Rabu, 10 Juni 2009 , 08:18:00 Centang Sekali, DPT Singkawang 147.602 Orang Besok, Kampanye Rapat Terbuka<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=19920#>
SINGKAWANG – Pemilih hanya boleh mencentang satu kali dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 9 Juli 2009 mendatang. Lebih dari itu satu kali, tidak sah. Untuk pilpres dan wapres, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Singkawang, sejumlah 147.602. Sementara, besok 11 Juni akan dimulai kampanye rapat terbuka dan akan berakhir pada 4 Juli 2009. “Pemilih hanya boleh mencentang satu kali, baik pada nama calon, foto maupun nomor urut,” tegas Ramdan Ketua Kelompok Kerja Pemungutan dan Perhitungan Suara Komisi Pemilhan Umum Kota Singkawang kemarin, disela-sela Bimbingan Tekhnis untuk Panitia Pemilih Kecamatan di halaman kantor KPU Singkawang. Hadir 22 orang termasuk 5 ketua PPK lima kecamatan, serta anggota KPU lainnya, Erwin, Ridwanserta sekretaris KPU Singkawang Dedi Apriadi. Ramdan memastikan bahwa untuk proses pemungutan suara dalam pilpres ini jauh lebih mudah ketimbang pemilihan legislatif lalu. “Ini akan lebih memudahkan pemilih, karena kertas suara lebih kecil dan jumlah pasangan calon hanya tiga,” ungkap Ramdan. Ketua KPU Kota Singkawang Solling mengatakan, untuk DPT pilpres sudah mengalami proses pemutakhiran yang maksimal yang dilakukan oleh PPDP, PPS PPK dan KPU. Menurut dia, sesuai surat edaran KPU RI bahwa DPT Pileg dijadikan DPT Pilpres. DPT Pileg Kota Singkawang sejumlah 148.584. Kemudian, dari jumlah itu, kata Solling dilakukanlah penyisiran berdasarkan surat edaran KPU RI. Ia menambahkan, saat pemilihan legislatif lalu, DPT nya sebanyak 148. 584. Setelah dimutakhirkan, ada penambahan sebanyak 7.159 dan jumlahnya menjadi 155. 743. “Lalu, dari DPT Pileg dicoret sebanyak 8.141, karena ada nama ganda, pindah alamat, meninggal dunia, dan masuk sebagai anggota TNI/Polri. Jadi jumlah DPT Pilpres Kota Singkawang adalah 147. 602 pemilih. Jadi ada penurunan 982 pemilih, bila dibanding dengan pileg lalu,” kata Solling. “DPT tersebut sudah kita plenokan pada 24 Mei 2009 lalu. “Nama yang diceoret datanya ada di KPU, ini kita simpang apabila dikemudian hari diperlukan. Kita tidak sembarangan dalam melakukan pemutakhiran data jadi kita tidak sembaragan,” ungkapnya. Ia menambahkan, setelah penetapan DPT melalui pleno, maka tidak ada lagi penambahan DPT. Masyarakat yang tidak terdaftar pun, kata dia, jangan lagi melakukan komplain. “Karena kita sudah imbau, kita sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemutakhiran data,” katanya. Di sisi lain, ia menambahkan, kampanye rapat terbuka bagi pasangan capres dan cawapres RI dimulai 11 Juni sampai dengan 4 Juli 2009. Ia mengimbau, kepada tim pasangan capres dan cawapres apabila mengadakan kampanye rapat terbuka, harus sesuai dengan lokasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Singkawang. “Jangan di luar tempat yang telah disediakan,” ungkapnya. “Di kabupaten kota di Kalbar, untuk setiap pasangan capres dan cawapres mendapat hak sebanyak delapan kali pertemuan,” tambahnya. Bimtek kemarin berjalan lancar. Sebelumnya dua anggota KPU, Ramdan dan Uray Nurziah mengikuti bimtek di Banjarmasin, Kalsel. “Harapan bimtek ini, agar PPK nanti tidak kesulitan dalam rekapituasi suara sesuai tahapan. Tidak ada tambahan waktu seperti pada pileg lalu,” pungkas Solling. (ody
