*Dukung "Visit Kalbar 2010", Singkawang Butuh Rp 8
Miliar*<http://www.kompas.com/read/xml/2009/09/16/14570821/dukung.visit.kalbar.2010.singkawang.butuh.rp.8.miliar.>

*SINGKAWANG, KOMPAS.com* - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah
Raga Kota Singkawang mengajukan anggaran sebesar Rp 8 miliar pada tahun 2010
sekaligus untuk mendukung program "Visit Kalbar 2010".

"Usulan tersebut lebih besar dari alokasi tahun ini sebesar Rp 6 miliar,"
kata Kepala Disbudparpora Kota Singkawang Syech Bandar di Singkawang,
Kalimantan Barat, Rabu (16/9).

Menurut Syech Bandar, dari usulan Rp 8 miliar itu, 60 persen dialokasikan
untuk program-program kegiatan dan sisanya pembangunan fisik sarana
prasarana pendukung pengembangan pariwisata dan kebudayaan di kota berjuluk
"Seribu Kelenteng" tersebut.

Ia menambahkan, porsi pembangunan fisik diperlukan karena Singkawang tengah
menyiapkan Pusat Informasi Pariwisata (PIP).  PIP akan menjadi ikon
Singkawang yang selama ini sudah dikenal sebagai kota tujuan wisata di
Kalbar. "PIP dilengkapi dengan berbagai informasi mengenai Singkawang secara
lengkap dan ditunjang teknologi," katanya.

Sedikitnya sepuluh program wisata unggulan akan digelar di Singkawang pada
tahun 2010. Salah satunya dan sudah diakui secara nasional adalah Cap Go
Meh, yakni perayaan ritual warga Tionghoa berkaitan dengan upaya mengusir
roh jahat dan wabah penyakit.

Syech Bandar mengatakan, pada perayaan Cap Go Meh tahun 2009, panggung
kehormatan yang dibuat khusus untuk tamu luar Kalbar dengan kapasitas 500
orang, terisi penuh. "Ini menunjukkan Cap Go Meh Singkawang sudah dikenal
luas," kata Syech Bandar.

Diakui, Singkawang masih menjadi tujuan utama wisata masyarakat Kalbar.  Ia
memberi contoh pada libur Tahun Baru 2009, terjadi kemacetan hingga lima
kilometer di sejumlah pintu masuk pantai-pantai wisata di Kota Singkawang.

Meski sudah menjadi tujuan utama, namun Syech Bandar tidak memungkiri masih
banyak yang harus dibenahi. "Misalnya peningkatan kualitas hotel dan tempat
wisata sehingga pengunjung betah dan akan datang kembali ke Singkawang,"
katanya.

Namun dengan beragam keterbatasan itu,  Singkawang dianggap tetap lebih siap
dibanding daerah lain dalam menyambut program "Visit Kalbar 2010".

Kirim email ke