. Kita tunjang dengan keramahan, kebersihan dan keamanan," bebernya. Untuk mengatisipasi kemungkinan terburuk, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah berkoordinasi dengan Polres Kota Singkawang. Seandainya ada yang menjadi korban kejahatan, dapat menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Singkawang dengan telepon (0562) 631150. "Kita juga mendirikan Posko Kesehatan di parkiran Hotel Prapatan. Ini hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan," ujarnya.(man)
