http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=70344 *Senin, 25 Februari 2008 Panitia Selesaikan Administrasi Kegiatan Pasca-Perayaan Cap Go Meh *
*Singkawang,-* Arak-arakan ratusan tatung telah selesai dan berjalan sesuai dengan rancangan. Jerih lelah para tatung, pengurus kelenteng dan panitia membuahkan hasil serta berdampak besar. Roda perekonomian berpacu dan Kota Singkawang semakin mantap menjadi kota pariwisata terkemuka di Kalbar. "Panitia puas dan bangga, kami mengaturkan terima kasih kepada masyarakat, donator, sponsor yang telah memberikan dana demikian juga kepada pihak keamanan dan dinas kebersihan," tandas Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Singkawang 2008 Cian Miau Fuk di sekretariat No 135 Jalan Niaga, Sabtu (23/2) sore. Masa mendatang, pengusaha ini berharap even ritual tersebut digarap lebih elegan dan rapi. Memperbaiki kekurangan berkaca dari hasil evaluasi dan masukan positif dari elemen masyarakat. Cian menuturkan, sebagian besar dari total 426 peserta yang beraksi pada perayaan puncak Cap Go Meh, Kamis (21/2) lalu, telah mendapat bayaran sesuai dengan kesepakatan. Hingga Sabtu (23/2) sore, sebanyak 94 dari 101 tatung tanpa tandu (Mo Khiau) sudah menerima pelunasan dana. "Sedangkan sisanya tertunda karena faktor kesibukan untuk tampil kembali di Jawai, Pemangkat, Sekura dan daerah lain," ungkap Cian. Wakil ketua, Iwan Gunawan menambahkan, sesuai prosedur, Kamis sekitar pukul 15.00, banyak tatung datang menagih hak bayaran dan panitia tetap melayani. "Berhubung jumlah tatung sangat banyak sehingga jalan macet dan terpaksa diumumkan pelunasan dilanjutkan pada hari-hari berikut," ujarnya. Terhadap Alif, satu tatung yang terluka pada saat arak-arakan, Iwan menjelaskan telah mendapat bantuan dana Rp 500 ribu dari kantong pribadi ketua panitia. "Begitu mendapat informasi tersebut, panitia segera bergerak menjenguk dan memerhatikan kondisi korban," pungkas Iwan. Selanjutnya sebanyak 255 dan 280 tatung dengan tandu (Jiu Khiau) telah menerima pelunasan dana. Demikian juga 26 dari 29 tatung tanpa tandu (Shun Khiau) sudah mendapatkan ganjaran upah. Selanjutnya sebanyak delapan dan 11 jelangkung (Choi Lam Shin) tuntas mendapat imbalan. Sama halnya dengan tiga jelangkung pakai tandu. "Bagi yang belum, panitia membuka kesempatan mengambil dana di Sekretariat No 135 Jalan Niaga paling lambat, Jumat (29/2) pukul 15.00," tandas Cian. Terhadap desakan transparansi, Cian memastikan akan mempublikasikan di media. Sesuai dengan tata tertib panitia maka laporan pertanggungjawaban keseluruhan paling lambat satu bulan setelah perayaan puncak Cap Go Meh. Sumber dana meliputi Pemerintah Kota Singkawang, donator, sponsor dan hasil lelang. "Kita upayakan pada tahun depan Festival Cap Go Meh juga mendapat dana dari pemerintah provinsi," timpal sekretaris panitia Bong Cin Nen. Sesungguhnya keseluruhan festival masih menyisakan satu kegiatan. Yaitu malam keakraban di Happy Building Selasa (26/2) sekitar pukul 19.00. Dan panitia mengundang kepada seluruh tatung peserta Cap Go Meh untuk hadir. Dengan membawa serta undangan yang telah disebarkan. Untuk ditukarkan dengan nomor door prices. "Telah tersedia door price berupa sepeda motor, jam tangan dan televisi. Semuanya berasal dari sponsor dan bukan dana panitia," timpal Cian. Selain 10 pengurus, pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang Drs Syech Bandar MSi. (man)
