Senin, 31 Maret 2008 | 19:05 WIB KDRT *PALANGKARAYA, SENIN* - Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dapat dicegah seandainya ada pola interaksi persahabatan pada hubungan antara suami dengan istri. Dengan adanya interaksi dua pihak yang berpola persahabatan itu, perbedaan pendapat apapun dapat diselesaikan melalui dialog yang santun.
Demikian diungkapkan psikolog dari Biro Konsultasi Psikologi Atensi, Romiaty, di Palangkaraya, Senin (31/3) sore.Sebaliknya, apabila hubungan suami istri tidak berpola persahabatan - melainkan seperti atasan dan bawahan - maka yang terjadi adalah pihak yang lebih kuat akan menekan pihak yang lebih lemah. Menurut Romiaty, pernikahan harus saling dipahami sebagai interaksi persahabatan antara suami dengan istri. Selaiknya hubungan persahabatan, komunikasi antara suami istri pun akan lancar. "Dengan adanya interaksi berpola persahabatan ini, tidak mungkin suami dan istri saling menyakiti," katanya.*(CA)*
