Terakhir ke sana 8 th yg lalu? Ck ck ck.. dalam rangka apa? studi tur zaman SD 
ya? he he he.. Tp masih meding lah, drpd sy lahir & gede di Jkt tp baru masuk 
museum sejarah Jakarta (yg dikenal juga sbg museum fatahillah) th 2006..keciaan 
deh gw.

Meriam Si Jagur kan dipindahin ke dalem Museja (Museum Sejarah Jakarta), 
kabarnya sih gara2 waktu itu pengunjung yg dateng ke area tsb kebanyakan hanya 
mau melihat si Meriam yg dipercaya bisa memberikan keturunanlah atau apalah.. 
ya mitos2 gitulah. Hal ini mengakibatkan MSJ (Museja) jd sepi, makanya 
dipindahin ke dalem MSJ. Jadi kalo mau liat Meriam ya harus masuk Museum, kalo 
ga salah bayar Rp.2000.

Salam
-rp-

high_quality_walker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
beberapa minggu lalu gw pergi ke museum fatahillah. gw liat sekeliling
 lumayan  banyak perubahan ya?. sepertinya pemerintah mulai concern
 dengan pelestarian gedung2 bersejarah di jakarta, termasuk kawasan
 kota (yg konon cikal bakal kota jkt sekarang ini). ada satu hal yg gw
 pertanyakan di kunjungan saat itu. dimana terakhir gw dateng 8 tahun
 yg lalu. tepat didepan gedung fatahilah terdapat sebuah meriam (canon)
 yg diberi nama SI JAGUR. (mitos nya nih canon di buat satu pasang
 dengan canon yg namanya KI AMUK. ke dua canon itu di buat di china kl
 gak salah dibuat abad ke 15 masa kolonial portugis. SI JAGUR sendiri
 berjenis kelamin laki2, dengan tanda kepalan tangan dimana jempol
 diapit jari telunjuk dan jari tengah. semetara KI AMUK berjenis
 perempuan. letak canon KI AMUK ada di Banten. dan apabila kedua meriam
 itu di persatukan akan terjadi perang dunia ke-3 yang artinya kiamat.
 oleh sebab itu canon SI JAGUR di letakkan di Jakarta. yg jadi
 pertanyaan dipindahkan kemana ya meriam SI JAGUR dari depan museum
 fatahillan itu?.. ada yang tau?
   
 
 
     
                       

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

Kirim email ke