Kamis, 16 Juli 2009 , 11:40:00 Ditemukan Mayat di Tiga Karung Plastik Diduga Korban Mutilasi , Nyum Kim Yakin Anaknya<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=21451#>
SINGKAWANG–Ditemukannya mayat di tiga karung plasti membuat warga Singkawang heboh. Saat ditemukan oleh pekerja bangunan, tiga karung plastik itu sudah berbau busuk menyengat. Ketiga karung plastik berisi mayat ditemukan di sebuah gudang barang bekas di Jalan GM Situt Singkawang Barat, kemarin pagi. Mayat sulit dikenali, karena yang masih terlihat utuh hanya rambut dan giginya saja. Mayat selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Abzul Aziz Singkawang guna dibersihkan oleh tim dokter RSUD Abdul Aziz Singkawang. Kondisinya sudah tidak utuh. Bahkan, sebagian sudah hancur. Cukup sulit mengidentifikasi korban. Karena tidak ada identitas, apalagi wajahnya tidak bisa dikenali. Kendati demikian, kuat dugaan bahwa jenis kelamin korban adalah perempuan. Namun, ini belum seratus persen. Polisi pun sibuk pagi itu. Tampak di RSUD Abdul Aziz Singkawang Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Aryo TW, serta beberapa perwira dan anggota di jajaran Polres Singkawang. Tak lama kemudian, tiba di RSUD Abdul Aziz Singkawang seorang pria tua bersama dua pemuda. Berikutnya, ada seorang ibu muda membawa anak kecil. Pria tua itu bernama Jung Nyum Kim (54). “Saya ke sini, karena istri saya waktu belanja melihat ada ramai-ramai, lalu ditanya ke polisi bahwa ada penemuan mayat,” kata Jung Nyum Kim kepada sejumlah wartawan. Lalu apa hubungannya dengan mayat yang ditemukan? Pada 15 Desember 2008, ketika Singkawang dilanda banjir, Jung Nyun Kim, mengaku kehilangan anak perempuannya, Jung Su Nyiet alias A Fung (14), setelah terakhir pergi bersama teman lelakinya, Bdm. Lepas itu, sang anak tidak pernah kembali lagi. Nelayan miskin ini, berupaya melakukan pencarian terhadap putrinya tersebut, namun hingga kemarin A Fung tak ditemukan. Oleh karena ada informasi penemuan mayat tersebut, Jung Nyum Kim yang tinggal di tengah rawa, Jalan Pulau Natuna RT21/RW VII nomor 84 tersebut, bergegas ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk memastikan apakah yang ditemukan tersebut adalah A Fung. Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Singkawang IPTU Paijo disaksikan beberapa anggota lainnya, serta wartawan dan pihak keluarga, kemudian membuka mayat yang sudah selesai dibersihkan tersebut untuk diperlihatkan kepada Jung Nyun Kim. Tak banyak yang bisa dikenali, karena kondisi mayat sudah hancur. Tetapi, dari rambut dan gigi korban Jung Nyun Kim yakin, bahwa itu adalah anaknya. “Saya yakin itu adalah anak saya. Anak saya berambut panjang dan giginya masih bagus,” kata dia kepada wartawan kemarin di RSUD Abdul Aziz Singkawang. Jika itu memang Jung Su Nyiet, berarti tepat 15 Juli 2009 kemarin, tujuh bulan anak tersebut hilang tanpa jejak. Pada saat meninggalkan rumah, Jung Su Nyiet kelahiran 5 Oktober 1995. Ketika pergi dari rumah ia mengenakan baju tanpa lengan warna hitam dan celana pendek warna hijau. Ia memiliki ciri-ciri kulit berwarna sawo matang, rambut panjang terurai. Tingginya sekitar 165 centimeter dan berat badannya sekitar 50 kilogram. Kendati demikian, kepolisian juga belum bisa memastikan bahwa mayat yang ditemukan itu adalah perempuan atau laki-laki, maupun Jung Su Nyiet. Dikonfimasi Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Aryo TW mengatakan, belum bisa memastikan identitas korban dan apakah benar dimutilasi. “Mayat dibawa ke Rumah Sakit Dokkes Bhayangkara Polda Kalbar untuk diotopsi. Belum bisa dipastikan siapa korban,” kata Aryo kepada Pontianak Post kemarin. Beberapa warga yang dihubungi memperkirakan kalau mayat tersebut korban mutilasi. Salah satu buktinya kenapa ditempatkan pada tiga karung terpisah.‘’Saya pikir ini korban mutilasi. Untuk menghilangkan jejak dimasukkan dalam tiga karung tadi,’’ kata salah seorang warga yang menyaksikan penemuan mayat tersebut. *Menghilang* Sebelumnya, koran ini juga pernah memberitakan atas kehilangan Jung Su Nyiet. Anak gadisnya yang berusia 14 tahun hilang sejak Senin (22/12). Putri keenam dari delapan bersaudara itu, menghilang tanpa kabar berita. Su Nyiet kelahiran 5 Oktober 1995. Ketika pergi dari rumah ia mengenakan baju tanpa lengan warna hitam dan celana pendek warna hijau. Ia memiliki ciri-ciri kulit berwarna sawo matang, rambut panjang terurai. Tingginya sekitar 165 centimeter dan berat badannya sekitar 50 kilogram. (ody)
