Sumber : Media Indonesia SINGKAWANG--MI: Jalur utama dari Pontianak menuju Kota Singkawang dan kawasan pantai utara Kalimantan Barat, Rabu (17/12) tengah malam, terancam putus karena terkena banjir dengan ketinggian hampir setengah meter.
Ruas jalan tersebut terletak di Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, sepanjang 150 meter. Mobil yang lewat harus antre, tidak dapat berpapasan. Belasan warga setempat sambil membawa senter memberi arah jalan yang harus dilewati, sementara kantor Camat Singkawang Selatan menjadi tempat pengungsian warga dari Kelurahan Sedau. Jumlah pengungsi yang ada di kantor Camat Singkawang Selatan sekitar 104 Kepala Keluarga atau 392 jiww. Di Kelurahan Sagatani, sebanyak 40 KK juga mengungsi. Camat Singkawng Selatan, Burhanudin mengatakan, warga kini melakukan pengamanan bersama untuk menjaga keamanan. Rumah rumah penduduk yang terletak di pinggir jalan terendam dengan ketinggian air satu meter. "Air terus naik meski lambat," kata Burhanudin. Sementara data dari kantor Walikota Singkawang, hingga Rabu malam sebanyak 5.105 KK atau 22.375 jiwa kebanjiran tempat tinggalnya, sementara jumlah pengungsi 1.423 orang. (Ant/OL-01)
