Sabtu, 11 Juli 2009 , 07:40:00
Hampir Rp100 Juta Sudah Disalurkan
<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=21387#>

SINGKAWANG-Sekretaris Panitia Cap Go Meh 2009, Bong Cin Nen mengakui, hampir
seratus juta kelebihan dana yang terhimpun melalui donatur disalurkan ke
rumah ibadah dan panti jompo yang ada di Kota Singkawang. Kemarin, sempat
tertunda, dua rumah ibadah masing-masing Masjid Raya Jalan Merdeka dan
Gereja Fransiskus Asisi Jalan Diponegoro dan panti jompo, menerima bantuan
dari kelebihan dana yang dihimpun oleh panitia.

“Hampir Rp 100 juta. Semua ini akan dilaporkan secara transparan kepada para
donatur yang ada,” kata Bong Cin Nen. Bantuan dana dari panitia Cap Go Meh
kepada rumah ibadah dan panti jompo diterima langsung oleh masing-masing
pengurus. Semuanya berterima kasih atas kepedulian tersebut. Ditanya soal
kapan akan dibentuknya kepanitiaan Cap Go Meh, Bong Cin Nen belum
mengetahuinya dan kemungkinan menjelang pelaksanaan Cap Go Meh mendatang.

“Mungkin beberapa bulan sebelum perayaan impek dan Cap Go Meh baru
dibentuk,” katanya. Menyangkut dana yang diberikan kepada rumah ibadah dan
panti jompo, Ketua Majelis Tao Indonesia Resort Singkawang, Chai Ket Khiong
minta kepada panitia Cap Go Meh untuk transparan. Menurut dia, dana tersebut
merupakan sumbangan para donatur yang harus diketahui oleh mereka.

“Jadi, berapa jumlah dana yang terhimpun harus diketahui,” kata Akiong yang
sering menyoroti persoalan kepanitiaan Cap Go Meh ini. Akiong juga minta
sumber dana itu harus dijelaskan. Sebab, menurut Akiong, sebelumnya panitia
pelaksana sudah mempublikasikan kalau panitia imlek dan Cap Go Meh tahun
2009 ini merugi ratusan juta.

“Jadi, sekarang ada kelebihan itu harus dijelaskan. Ketika laporan
pertanggungjawaban, dikatakan rugi. Kalau rugi, mengapa ada dana yang
diserahkan ke rumah ibadah dan panti jompo,” kata Akiong.

Bong Cin Nen sehari sebelumnya menjelaskan, awalnya panitia pelaksana rugi.
Setelah itu, ada donatur yang mau menyumbangkan dana dan akhirnya panitia
pelaksana membuka rekening. “Banyak donatur yang memberikan dananya. Baik
berasal dari Singkawang atau daerah lain yang telah sukses di perantauan
seperti di Jakarta,” kata politisi Partai Golkar ini mengungkapkan. Setelah
dana masuk di rekening, ternyata ada kelebihan. “Kelebihan itulah yang
disumbangkan,” katanya. (zrf)

Kirim email ke