Man-taman..... Tolong dong subject emailnya diganti. Lama-kelamaan kalau dibaca bisa bikin orang terprovokasi. Tentang polemik ini, saya harap semua teman-teman bisa menahan diri untuk tidak memberikan komentar yang tidak perlu. Ibaratnya kalau kita punya adik/kakak atau saudara, senakal apapun mereka kita tidak akan rela mereka diganggu oleh orang lain. Internally kita marahi mereka atas kenakalannya, tapi sekaligus kita juga tidak suka kalau orang luar terus menerus mengganggu adik/kakak/saudara kita itu.
Salam Hamzah --- On Wed, 12/10/08, edhylius_sean <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: edhylius_sean <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Fw: Balasan: Bls: [Singkawang] Re: Hari ini Patung Naga. Besoknya kuil atau gereja??? To: [email protected] Date: Wednesday, December 10, 2008, 1:02 AM Ass. Wr. Wb. Sdr. Jusuf Djamaludin Salam Persaudaraan, Saya sangat tertarik dan setuju dengan opini/komentar yg anda sampaikan. Di Milis spt ini, semua tulisan kita bisa diakses oleh siapapun sehingga butuh kehati-hatian saat berkomentar. Isi dari milis-pun bermacam2 mulai dari menyampaikan pendapat sampai dukungan dan prokontra. Berbekal niat ingin mengeliminir situasi yg menghangat, saya mengambil resiko dengan menyentuh ke masalah agama dengan tujuan rekan milis yg lain bisa kembali ke pokok pembahasan tanpa mengkaitkan agama dan ormas yg pembahasannya cenderung mengarah ke sana. Konsekwensinya adalah teguran dari moderator, dan saya sadar akan hal itu. Sebuah tulisan bisa dimaknai dengan berbagai tanggapan tergantung dari individu dan backgroundnya, juga pada muatan yg tersirat (tersembunyi) pada tulisan itu sendiri. Atas dasar tersebut, saya sangat menghargai dan tertarik dengan tulisan anda buat karena mudah dicerna, sistimatik dan komplit. Lebih dari itu, diharapkan tulisan tsb bisa menjadi preseden bagi rekan2 milis untuk menurunkan tensi polemik yg bisa membuat kita semua terbelah menjadi 2 kutub yg ekstrim. Cukup lelah dan membosankan bila harus berlarut dalam kondisi begini. Kita semua sayang dengan kota kita, walaupun sudah kita tinggalkan namun perhatian kita tidak pernah berakhir. Banyaknya komentar yg masuk mencerminkan masih banyaknya warga yg 'care' dgn persoalan yg dihadapi. Adalah tugas kita bersama menjaga suasana yg kondusif, dengan tidak membuat statement2 yg tidak bertanggung dan provokatif. Ada indikasi politikus yg bermain dan menciptakan semua kondisi seperti ini dalam pencapaian target politik mereka, sedangkan kita semua dan warga Singkawang yg harus menanggung imbas dan akibatnya. Hasilnya adalah KERUGIAN yg HARUS DITANGGUNG WARGA dengan retak/rusaknya Tatanan Kehidupan yg Harmonis. Salam, Edhylius --- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, Jusuf Djamaludin <djamal1930@ ...> wrote: > > Boet Semua Warga Skw, > > > Ijinkan Saya memberikan beberapa pendapat ttg kontroversial tugu Naga, > beserta pihak2 yg berkonflik > > > > Komentar saya yg pertama tentang FPI > Gerombolan ini sdh berkali2 melakukan tindakan anarkisme di beberapa wilayah Indonesia > dan yg terakhir berupa penyerangan kepada massa AKKBB di Monas, mereka tanpa peduli > menghajar warga yg tdk berdosa sebagian diantara mereka adalah anak2 dan wanita, > Maka pada saat itu juga presiden SBY mengingatkan agar negara tidak boleh kalah oleh tindakan > biadab spt itu, yg ujungnya berupa penangkapan thd mrk yg bertindak anarkhis termasuk gembongnya > Rizieg Shihab, mereka sempat mengancam aparat jika menangkap mereka maka mrk akan melawan, > ancaman mrk ditanggapi serius oleh aparat dan menurunkan pasukan yg ckp besar dan FPI yg sebelumnya > galak jadi lemes dibawa oleh polisi tanpa perlawanan, utk saat ini di Jawa mereka lagi hilang pamor alias > dituntut utk dibubarkan oleh krn itu mrk manuver ke daerah lain, tapi salah alamat jika mereka mengira > bisa mengacau di bumi Kalimantan > > Di Jawa Timur, kebetulan saya tinggal di Surabaya, massa FPI saat itu disweeping oleh Garda Bangsa dan FPI > dituntut dibubarkan krn lbh byk mudharatnya drpd manfaatnya, salah satu pimpinan FPI hampir diamuk massa, > untungnya saat itu diselamatkan oleh pasukan Garda Bangsa, yg merupakan laskar yg setia kpd Gus Dur, massa Jatim > mengamuk krn dedengkot FPI melechkan Gus Dur sebagai seorang Negarawan sejati > > Komentar Mengenai Patung Naga : > Patung Naga didirikan dgn Tujuan utk memperindah kota dan mendukung pariwisata tanpa membawa nama agama, ras > dan dibiayai oleh swasta tanpa membebankan kepada APBD, bukankah itu sdh sejalan dgn tuntutan pemerintah dalam > program PNPM, kenapa hrs dipersoalkan, sedangkan di Sulawesi Selatan saja ada taman Naga ( bukan tugu lagi lho ) > dan taman itu juga merupakan taman publik, mengapa Sulsel saja tidak dipersoalkan tapi kenapa SKW jadi masalah > Tanya kenapa ???? > > Pemberitaan di Media massa : > Pemberitaan di media massa sgt tdk berimbang, tanpa menjalankan kaidah jurnalistik yg harus cover both side, > pemberitaan mengenai pembangunan tanpa ijin adalah tdk benar, pemberitaan yg seolah2 mayoritas menginginkan > patung dirobohkan juga tdk benar, krn kenyataan dilapangan sebagian besar warga meminta agar pembangunan > diteruskan, kalau perlu silahkan adakan polling > > Issue2 yg berkembang : > Issue yg berkembang saat ini adalah issue yg mencoba meresahkan msyrkat, jadi pihak aparat wajib utk mengusut isu tsb > dan masyarakat SKW harus bersatu menghadapi gerombolan pengacau keamanan apalagi jika itu dilakukan oleh > pihak dari luar kota, Jika mereka JUAL KITA BELI, BELI DGN KONTAN KERAS, msyrakat SKW jgn menyerang > tapi mempertahankan diri boleh dan itu diatur oleh undang-undang, kalau mrk mau masuk kota silahkan, biarkan aja mrk > masuk tapi bikin mereka tidak bisa keluar alias "one way ticket" utk mereka, tapi kita tetap jaga kondisi utk tetap kondusif > dan jgn terpancing isu2 yg memecah belah > > Komentar tentang milist yg aktif : > Saya mengikuti beberapa milist di Indonesia, milist adalah milist yg toleran, akan tetapi dgn kehadiran milist spt Robert pamungkas > adalah pencemaran krn bahasanya sgt kasar, tlg saudara moderator utk Kick out milist spt ini, kita tidak mau krn setitik nila > rusak susu sebelanga, selain itu juga krn dia sdh menyerang milist lain yg hanya memberikan comment thd suatu peristiwa, hal > ini sgt tdk dibenarkan dari segi etika > > Akhir kata salam Persahabatan buat semua warga Singkawang dimanapun berada > > Salam, > Jusuf Djalamaludin >
