Syalom,
Boleh tahu nga PGD tahun ini di adakan di mana, karena saya tingal di Hong Kong
nih,jadi nga tahu t4 nya di mana, rencana mau pulang untuk menyaksikan PGD.thx,
GBU
--- On Sun, 3/22/09, Goenadi Haryanto <[email protected]> wrote:
From: Goenadi Haryanto <[email protected]>
Subject: Re: [Singkawang] [BT] Pekan Gawai Dayak 2009
To: [email protected]
Cc: "F.X. Tonny Utoyo" <[email protected]>
Date: Sunday, March 22, 2009, 10:53 PM
Hallo Hendy dan teman2 lain.
Terima kasih atas info ini.
Kami perlu info yang lebih detail, tentang lokasi
(venue) dan rangkaian acaranya.
Kalau dimungkinkan, kami ingin kontak dan
komunikasi dengan Panitia (Deputi Administrasi Sekretariat Bersama
Kesenian Dayak Kalimantan Barat, Yosef Odillo Oendoen, di Pontianak, atau Ibu
Marselina Maryani Breman Soeryamassoeka)
Ada yang tahu kontaknya?
Thanks sebelumnya.
goean
----- Original Message -----
From:
Hendy
Lie
To: [Y] Singkawang
Sent: Friday, March 13, 2009 9:33
AM
Subject: [Singkawang] [BT] Pekan Gawai
Dayak 2009
http://borneotribun e.com/pemprov/ pekan-gawai- dayak-2009- moment-persiapan
-menyongsong- visit-kalbar- 2010.html
Pekan Gawai Dayak 2009,
Moment Persiapan Menyongsong Visit Kalbar 2010
Disamping itu, sebagai pesona
tersendiri bagi dunia pariwisata Kalbar karena "Multiplier Effek" baik bagi
transportasi, ekonomi rakyat maupun perhotelan, karena, dengan datangnya
wisatawan mancanegara maka segala sektor terutama perekonomian diuntungkan
dan
nama Kalbar bisa semakin dikenal di luar.
Yang tidak Kalah penting menurut
mantan Pjs. Bupati KKR itu, PGD adalah salah satu moment penting persiapan
program Visit Kalbar 2010, dimana Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat
bekerjasama saling mendukung dalam mengembangkan kebudayaan dan
kepariwisataan. "Kami tidak bisa bekerja sendiri," ujarnya ramah.
Sementara itu, Deputi Administrasi
Sekretariat Bersama Kesenian Dayak Kalimantan Barat, Yosef Odillo Oendoen, di
Pontianak, Selasa (4/3), mengatakan, nilai budaya Dayak bukan hanya untuk
dilestarikan, tapi bisa juga dilihat dan dirasakan keberadaanya oleh
masyarakat Indonesia maupun manca negara, sehingga Pekan Gawai Dayak (PGD)
ke-24 yang akan dilaksanakan 20-24 Mei, selain menghadirkan tari-tarian,
berbagai permainan tradisional Dayak yang bisa dimainkan etnik lain juga akan
ditampilkan.
Ketua Panitia PGD ke-24, Marselina
Maryani Breman Soeryamassoeka, mengatakan, dalam PGD kali ini akan mengundang
Kalteng, Kaltim, dan Kalsel serta Sarawak Dayak National Union (SDNU). "Ketua
Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Agustinus Teras Narang yang juga Gubernur
Provinsi Kalteng juga akan hadir," kata Marselina. Kesemua undangan tersebut
menurutnya tidak hanya sebagai tamu namun akan mengisi acara kesenian dan
permainan dalam PGD.
Wakil Ketua PGD, Laurentius Salem,
menambahkan bahwa PGD kali ini akan menghadrkan rangkaian kegiatan mulai dari
seminar yang akan dilaksanakan seminggu sebelumnya dan akan mengunjungi
Lembaga Pemasyarakatan Sungai Raya untuk melakukan pertunjukan kesenian bagi
para Napi, dan berbagai permainan rakyat seperti, Sumpit, Gasing, Pindah
Balok
dan Terompah. Selain itu akan dilaksanakan juga Pop Singer dan pemilihan
Bujang Dara Gawai.
Mengenai permainan, Marselina
menambahkan juga abhahwa dalam PGD kali ini akan diselenggarakan juga lomba
melukis, tarian tradisinal Dayak dan Tarian Tradisional kreasi, lmba busana,
sastra lisan, menumbuk dan menampik padi.
Dalam pelaksanaan PGD kali ini
Yosef Odillo Oendoen menegaskan, PGD ke-24 akan lebih terbuka dengan etnik
lain, jadi siapa saja dari etnik lain boleh ambil bagian dalam permainan
tradisional.