*Singkawang Raih Adipura Lagi* Kerja keras Kota Singkawang kini membuahkan hasil lagi. Untuk kedua kalinya, Anugerah Adipura kembali didapat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Penobatan tertinggi dalam mengelola lingkungan hidup dan kebersihan di daerah itu, diserahkan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Walikota Singkawang, Hasan Karman SH MM, Jumat (5/6) di Istana Negara, Jakarta.
Sejumlah kepala daerah dari pelosok nusantara kembali memadati Istana Negara. Mereka adalah penerima Anugerah Adipura dari berbagai kategori berkat prestasi dari kerja kerasnya mengelola lingkungan di daerahnya masing-masing. Anugerah Adipura yang kembali diperoleh oleh Kota Singkawang, terpilih diantara 35 peraih penghargaan Anugerah Adipura se Indonesia. Tahun 2008, meraih predikat Terbaik Dalam pengelolaan Lingkungan Perkotaan, kali ini predikat itu kembali dipertahankan untuk kedua kalinya. Beberapa pejabat negara juga terlihat menghadiri kegiatan tahunan yang gawe oleh Kementrian Lingkungan Hidup – RI, yang bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009 yang dipusatkan di Negara Meksiko. Mulai dari menteri negara, tamu khusus negara, duta – duta negara sahabat hingga aktivis lingkungan hidup hadir dalam kegiatan itu. Kegiatan itu berlangsung sejak pukul 07.30 wib berdasarkan undangan yang diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup. Dalam kesempatan itu, Presiden RI, SBY menekan beberapa hal yang mesti diperhatikan. Diantaranya penghematan penggunaan sumber energi berupa bahan bakar yang berasal dari fosil. Untuk itu diperlukan alternatif penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan. Termasuk juga meminta kepada pelaksana teknologi untuk dapat menggunakan bahan-bahan yang ramah terhadap kelestarian lingkungan hidup. Kampanye satu orang satu pohon digaungkan dalam peringatan yang bertemakan bersama selamatkan bumi dari perubahan iklim. Dimana dalam upaya untuk mencapai kesejahteraan, maka menjaga lingkungan menjadi hal utama. Tidak bersikap fragmatis, yang melakukan segala cara untuk mencari keuntungan pribadi. Bahwa kegiatan untuk menghijaukan bumi ini tak luput dari peran pendidik di sekolah. Kurikulum yang diberikan kepada para siswa didik, juga harus mengandung peran aktif dalam penyelamatan bumi tetap hijau. Tak luput dari itu semua, SBY menegaskan, masalah lingkungan hidup menjadi peran penting pimpinan (daerah). Gelap atau cerahnya pembangunan terhadap lingkungan sangat tergantung dari peran seorang pemimpin. Mengenai Anugerah Adipura yang didapat untuk kedua kalinya oleh Kota Singkawang, Hasan Karman mengungkapkan hal tersebut adalah bukti kerja keras seluruh warga Kota Singkawang. Komitmen untuk tetap memperhatikan arti penting suatu kebersihan dan lingkungan hidup. Ia berharap, warga Kota Singkawang sudah dengan sangat sadar untuk bisa memandang pentingnya arti kebersihan dan menjaga lingkungan. Apalagi Singkawang merupakan daerah kota wisata. Terkait dengan itu, kebersihan dan kelestarian lingkungan juga menyangkut pentingnya nilai kesehatan. “Jangan lagi didorong-dorong untuk terus diingatkan menjaga kebersihan. Setiap warga harus sudah sadar pentingnya nilai kebersihan dan menjaga lingkungan,” tegasnya. Kadis Kebersihan dan Perumahan Kota Singkawang, Wolter C Koyongian S.Sos mengatakan, penerimaan Anugerah Adipura tak sekedar hasil penilaian kasat mata oleh tim penilai dari Kemenetrian LHRI yang melihat secara langsung lokasi penilaian. Lebih daripada itu, adalah program pemerintah yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan hidup dan kebersihan. Hal ini juga dinilai dari program-program kegiatan Pemerintah Kota Singkawang yang terangkum dalam Rencana Induk RPJM Kota Singkawang. Penerima penghargaan Anugerah Adipura itu, berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Nomor : 236 Tahun 2009, Tentang Penetapan Penerima Penghargaan Adipura Tahun 2009. dalam keputusan itu terdapat 8 kota penerima Anugerah Adipura untuk kategori Kota Metropolitan, 8 Kota untuk kategori Kota Besar, 35 Kota untuk kategori Kota Sedang dan 75 untuk kategori Kota Kecil. Sementara peraih Piagam Adipiura sebanyak 21 Kota dari berbagai kategori, termasuk diantaranya Ngabang (Kabupaten Landak) dengan kategori Kota Kecil. Untuk kategori Anugerah Sekolah Adiwiyata sebagai penghargaan tertinggi terhadap sekolah bersih, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI, Nomor : 232 Tahun 2009, diraih oleh SDN 36 Pontianak Kota dan SDN 20 Pontianak Selatan dari 60 sekolah se Indonesia. Sementara untuk kategori Calon Sekolah Adiwiyata, diraih oleh SDN 05 Kecamatan Sintang dan SMAN 2 Kabupaten Sambas.
