Niken Widya Yunita - detikcom

Jakarta - Wajah Jakarta tempo doeloe bakal dihadirkan di Kota Tua.
Gedung-gedung tua, air mancur, dan budaya jalan kaki pun bakal kembali
dihidupkan pada Februari 2006.

"Jadi nanti di Kota Tua trem akan dihidupkan kembali. Saya akan suruh
cari bekas trem di mana tempat-tempatnya. Budaya jalan kaki kita akan
bangun di Kota Tua," kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota,
Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2005).

Dijelaskan dia, revitalisasi Kota Tua dimaksudkan untuk memperbaiki
fasilitas yang dimiliki sejumlah pemilik gedung. "Jadi kita kerjasama,
kita lakukan apa pemilik gedung lakukan apa," ujarnya.

Plasa Fatahillah

Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemprov DKI Jakarta Aurora
Tambunan menambahkan, revitalisasi Kota Tua bertujuan melestarikan
bangunan yang nilai ekonomisnya tinggi.

Reaksi pemilik gedung bagaimana? "Waktu kita survei mereka memberi
masukan," ujar Aurora.

Aurora mencontohkan, salah satu bangunan Kota Tua yang bakal disulap
adalah Taman Fatahillah yang akan menjadi Plasa Fatahillah. "Tetapi
bukan seperti mall. Tetapi sepanjang tahun akan ada event kebudayaan.
Juga di sekitarnya akan dibangun air mancur," paparnya.

Menurut dia, ada tiga jalan di sekitar Taman Fatahillah akan bebas
kendaraan yaitu Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Kunir, dan Jalan Pos.

"Kita harapkan Februari 2006 mulai beroperasi. Ini diharapkan dapat
merangsang investor swasta untuk menanamkan modalnya," ungkap
perempuan cantik ini.

Sekadar diketahui, Kota Tua yang akan direvitalisasi yakni di kawasan
Pecenongan, Kali Besar Timur dan Barat, dan Sunda Kelapa. (aan)



|| "No Heritage, No Future", Mari kita lestarikan bangunan-bangunan kota tua dari kepunahan ||



SPONSORED LINKS
Outdoor recreation Recreation software


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke