Adu Cepat, Karapan Sapi Madura.   Untuk melihat artikel lengkap, foto
kecepatan dan kerasnya persaingan karapan sapi. silahkan klik..  
http://alambudaya.blogspot.com/2009/04/adu-cepat-karapan-sapi.html
<http://alambudaya.blogspot.com/2009/04/adu-cepat-karapan-sapi.html>
Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari
Madura Jawa Timur, bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak
hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun
yang diwarisi secara turun temurun. Tetapi karapan sapi bagi masyarakat
Madura adalah bentuk symbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan
martabat masyarakat Madura, karena sapi yang digunakan untuk
pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik tentu
dengan perlakuan yang istimewa pula.

Pulau Madura tidak hanya dikenal sebagai penghasil garam, tetapi juga
penghasil sapi sapi pacuan yang berkualitas sangat baik. Tidak jarang
sang pemilik sapi mempersiapkan sapi pacuannya dengan memberikan pijatan
khusus dan makanan tidak kurang dari 80 butir telur setiap harinya, agar
stamina dan kekuatan sapi sapi tersebut terjaga. Bahkan perlakuan
istimewa sapi sapi tersebut dibeberapa rumah terlihat ada yang menghiasi
garasi bukan kendaraan mobil tetapi malah sapi tersebut yang berada
digarasi rumah. Maklum saja karena untuk sapi yang memenangkan
pertandingan dapat mencapai harga Rp 75juta per ekornya.

Dalam perayaan karapan sapi ini, harga diri para pemilik sapi
dipertaruhkan. Kalau mereka dapat memenangkan pertandingan, selain
hadiah uang didapat biasanya hadiah dari pertaruhan juga mereka
dapatkan. Kalau merkea kalah dalam pertandingan ini, harga diri pemilik
jatuh dan mereka habis uang yang tidak sedikit untuk karapan sapi ini.
Karena perawatan sapi – sapi sebelum pertandingan mahal, dan
biasanya mereka menyewa dukun agar menjaga sapinya selamat dari serangan
jampi2 musuh mereka.

Perayaan besar karapan sapi ini diadakan 1x dalam setahun, tetapi untuk
menuju final harus memenuhi beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada dua
macam perayaan karapan sapi dimadura, yang pertama adalah Presiden Cup
dan Bupati Cup. Untuk Bupati cup biasanya diadakan 2x dalam setahun,
para pemenang dari bupati cup ini biasanya akan melanjutkan
pertandingannya ke Presiden cup, untuk para fotografer momen yang bagus
adalah pada saat bupati cup. Karena bupati cup biasanya diadakan
dipinggiran kota, garis pembatas hanya terbuat dari anyaman bamboo yang
membuat acara ini semakin tradisional, tetapi faktor keamanan karapan
sapi Bupati Cup ini sangat kurang jadi berhati hatilah pada saat
mengambil momen foto. Yang meriah setelah bupati cup adalah Presiden
Cup, acara ini sangat meriah dan ramai. Karena sebagian besar yang
mengikuti Presiden Cup ini biasanya adalah para pemenang di Bupati Cup,
acara besar ini diselenggarakan dikota bangkalan dan perayaannya antara
bulan September atau oktober.

Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat
sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik
biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai
alat musik seronen perpaduan alat musik khas Madura sehingga membuat
acara ini menjadi semakin meriah.


Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200
meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat
cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki
terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang
diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut. Untuk memperoleh
dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi
dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki
melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi.
Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga
menimbulkan luka disekitar pantat sapi. Setelah bertanding sapi tersebut
diberikan beberapa waktu agar luka itu sembuh, tetapi sapi yang
dipertandingan dikarapan ini hanya 2 sampai dengan 3 x saja diberikan
pertandingan dan tidak boleh lebih.

Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya
berjarak 1 sd 2 detik saja, dan hal ini terkadang membuat pihak yang
kalah memprotes. Tetapi mereka diberikan kesempatan untuk bertanding
lagi dengan yang kalah, dan saat yang membahagiakan bagi para pemenang.
Selain mendapat hadiah, biasanya hadiah taruhan jg mereka dapatkan.
Selain harga sapi pemenang dapat membumbung tinggi harganya.

Karapan Sapi dimadura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah
diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang.
Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya
turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi
ini. Semoga kedepannya semakin meriah dan ajang taruhan yang menghiasi
karapan sapi tersebut bisa hilang. Kalau anda mampir ke Surabaya, tidak
ada salahnya melihat jadwal dan menonton karapan sapi tersebut.

Photo & Text by Barry Kusuma  www.barrykusuma.com
<http://www.barrykusuma.com/>  Untuk melihat artikel lengkap, foto
kecepatan dan kerasnya persaingan karapan sapi. silahkan klik.. 
http://alambudaya.blogspot.com/2009/04/adu-cepat-karapan-sapi.html
<http://alambudaya.blogspot.com/2009/04/adu-cepat-karapan-sapi.html> 

Kirim email ke