Memang benar apa yg anda katakan, pendidikan amatlah penting. Malah kalau bisa, selesai kuliah dulu, baru ke jkt. Kalau gak ada biaya, bisa kuliah di skw. Kalaupun kuliah di skw masih juga berat di ong kos, gak usah kuatir, asal pintar dijamin gak akan dikeluarkan dari perkuliahan (bukan begitu ko Aliok). Disamping pendidikan, gak kalah pentingnya adalah kesempatan dan ko neksi. Banyak juga orang bisa berhasil, walau gak pernah kuliah, spt Prayogo Pangestu. Mengambil contoh Prayogo, rasanya ketinggian dan rasanya juga jaman sudah jauh berubah. Saya ambil contoh Sdr.Jono Suhendri yg kebetulan beberapa waktu lalu pernah menulis surat ke mi lis ini ( moga moga gak salah orang ). Prestasi Sdr Jono tidaklah lu ar biasa,tapi yg ingin saya hargai adalah usahanya dalam membantu saudaranya lulusan sma di skw utk mendapatkan pekerjaan di Astra. Sdr Jono juga cuma tamatan SMA, saat ini branch manager auto 2000, dimana anak buahnya banyak yg sarjana. Sdr Jono memulai karier di Astra dari bawah sbg salesman. Hikmahnya, kalau ada kesempatan, mau berjuang,anda juga bisa berhasil. Bagi orang skw yg sudah berhasil, berilah kesempatan dan koneksi.
-- In [email protected], reddy choo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > sebagai komunitas hakka, tentu kita bisa berperan untuk membantu > saudara kita,saya setuju dengan sdr.leonardus budi suryanto bahwa > pendidikan adalah sangat penting untuk kemajuan suatu bangsa,lewat > pendidikan kita mendapatkan SDM yang handal.memang kita akui > kita orang hakka dari kalbar tingkat pendidikan masih rendah terutama > dari pedesaan.jadi kalau orang kita merantau ke kota kita akan kalah > dalam bersaing untuk mendapat perkerjaan yang lebih baik. >  > saya mau mengajak saudara kita yang sudah berhasil bisa membantu > saudara kita yang masih di kampung. mungkin kita bisa mulai dari > keluarga kita sendiri, seperti saudara kita dari bapak maupun dari ibu > itu aja kita bantu dulu, ya bantuan mungkin bisa bentuk motivasi maupun > dalam materi. kalau kita ada pas pulang kampung kita bisa saring pengalaman > kita selama di perantauan.kita beri dorongan pendidikan itu sangat penting > untuk menghadapi era globalisasi ini. >  kalau belum tamat sma ,jangan kita ajak > ke jkt lah atau kemana.ya nanti ujung-ujungnya cuma jadi kuli. apalagi > untuk cewek sangat penting sekali, pola berpikir cewek yang berpendidikan > diatas sma dengan cewek pendidikan dibawah sma mungkin berbeda > penilaian saya cewek yang tamatan sma cara berpikir lebih mantang dalam > memgambil keputusan yang menyangkut masa depannya. seperti cewek yang > kawin orang taiwan atau hongkong kebanyakan tidak tamat sma. kayak gini > biasa yang ambil keputusan ibunya. ya, ibunya pendidikan juga pas- pasan, mungkin > lihat tetangga yang anak kawin orang taiwan uda bisa beli itu-beli inilah. jadi kepingin > juga.di dorong juga si anak supaya kawin orang taiwan. > untuk generasi yang akan datang yang ada di daerah kita, mudah- mudah bisa lebih maju > dalam pendidikan. seperti negara singapura, kok bisa maju,ya? sumber alam tidak ada , > tenaga kerja tidak banyak, lahan tanah tidak banyak kenapa mereka bisa maju, karena > mereka punya banyak sumber daya manusia yang handal serta didukung oleh teknologi > yang handal. seperti kawasan industri di batam, kebanyakan tenaga ahli dari singapura > kalau orang kita kebanyakan jadi operator. > untuk para milist, saya ingin mengajak supaya bisa menyumbang ide-ide atau pengalaman- > pengalaman yang bisa membantu menambah penghasilan bagi yang udah bekerja atau > mengurangi penganguran didaerah kita singkawang maupun yang berada di kota-kota > besar indonesia. sekian ......dulu.........GBU >  > salam reddy choo, > > Dari: Leonardus Budi Suryanto <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Minggu, 27 April, 2008 21:33:42 > Topik: Re: Bls: [Singkawang] Comments on âSingkawang Bridesâ > > > Sepertinya ini satu fenomena yang tidak bisa dihindari... .tapi juga > bisa dicegah agar tidak terlalu banyak yang seperti itu. > > Saya setuju dengan komentar reddy choo....bahwa banyak pengusaha dari > kota singkawang yang bisa berhasil tidak hanya di Indonesia tapi juga > merambah ke luar negeri. > > Unsur yang paling penting yang harus kita lakukan tampaknya... .mesti > dimulai dari kota Singkawang sendiri....berapa banyak dari yang sudah > berhasil mau kembali ke kota asal, melakukan sesuatu (bukan hanya > lewat Permasis), bukan hanya lewat investasi usaha di sana....tetapi > yang paling penting..... .(niat datang ke sana, sharing pengalaman dan > memberikan pengharapan) khususnya di bidang pendidikan. > > Karena kalau dari awal tidak dilakukan... ..berapa banyak pun 'cowok' > singkawang yang berhasil tidak akan pernah diketahui mereka di sana. > > Hm....saya sendiri akhirnya bukan menikahi cewek singkawang > loh...(habis teman2 ddah pada keluar kota n keluar negeri semuanya)... .. > > Ya...gitu aja deh comment tambahan.... > > Mungkin Hendie berniat untuk menggalang acara motivation day di > Singkawang.. ..hadirkan pengusaha2 n profil2 orang berhasil dari kota > singkawang.. ...kita 'bakar' habis mereka di sana agar terus terpacu > untuk berusaha mandiri, tidak tergantung kepada kiriman uang dari > anak2nya yang diperas di HK or Taiwan. > > Cia You!!!! > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ ________ > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! > Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/ > > > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ >
