Singkawang,- Walau jumlah pengunjung perpustakaan menunjukkan penurunan, namun jumlah anggota perpustakaan bertambah. Demikian diungkapkan Kepala Perpustakaan Kota Singkawang, Hj Nirwana A. Hadi di ruang kerjanya, Selasa (5/8) kemarin.
Menurutnya, minat baca warga Singkawang cukup tinggi. "Ini terbukti banyak warga meminjam koleksi buku perpustakaan sebagai bahan bacaan di rumah, dan itu tiap tahun meningkat," tuturnya. Turunnya tingkat kunjungan, kata dia, disebabkan ada bulan tertentu yang bertepatan dengan waktu ujian dan hari libur sekolah. "Banyak siswa persiapan ujian, setelah itu melepaskan ketegangan dengan berlibur," ujarnya. Dia mengatakan sekitar 125 sampai 150 pengunjung yang memenuhi ruang baca perpustakaan Setiap harinya. Dengan demikian, perpustakaan pun tidak bosan terus mengusulkan penambahan koleksi buku. "Dari mulai berdiri sampai tahun ini, kita memiliki sekitar 9.300 koleksi buku siap baca," ujarnya Namun dia mengungkapkan perpustakaan selalu berupaya meningkatkan kunjungan masyarakat. Dia mengakui perbaikan pelayanan adalah prioritas dalam meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan. Selain itu, kerjasama dengan instansi pendidikan, Salah satunya sekolah, dimana setiap sekolah khususnya TK dan SD se-Kota Singkawang secara bergiliran mengunjungi perpustakaan. Dikatakannya, setiap sekolah mengutus 30 siswa untuk membaca, hal ini untuk efektifitas kegiatan. Kemudian, dalam rangka meningkatkan budaya membaca, perpustakaan Singkawang sudah mengusulkan perpustakaan keliling. "Agar masyarakat yang tidak sempat ke perpustakaan bisa membaca buku di rumah ataupun daerah sekitar tempat tinggalnya," ujar Nirwana. Disamping itu, perpustakaan sering melakukan lomba, seperti lomba minta baca masyarakat, yakni lomba bercerita anak-anak SD se-Kota Singkawang. Bahkan perpustakaan Singkawang berencana menggelar lomba ibu membaca 2008. "Hal ini dikarenakan, anak akan mencontoh orang tua, sehingga kalau orang tuanya rajin membaca, maka anak pun meneladaninya," ujar wanita yang sehari-harinya berjilbab ini. Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap perpustakaan sangat tinggi. Sejak diberdiri tahun 2005, koleksi pertama buku perpustakaan, kata dia, berasal dari sumbangan masyarakat untuk membaca sudah terlihat sejak lama. "3.000 buku disumbangkan gratis untuk dijadikan koleksi pertama perpustakaan ini," ujarnya. Bagaimana pun, kata dia, perpustkaan merupakan sumber ilmu, dengan membaca pengetahuan bertambah. Sehingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain mengurus perpustakaan, para petugas juga berkewajiban membina perpustakaan yang ada di Kota Singkawang seperti sekolah. "Walaupun terbatas soal dana, kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk membina perpustkaan di Kota Singkawang," ujarnya. Bahkan tahun 2007, perpustakaan Kota Singkawang berhasil meraih juara III dalam lomba perpustakaan umum tingkat propinsi. (har) Source : http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=163262
