Sabtu, 11 Juli 2009 , 07:41:00
Festival Singkawang Dimulai
Seribu Tahar Sita Perhatian
Pengunjung<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=21388#>

SINGKAWANG – Liuk tubuh nan indah dan kekompakan membawakan tarian dengan
alunan musik serta bait syair, membuat penonton yang menghadiri pembukaan
Singkawang Festival kemarin berdecak kagum. Anak-anak dengan menggunakan
pakaian multi etnis asyik menari di lapangan Mess Daerah kemarin siang.
Kekaguman juga dirasakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Singkawang Syech Bandar yang juga selaku penyelenggara.‘’Kita sangat puas
atas persembahan anak-anak tersebut. Tetap berhasil menyedot perhatian,
meski tarian ini juga sudah pernah ditampilkan dalam MTQ yang lalu,” kata
Bandar saat ditemui kemarin di lokasi.

Apalagi, geliat Seribu Tahar juga menyita perhatian Direktur Promosi Dalam
Negeri Depbudpar RI, Fathul Bahri, Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya
beserta istri, Wali Kota Singkawang Hasan Karman, Kepala Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Kalbar, Kamaruzzaman, Kapolres Singkawang AKBP Subnedih,
serta ribuan masyarakat yang memadati halaman mess daerah saat Festival
Singkawang diluncurkan.Hadir dalam pembukaan tersebut juga ketua DPRD
Singkawang Zaini Nur dan unsur Muspida Singkawang. Dalam kesempatan ini
Fatur Bahri, Hasan Karman dan Christiandy juga ikut memukul gendang.  Sedang
penampilan lainnya suguhan wushu, atraksi naga dan barongsai juga
ditampilkan pada sore yang cerah itu. Sebelumnya juga pejabat yang tiba di
halaman mess daerah, disambut dengan tarian selamat datang, oleh delapan
penari. Masyarakat sudah berkumpul sejak siang untuk menyaksikan acara itu.
Antusiasme warga ini, patut diacungi jempol, meski panas matahari begitu
menyengat.

Festival Singkawang ini merupakan yang kedua kalinya, setelah pertama sukses
pada tahun 2008 lalu. Berjejer stand dari kabupaten kota di Kalbar, juga
turut meramaikan festival dengan suguhan keunggulan daerah masing-masing.
Begitu juga dengan kulinernya, serta handycraft.  Fathul Bahri berharap
dalam setiap penyelenggaraan ada peningkatan yang lebih baik dari
sebelumnya, “Saya berharap ada stimulus perekonomian, misalnya dari
handycraft, kuliner, sehingga ada dampaknya bagi masyarakat,” ujar dia dalam
sambutannya. Dia menjelaskan pemerintah pusat tetap berkomitmen untuk
membangun pariwisata Kalimantan Barat. Bukan hanya di Singkawang saja. Ia
sangat menyambut positif Festival Singkawang ini.

Christiandy Sanjaya mengatakan, propinsi Kalbar, memiliki keanekaragaman
budaya yang tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat, dengan
latar belakang suku bahasa dan agama yang berbeda. Dia berharap Festival
Singkawang ini merupakan sarana perkenalan potensi daerah  untuk menyosong
visit Indonesian Year 2009. “Serta Visit Kalbar 2010. Belum ke Kalbar,
apabila belum ke Singkawang,” kata dia.   Hasan Karman mengatakan, dengan
Festival Singkawang ini diharapkan kunjung wisatawan ke Singkawang bisa
mengalami peningkatan. “Ini juga sebagai usaha bersama promosi potensi yang
ada pada kabupaten kota di Kalbar,” jelasnya.

Hasan Karman berharap Depbudpar RI tetap mendukung agar Festival Singkawang
ini rutin digelar tiap tahunnya di Singkawang. Bahkan, sambung Hasan, bisa
menjadi kalender kerja Depbudpar. Apalagi, akan menyambut visit Kalbar
2010.  Festival Singkawang berlangsung mulai 10 hingga 12 Juli 2009.
Berbagai hiburan dan keunikan serta potensi keanekaragaman wisata dan
budaya, serta kuliner dipertontonkan untuk masyarakat Singkawang, terlebih
para wisatawan yang datang di kota ini. (zrf/ody)

Kirim email ke