hmm, ini namanya penyakit klasik pejabat. Penting harga dolo demi gengsi2an . klo pake mobil 4WD (four wheel drive) selevelan Land cruiser untuk jalanan pontianak yang mulus2 itu bukannya terlihat sejauh mana pengguna tersebut memandang yang namanya "Utilisasi" 4WD dibuat untuk medan yang menanjak dan membutuhkan tenaga lebih dalam menempuh jalanan tersebut, emang sih harganya WAH , karena sesuai kemampuannya untuk dipacu pada medan berat. Untuk jalanan Pontianak ? Ngapain ? Bisa jadi 3 hal yang menyebabkan kebanyakan petinggi2 membeli mobil-mobil 4WD 1. Penjualnya jago promosi 2. Ada keuntungan yang bisa diambil dari membeli mobil tsb ( harga tertera berbeda dengan harga dibayar ) ini klasik, hampir semua tahu kali ya...... 3. ketidaktahuan si pembeli kalau 4WD itu boros bensin dan taunya cmn wah keren oiiii 1.5 M bosss.
Harga tidak selalu menentukan yang terbaik ataupun yang memberikan utilisasi tertinggi. Tapi desain dan reliabilitas dari mobil tersebut yang dapat kita nilai. Begitu juga pembelinya. Jika pembelinya jeli, bisa dilihat pada model mobil yang dipakai. Untuk fortuner nya pak Wako, saya rasa sudah mencerminkan sejauh mana pak Wako menilai tentang "utilisasi" --- On Fri, 8/15/08, Hidayat Boesran <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Hidayat Boesran <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Bls: [Singkawang] Re: Mobil Jabatan To: [email protected] Date: Friday, August 15, 2008, 12:48 AM Mobnas gubernur kalbar jenis Toyota Land Cruiser Rp. 1.515.400,- / Rp. 1.675.400,- (ada 2 type harga) Salah satu anggota DPRD Kota Pontianak memiliki Land Rover seharga Rp. 1,7 M yang konon menurut tabloit otomotive hanya ada 10 unit di Indonesia. Salah satunya berada di kalbar (pontianak) hi . . . hi . . . hi . . . Juga banyak jenis2 mobil seperti Toyota Harrier, Fortuner, Izuzu BMX, BMW Sport, Toyota Celica dll berseliweran di Pontianak. Kapan di singkawang ada jenis mobil2 tsb berseliweran di jalan2 kota ? Apa harus nunggu Aldy balik ke Singkawang bawa mobil Toyota Harrier atau Fortuner ? Hi . . . hi . . . hi . . . maaf Aldy . . . sesekali becanda di millis yach . . . Salam Hormat, Pa' Dhe.
