Jum'at, 26 Desember 2008 , 10:04:00
*Kejuaraan Tenis Meja Walikota Cup Siap Digelar*
PTMSI Singkawang Turunkan Atlet
Terbaik<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=11612#>

 SINGKAWANG – Kerinduan masyarakat Kalbar dan Singkawang khususnya akan
event berkualitas di cabang olahraga tenis meja segera terobati. Hal ini
diwujudkan dengan diselenggarakannya, Kejuaraan Tenis Meja Walikota Cup ke-V
tahun 2008 putra dan putri perorangan 27-28 Desember 2008 di GOR Panca Arta
Jalan Diponegoro Singkawang.

Kepastian ini disampaikan Emma, ketua panitia penyelenggara kejuaraan
bergengsi ini kepada Pontianak Post  kemarin di Singkawang. "Kejuaraan ini
akan diikuti kabupaten dan kota se-Kalbar yang sudah kita sebarkan
undangannya," katanya mendampingi Ketua Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja
Seluruh Indonesia Kota Singkawang, Anthoni Suwandhi dan Joko Waluyo Official
tim Kejurda PTMSI Kota Singkawang.

Menurut Emma, beberapa kabupaten dan kota sudah menyatakan siap. Antara
lain, Pontianak, Kabupaten Pontianak, Ketapang, Kubu Raya, Sambas dan
Kabupaten Landak. "Kabupaten lainnya belum memastikan diri untuk tampil.
Tapi kita sudah sebarkan undangannya," jelas Emma seraya menambahkan
kejuaraan ini merupakan agenda tahunan.

Ia mengungkapkan, kejuaraan ini akan memperebutkan hadiah berupa dana
pembinaan, trophy plus piagam penghargaan. Menurutnya, kejuaraan ini
bertujuan untuk mengobati sepinya event tenis meja.

"Atlet kita sudah haus dengan kejuaraan berkelas. Bahkan bisa dikatakan
tenis meja di tingkat internasional juga langka kejuaraan. Untuk itulah,
dalam kejuaraan ini kita juga menekankan kepada pembinaan bibit dan prestasi
atlet," katanya.

Technical Meeting, lanjutnya, akan dilakukan pada Jum'at 26 Desember 2008
malam. "Setelah penutupan pendaftaran pada pukul 17.00 WIB di hari yang
sama," tukasnya.

Joko Waluyo mengatakan, Singkawang siap menyapu bersih gelar yang
diperlombakan. Bahkan, PTMSI kota ini sudah siap menurunkan atlet
terbaiknya. "Kita akan turunkan delapan atlet terbaik kita," tegasnya.

Untuk bagian putri, akan diturunkan tiga atlet. Yakni Susilawati, juara
kedua Kejurda di Pontianak untuk tunggal putri, Dwiu Wahyu yang menyabet
delapan besar Kejurda dan atelt cilik bibit masa depan PTMSI Singkawang
Salisa.

"Salisa merupakan juara I Porseni tingkat I Kota Singkawang. Meski bertubuh
mungil, tapi Salisa mempunyai bakat dan kelebihan yang luar biasa,"
ungkapnya.

Pada bagian putra, Singkawang masih mengandalkan Henmadi, yang merupakan
juara pertama Kejurda 2008 dan mewakili Kalbar pada PON Kalimantan Timur.
Selain itu, juga ada Wendi, Marhendra, Winson dan Adi. "Winson merupakan
putri dari Pak Aliong (Anthoni Suwandhi), ketua PTMSI Singkawang," katanya.

Aliong mengatakan, pada Kejurda 2008 lalu, PTMSI Kota Singkawang berhasil
menyapu bersih semua kelas yang diperlombakan. "Kami sudah merajai kejurda
putra dan putri sejak tahun 2002 lalu," katanya.

"Termasuk saya juara pertama tingkat putri tahun 2002," timpal Emma. Untuk
ke depan, Aliong yang juga pengusaha sukses ini berharap agar ada koordinasi
yang baik antara Pengda dan Pengcab PTMSI. Hal ini, sambung dia, agar tidak
terjadi peristiwa memalukan seperti yang terjadi pada PON Kaltim silam.
"Agar kesalahan itu tidak terulang lagi. Padahal salah satu atlet kita
Henmadi waktu itu seharusnya bermain, namun tidak diturunkan. Sehingga tim
didiskualifikasi," pungkasnya yang peduli dengan olahraga tenis meja di
Singkawang ini. (ody)

Kirim email ke