Alkisah di suatu tempat di muka bumi, masyarakatnya dihebohkan oleh
kemunculan seekor Naga. Banyak yang menganggap fenomena ini sebagai
sebuah petanda baik dan orang-orang pun mulai berdatangan menyambut
kemunculan Sang Naga.
Konon, pimpinan di sana pun menerima kehadiran Sang Naga dengan suka
cita karena yakin daerahnya akan terkenal dan didatangi oleh pendatang
yg akan menyaksikannya. Masyarakat di sanapun akhirnya berharap agar
Sang Naga bisa memberi Rejeki dan Kemakmuran.
Namun, rupanya ada juga segilintir warga yang ketakutan dan tanpa
sebab yg jelas akhirnya mereka berniat mengusir Sang Naga. Niat
tersebut benar2 diwujudkan dan pada suatu hari mereka berkumpul dengan
perlengkapan seadanya mulai mendatangi Sang Naga. 
Begitu sampai di tempat, Sang Naga dilindungi oleh warga yg lain,
sehingga terjadilah keributan. Karena jumlah warga yg setuju dengan
kehadiran Sang Naga jauh lebih banyak, maka warga yg tidak setuju
akhirnya bisa diusir pergi. Tinggallah warga yg bergembira ria karena
Sang Naga masih bersemayam di sana.
Setiap hari warga menunggu dengan sabar karena Sang Naga masih enggan
menampakkan kepalanya. Entah karena masih malu, atau takut disakiti
alkisah di akhir cerita Sang Naga baru menampakan badannya yg
meliuk-liuk. Wargapun masih menunggu terus dengan penuh harapan agar
suatu hari Sang Naga benar2 menampakan kepalanya. SEKIAN

Kirim email ke